Camilan Herbal Indonesia Siap Menguasai Pasar Eropa

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 15 September 2021
Camilan Herbal Indonesia Siap Menguasai Pasar Eropa

Camilan bawang hitam amat sehat. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HIDUP dan beraktivitas di masa pandemi ini, masyarakat diharuskan untuk menjaga kesehatan tubuh secara ekstra. Tujuannya untuk mencegah tertularnya virus atau untuk mencegah penyakit lain yang disebabkan oleh gaya hidup atau penyakit menular lainnya.

Apa yang masuk ke dalam tubuh pun akan menentukan kualitas hidup dan seberapa kuat imunitas kita melawan virus. Untuk itu, menjaga asupan nutrisi tidak kalah pentingnya dari menjaga protokol kesehatan. Mulai dari konsumsi makanan bernutrisi tinggi, suplemen penunjang hingga herbal.

Salah satu produk herbal yang boleh dikonsumsi adalah RAJA Bawang Hitam. Camilan khas Korea Selatan ini hadir sebagai herbal nutrisi yang dapat dikonsumsi untuk membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan tubuh di tengah masa pandemi.

Baca Juga:

PIM Muara Baru, Destinasi Wisata Kuliner Bahari di Utara Jakarta

Raja Bawang Hitam diproduksi oleh PT. KANDARA SELERA RASA (KSR). Perusahaan distributor makanan ini coba berinovasi di produk herbal yakni bawang hitam.

Camilan ini dapat menjaga kondisi kesehatan. (Foto: Istimewa)

Conny Sw Soebagio Co Founder RBH Indonesia dan Deputy Director PT KANDARA SELERA RASA menyebut bawang hitam terbuat dari 100 persen bawang putih lanang/tunggal yang segar dan diproses dengan menggunakan teknik fermentasi selama 25 Hari.

"Proses fermentasi tersebut menimbulkan reaksi maillard, di mana terjadi proses kimia antara asam amino dan gula pereduksi yang membuat warna, tekstur dan aroma serta rasa bawang berubah menjadi hitam, kenyal, manis, asam, dan tidak berbau," urainya saat launching Raja Bawang Hitam di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (14/9).

Baca Juga:

5 Makanan Khas Bandung yang Wajib Dicicipi

Fermentasi yang dihasilkan Raja Bawang Hitam menghasilkan kandungan nutrisi dan antioksidan yang tinggi dalam meningkatkan imun tubuh dalam masa pandemi. Selain itu, Raja Bawang Hitam dapat bertahan selama 12 Bulan.

Siap dipasarkan di luar negeri, terutama Asia dan Eropa. (Foto: Istimewa)

Manfaat kandungan bawang putih pada camilan ini juga sudah terbukti secara ilmiah. "Inti kandungan bawang putih telah diteliti dan diuraikan oleh para pakar kimia dan nutrisi," ujarnya.

Dengan manfaat dan keunikan produk, Raja Bawang Hitam tidak akan mengandalkan konsumen lokal. Brand ini juga siap membidik pangsa pasar luar negeri. "Bawang Hitam juga akan melakukan ekspor ke luar negeri terutama di kawasan Asia dan Eropa," tukasnya. (avia)

Baca Juga:

Kuliner Jadi Penyumbang Terbesar PDB Ekonomi Kreatif

#Kuliner Indonesia #Kuliner #Camilan #Camilan Sehat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Indonesia
Produk Camilan UMKM Indonesia Tembus Pasar Cili, Nilai Pesanan Capai Rp 510 Juta
Dua UMKM Indonesia mendapat pesanan produk olahan buah, sayur, dan keripik tempe dari buyer Cili senilai USD 29 ribu atau sekitar Rp 510 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Produk Camilan UMKM Indonesia Tembus Pasar Cili, Nilai Pesanan Capai Rp 510 Juta
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Fun
Berusia 25 Tahun, Gery Garudafood Tembus Pasar Australia hingga Korea Selatan
Memasuki usia ke-25 tahun, Gery semakin memperluas jejaknya di pasar internasional. Dipasarkan di Australia, Korea Selatan, China, hingga India.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Berusia 25 Tahun, Gery Garudafood Tembus Pasar Australia hingga Korea Selatan
Bagikan