Buntut Tragedi Wamena, Warga Minang Tuntut Jokowi Copot BG & Wiranto
Demo warga Minang menuntut pertanggungjawaban pemerintah dalam kasus tragedi Wamena Papua. (MP/Kanu)
MerahPutih.com - Komunitas warga Minang menggelar sholat Ghaib di depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Aksi ini tak lepas dari adanya kerusuhan massal di Wamena Papua yang memakan korban warga asal Sumatera Barat menjadi korban.
Kelompok yang mengatasnamakan Forum Awak Minang (FAM) ini melantukan sejumlah ayat suci Al Aquran sebagai bentuk keprihatinan mereka. Mereka juga menuntut Presiden Joko Widodo mencopot sejumlah pejabat negara yang dianggap gagal mencegah kerusuhan Wamena.
Baca Juga:
Kisah Perantau Minang yang Selamat dari Kerusuhan Wamena dengan Pura-pura Mati
"Copot kepala BIN Jenderal Budi Gunawan karena gagal mendeteksi dini kerusuhan di Papua," kata Koordinator aksi Firdaus Nuzula dalam orasinya di kawasan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (2/10).
Firdaus juga menilai Menkopolhukam Wiranto adalah orang yang bertanggung jawab sehingga terjadi kerusuhan yang mengakibatkan puluhan tewas di bumi Cendrawasih. "Presiden harus segera memecat Wiranto," teriak dia.
Massa juga menyerukan warga Minang bakal mencabut gelar sako adat kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Gubernur Lukas Enembe. Menurut dia, jika pemerintah Jokowi tak bisa mengungkap perkara ini dalam waktu sepekan, maka negara dipastikan gagal.
"Presiden Joko Widodo perlu membentuk tim tanggap darurat penyelesaian kasus Wamena dan membawa pelakunya ke Mahkamah Internasional. Serta menjamin keberlangsungan hidup warga Minang di Papua," tegas pimpinan massa itu. (Knu)
Baca Juga:
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan