Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Bunyi Pintu Berderik Bikin Bete, Penyebabnya Mungkin Misophonia

Rina GarminaRina Garmina - Kamis, 21 September 2017
Bunyi Pintu Berderik Bikin Bete, Penyebabnya Mungkin Misophonia

Sensitif terhadap bebunyian dapat memicu rasa kesal. (Foto: Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SERING bete setiap kali mendengar bunyi engsel pintu berderik atau suara "cetek-cetek" pulpen? Tak banyak yang tahu bahwa ada penjelasan ilmiah dibalik munculnya rasa bete.

Ketika tidak kuat menahan emosi saat mendengar bunyi-bunyian tertentu, misophonia lah penyebabnya. Peneliti dari Newcastle University percaya kondisi ini terkait dengan masalah psikologi dan otak.

Misophonia terjadi akibat seseorang sensitif pada bunyi tertentu lantaran adanya rasa tidak nyaman yang memicu amarah atau kepanikan. Tidak semua bunyi menimbulkan misophonia. Ada yang seperti Anda, hanya kesal saat mendengar engsel pintu berderik atau teman sekantor gemar "cetek-cetek" pulpen. Lalu ada pula yang tak tahan mendengarkan suara orang yang makan sambil berdecak, bayi menangis atau menarik napas panjang.

Dr Sukhbinder Kumar dari Wellcome Centre for NeuroImaging di Universitas College London menemukan penyebab klinisnya. Ia menggunakan magnetic resonance imaging untuk mengetahui penyebab misophonia. Ternyata hasilnya adalah orang dengan misophonia memiliki mekanisme kendali emosional yang tidak normal sehingga menyebabkan mereka bereaksi keras pada bunyi-bunyian tertentu.

Efek

Efek misophonia ialah hubungan pertemanan terganggu akibat Anda tak dapat menahan diri mengomeli orang yang membuat bunyi-bunyian menyebalkan itu. Atau, Anda harus berusaha keras memendam amarah yang berujung pada stres.

Pengobatan

Sebagaimana dikutip dari Wired, Dr Sukhbinder menyebutkan gangguan misophonia dapat diobati dengan teknik perawatan therapeutic. "Harapan saya ialah teknik ini dapat mengidentifikasi tanda-tanda otak yang sensitif terhadap suara. Tanda-tanda inilah yang digunakan untuk mengobati," ujarnya.

Anda pun memiliki gejala misophonia? Jika tidak merasa terganggu dengan misophonia, selamat! Namun, tidak seringkali tidak dapat menahan emosi saat mendengar bunyi-bunyian yang tidak disukai, Anda dapat mencoba psychotherapeutic hypnotherapy untuk membuat Anda lebih relaks dan tenang. (*)

Baca juga artikel Psikolog: Kepribadian Jessica Sulit Ditebak.

#Psikologi #Gangguan Psikologis #Misophonia #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Rina Garmina

Cooking Mama :)
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem saat liburan sekolah dapat meningkatkan risiko dehidrasi, ISPA, hingga DBD pada anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Fun
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Berapa kalori makanan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue kering? Simak tips mengatur pola makan agar tetap sehat saat Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Fun
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Simak 6 tips menjaga berat badan saat Lebaran tanpa harus menahan makan. Tetap bisa menikmati opor, rendang, dan kue kering dengan bijak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Indonesia
Manajemen Terra Drone Ungkap Kondisi Karyawan yang Selamat, Masih Syok dan Terguncang
Manajemen Terra Drone mengungkap kondisi karyawan yang selamat. Karyawan tersebut masih syok dan terguncang akibat tragedi menegangkan itu.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
Manajemen Terra Drone Ungkap Kondisi Karyawan yang Selamat, Masih Syok dan Terguncang
Bagikan