Buruh Ancam Mogok Kerja Jika Gubernur Khofifah Berkhianat

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 30 November 2021
Buruh Ancam Mogok Kerja Jika Gubernur Khofifah Berkhianat

Buruh saat bertahan di Jalan Basuki Rahmad Surabaya. Foto: MP/Budi Lentera

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Massa buruh yang tetap bertahan di depan gedung Negara Grahadi, Surabaya, akhirnya ditemui oleh Sekda Provinsi Jawa Timur, Heru Cahyono.

Korlap aksi buruh, Jazuli mengatakan, dari pertemuan itu ada beberapa kesepakatan dari pimpinan-pimpinan Serikat Pekerja/Serikat Buruh Jawa Timur di antaranya, Gubernur Jatim mengakomodir kenaikan UMK 2022 seluruh Kab/Kota.

Baca Juga

Gubernur Khofifah Tidak Aspiratif, Ribuan Buruh Ancam Nginap di Gedung Grahadi

"Perusahaan yang tidak mampu membayar UMK dapat mengajukan penangguhan pembayaran UMK tahun 2022," kata Jazuli.

Kenaikan upah tahun 2022, lanjut Jazuli, juga akan diputus Gubernur Jatim, Khofifah pada malam ini.

"Tapi, jika Gubernur Jawa Timur kembali mengkhianati buruh, maka buruh akan melakukan mogok kerja masal pada tanggal 6, 7, 8 Desember 2021," tutup Jazuli.

Usai melakukan pertemuan tersebut, ribuan buruh yang semula bertahan di depan Grahadi, jalan Gubernur Suryo, justru bergeser dan memblokade jalan Basuki Rahmat Surabaya. Alhasil, kemacetan berdampak pada jalan jalan protokol di Surabaya.

Buruh saat bertahan di Jalan Basuki Rahmad Surabaya
Buruh saat bertahan di Jalan Basuki Rahmad Surabaya. Foto: MP/Budi Lentera

Namun, pada pukul 19.30, setelah dilakukan tindakan secara persuasif oleh pihak kepolisian, akhirnya massa membubarkan diri, namun sebag6ain ada yang kembali di Grahadi untuk menunggu hasil keputusan Khofifah.

Sementara itu. Kapolrestabes Surabaya, Kombes Akmad Yusep Gunawan menyampaikan, jika aksi buruh hari ini berjalan kondusif.

"Untuk aksi hari ini yang dilakukan oleh serikat buruh dan para pekerja. Sejak pukul 08.00 hingga malam ini secara umum berjalan kondusif, dan semua bisa dikendalikan. Hanya terjadi kemacetan saja," kata Yusep Gunawan.

Yusep menambahkan massa buruh yang datang hari ini, berasal dari Pasuruan, Mojokerto, Jombang, Tuban, Lamongan dan Gresik.

"Dan alhamdulillah tadi berkomitmen untuk membubarkan secara baik. Dan saat ini kepolisian mengantar buruh ke Sidoarjo, Gresik, maupun Pasuruan, Mojokerto. Kami mohon maaf kepada masyarakat Kota Surabaya yang terganggu aktivitasnya atas kegiatan aksi buruh. Namun tetap kita jaga gotong royong dan kebersamaan untuk menjaga Kamtibmas," tutup Yusep. (Budi Lentera/ Surabaya)

Baca Juga

UMK Solo Cuma Naik 1 Persen, Gibran: Cukup Oke Dibandingkan Kota Lain

#Buruh #Demo Buruh #Khofifah Indar Parawansa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
UMR 2027 Diusulkan Naik 9,5 Persen, Tidak Akan Bikin Pengusaha Bangkrut
Faktor yang mempengaruhi PHK dan penutupan usaha/industri dalam setahun terakhir, salah satunya kondisi perekonomian dan geopolitik dunia, terutama bagi perusahaan yang berorientasi pada ekspor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
UMR 2027 Diusulkan Naik 9,5 Persen, Tidak Akan Bikin Pengusaha Bangkrut
Indonesia
Aturan PHK Makin Ketat, Pekerja Wajib Tahu Ini
UU Pelindungan Ketenagakerjaan juga mengatur tahapan selanjutnya apabila dari perundingan bipartit tersebut tidak ditemukan kesepakatan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Aturan PHK Makin Ketat, Pekerja Wajib Tahu Ini
Berita Foto
Aksi Demo Buruh Tuntut Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan di Jakarta
Massa buruh melakukan long march saat aksi unjuk rasa menuntuk sahkan RUU Ketenagakerjaan di Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 24 September 2026
Aksi Demo Buruh Tuntut Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan di Jakarta
Indonesia
Demo Buruh di Jakarta 24 September 2026, Dishub Minta Pengguna Jalan Hindari 3 Kawasan ini
Demo buruh di Jakarta pada Kamis (24/9) akan diikuti ribuan orang. Ada beberapa ruas jalan yang bisa dihindari.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
Demo Buruh di Jakarta 24 September 2026, Dishub Minta Pengguna Jalan Hindari 3 Kawasan ini
Indonesia
Demo Buruh 24 September, Polda Metro Kerahkan 1.550 Personel dan Siapkan Jalur Alternatif
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.550 personel untuk mengawal demo buruh 24 September di Jakarta. Simak titik perhatian dan jalur alternatif yang disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Demo Buruh 24 September, Polda Metro Kerahkan 1.550 Personel dan Siapkan Jalur Alternatif
Indonesia
Demo Buruh 24 September 2026, Transjakarta Siapkan Penyesuaian Rute secara Situasional
Ribuan buruh akan menggelar demo di Jakarta pada Kamis (24/9). Transjakarta pun melakukan penyesuaian rute.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
Demo Buruh 24 September 2026, Transjakarta Siapkan Penyesuaian Rute secara Situasional
Indonesia
Tarif Trans Jatim Digratiskan Saat Hari Perhubungan Nasional 2026
Pengembangan transportasi publik perlu diikuti partisipasi masyarakat agar layanan angkutan umum dapat berkelanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tarif Trans Jatim Digratiskan Saat Hari Perhubungan Nasional  2026
Indonesia
Buruh Berikan Draf Sandingan RUU Perlindungan Tenagakerja, Ingin Semua Jenis Perkerjaan Diakomodir
Masih terdapat sejumlah hal yang harus diperbaiki dan ditambahkan. Salah satunya adalah ruang lingkup definisi pekerja yang dinilai masih terlalu berorientasi pada pekerja manufaktur.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Buruh Berikan Draf Sandingan RUU Perlindungan Tenagakerja, Ingin Semua Jenis Perkerjaan Diakomodir
Berita Foto
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Buruh Bahas RUU Ketenagakerjaan
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima naskah dari Ketua KRPI Rieke Diah Pitaloka di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 13 Agustus 2026
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Buruh Bahas RUU Ketenagakerjaan
Indonesia
Said Iqbal Ingatkan DPR dan Pemerintah tidak Terburu-buru Bahas RUU Ketenagakerjaan, jangan Seperti UU Ciptaker
Said meminta kualitas aturan dan keterlibatan buruh tetap menjadi prioritas.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Said Iqbal Ingatkan DPR dan Pemerintah tidak Terburu-buru Bahas RUU Ketenagakerjaan, jangan Seperti UU Ciptaker
Bagikan