Buruh Nekat Demo saat Pandemi COVID-19, Polisi Berikan Peringatan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 08 Maret 2021
Buruh Nekat Demo saat Pandemi COVID-19, Polisi Berikan Peringatan

Aksi buruh bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional 2021 di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi memperingatkan massa buruh yang melakukan unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Mereka diminta untuk menaati protokol kesehatan mengingat berpotensi terjadi penyebaran COVID-19.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi meminta massa dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) untuk menjaga jarak dan konsisten memakai masker.

Baca Juga:

Bantuan Sosial Buat Buruh Perlu Dievaluasi

"Tolong kepada rekan-rekan untuk jaga jarak dan tak berdesak-desakan. Pakai masker," kata Hengki di depan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat, Senin (8/3).

Sementara itu, Kapolsek Metro Gambir AKBP Kade Budiyarta meminta massa untuk tak menutup jalan dan patuh keamanan.

"Tolong, ingat keselamatan kita dan keluarga harus diutamakan," sebut Kade.

Aksi massa berunjuk rasa bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional.

Massa melakukan unjuk rasa di Patung Kuda Arjuna Wijaya, tepatnya di depan pintu masuk Monas Barat Daya.

Saat berunjuk rasa, massa membawa bendera KASBI dan spanduk-spanduk.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi saat aksi buruh memperingati Hari Perempuan Internasional 2021. (Foto: MP/Kanugrahan)
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi saat aksi buruh memperingati Hari Perempuan Internasional 2021. (Foto: MP/Kanugrahan)


Beberapa spanduk bertuliskan "Perempuan Melawan Omnibus Law", "Tanah Untuk Rakyat, Perempuan Bergerak Untuk Kedaulatan Agraria", "Cabut Kebijakan yang Menindas Perempuan Petani!", dan spanduk-spanduk lainnya yang menolak omnibus law UU Cipta.

Ada dua mobil komando yang disiapkan dalam unjuk rasa ini.

Banyak massa yang memakai jas hujan saat berunjuk rasa.

Polisi berada di lokasi untuk melakukan pengamanan. Satu unit kendaraan water cannon disiagakan di sekitar lokasi.

Arus lalu lintas di sekitar Patung Kuda tidak tersendat dari adanya demo buruh ini. Sebab, buruh melakukan unjuk rasa di depan pintu masuk Monas.

"Selamat Hari Wanita Internasional untuk kami para wanita, perempuan, ibu, yang ada di sini untuk menuntut haknya. Kita di sini menuntut satu, hak kita sebagai hak kecil," ucap salah satu orator dari atas mobil komando.

Baca Juga:

Buruh Desak PN Jakpus Buka Rekening Perusahaan agar Bisa Digaji

Ketua Umum KASBI Nining Elitos mengatakan, pihaknya tetap menuntut UU Cipta Kerja untuk dicabut.

"Hidup rakyat, hidup rakyat. Kita sampaikan, catat, tuntutan kami masih cabut Undang-Undang (UU) Nomor 11, UU Cipta Kerja, karena itu adalah UU yang membawa malapetaka. Kedua, Kita di tengah krisis ekonomi, kita menghendaki uu PKS (Penghapusan Kekerasan Seksual), bukan kemudian UU Cipta Kerja," ujar Ketua Umum KASBI Nining Elitos. (Knu)

Baca Juga:

Jutaan Buruh di Dua Sektor Ini Diprediksi Kena PHK pada 2021

#Kasbi #Demo Buruh #Hari Perempuan Internasional
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Indonesia
30 Ribu Aparat Amankan May Day 2026, Polisi Ingatkan Buruh jangan Anarkistis dan Terprovokasi
Ada dua agenda besar yang menjadi fokus pelayanan dan pengamanan aparat. Pertama, May Day Fiesta 2026 di kawasan Monas.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
30 Ribu Aparat Amankan May Day 2026, Polisi Ingatkan Buruh jangan Anarkistis dan Terprovokasi
Indonesia
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Buruh menggelar aksi demo menuntut kenaikan UMP DKI Jakarta 2026. KSPI menilai upah Rp 5,73 juta terlalu kecil dan tidak sesuai biaya hidup ibu kota.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Indonesia
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Ratusan buruh akan menggelar aksi serentak di Jakarta pada Kamis (15/1). Sejumlah tuntutan bakal dilayangkan, termasuk revisi UMP DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Indonesia
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Aksi ini akan diikuti ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Barat dan Jakarta dengan konvoi sepeda motor.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Indonesia
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
Penetapan UMP Jakarta 2026 mendapat penolakan. Para buruh siap mengambil jalur hukum untuk menolak kebijakan tersebut.
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
Indonesia
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
UMP Jakarta 2026 dinilai terlalu kecil. Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan, bahwa gaji di Sudirman lebih kecil dibanding Karawang.
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
Indonesia
Ada Demo Buruh Tolak UMP Jakarta 2026 Hari ini, Polisi Jamin tak Ada Penutupan Jalan
Demo buruh tolak UMP Jakarta 2026 akan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/12). Polisi mengatakan, tidak ada penutupan jalan.
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
Ada Demo Buruh Tolak UMP Jakarta 2026 Hari ini, Polisi Jamin tak Ada Penutupan Jalan
Indonesia
UMP 2026 Terancam Anjlok, Legislator PDIP Tagih Janji Hidup Layak Sesuai Konstitusi
UMP yang realistis seharusnya berada di angka 5,5 hingga 7,5 persen
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Desember 2025
UMP 2026 Terancam Anjlok, Legislator PDIP Tagih Janji Hidup Layak Sesuai Konstitusi
Bagikan