Bunda Samakan Frekuensi dengan Anak Perempuan, Begini Caranya

P Suryo RP Suryo R - Senin, 16 Oktober 2023
Bunda Samakan Frekuensi dengan Anak Perempuan, Begini Caranya

Pahami bahwa anak perempuan sekarang mungkin sedikit berbeda saat se-usia bunda dahulu. (freepik/tonodiaz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MOMS, pernahkah merasa kurang tahu banyak informasi pada anak perempuan? Wajib diwaspadai moms, bisa jadi terjadi jarak terhadap anak perempuan. Tanpa disadari, terlalu sibuk dengan aktivitas kerja atau kegiatan lainnya yang membuat jarak terbentang dengan anak perempuan.

Menyambut hari anak perempuan sedunia, bunda wajib tahu bagaimana cara mempererat hubungan dengan anak perempuan.

Baca Juga:

Mencuri Hati Atasan tanpa Menjilat, Begini Caranya

anak
Ibu dan anak perempuan memiliki keselarasan dalam berpikir dan mengatur emosi. (Pexels/Ketut Subiyanto)

Dilansir dari Alodokter, penelitian menyebutkan bahwa ibu dan anak perempuan memiliki keselarasan dalam berpikir dan mengatur emosi.

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan hubungan ibu dengan anak perempuan renggang. Seperti kesibukan, ketidakterbukaan, sifat terlalu mengontrol, kurangnya kontak fisik, atau minimnya empati.

Wajib kamu waspadai moms, jika tidak disikapi dengan bijak, hal-hal seperti ini bisa menyebabkan hubungan kamu dengan anak perempuan kamu jadi tidak berkualitas. Parahnya dapat mengarah ke hubungan yang toksik.

Moms, agar hubungan bisa asyik, terbuka, dan dekat layaknya teman. Ada beberapa cara yang bisa kamu ikuti. Pertama, moms bisa coba untuk berpikir terbuka.

Baca Juga:

Tips Menjaga Kesehatan Mental untuk Kualitas Hidup Lebih Baik

anak
Hindari menaruh harapan terlalu tinggi yang nantinya malah memberatkan anak perempuan. (freepik/freepik)

Coba bunda mulai melihat sesuatu dari berbagai sisi, pahami bahwa anak perempuan sekarang mungkin sedikit berbeda saat se-usia bunda dahulu. Jadi, jangan membanding-bandingkannya, hindari menaruh harapan terlalu tinggi yang nantinya malah memberatkan anak perempuan.

Kemudian coba untuk jadi pendengar yang baik. Menyimak cerita anak yang bisa menjadi bentuk wujud empati, jadilah pendengar yang baik untuk putri kamu. Tunjukkan sikap antusias saat ia ingin bercerita, berikan gestur tubuh yang antusias seperti menatap mata dan memegang erat tangannya saat ia bercerita.

Lalu moms coba kamu terima masukan dari anak. Semua orang sudah tahu, bahwa tugas orang tua adalah mendidik dan membimbing anaknya. Namun, ini bukan berarti orang tua menutup diri untuk menerima masukan dari anak. Sebaliknya, jika anak berbagi pengetahuan dan menyampaikan pendapatnya. Cobalah menghargai, mendengarkan, dan mempertimbangkannya.

Berilah putri ruang, jangan terlalu mengekang yang penting ajarkan anak perempuan batasan yang pasti. Ia juga perlu waktu untuk sendiri, berikan putri kamu untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. (zvw)

Baca Juga:

Playdate Ternyata Bermanfaat Bagi Si Kecil

#Kesehatan #Parenting
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan