Parenting

Bunda, Kenali Pola Asuh Anak yang Sehat

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 30 Oktober 2021
Bunda, Kenali Pola Asuh Anak yang Sehat

Kenali pola asuh anak yang sehat. (Foto: Pexels/Emma Bauso)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENDIDIK anak yang bahagia serta sehat merupakan salah satu pekerjaan yang paling menantang, sekaligus berharga bagi orang tua. Tidak peduli bagaimana cara kamu mengasuh, kekhawatiran menjadi salah satu hal yang tak dapat terhindarkan.

Oleh karenanya kamu perlu mengetahui beberapa prinsip pengasuhan yang mampu mengembangkan cara kamu mengasuh. Berikut beberapa prinsip pengasuhan yang baik menurut Medicinenet:

Baca Juga:

Perkembangan Anak Lamban? Lakukan Ini Moms


1. Semua yang kamu lakukan jadi contoh

Semua yang kamu lakukan jadi contoh bagi anak. (Foto: Pexels/Gustavo Fring)


Semua perilaku yang kamu lakukan sebagai orang tua dapat ditiru oleh anak-anak. Ini merupakan salah satu prinsip yang paling penting dalam mengasuh anak. Sebab meniru kebiasaan orang tua, menjadi salah satu tahap perkembangan anak yang paling penting, mulai dari bahasa hingga perilaku.

Oleh karenanya, kamu harus memikirkan dan mengontrol segala bahasa dan perilakumu di depan anak. Salah satu sikap orang tua yang seringkali ditiru anak adalah kebiasaan mengeluh dan emosi yang berlebihan. Sehingga kewajiban orang tua bukan hanya sekedar mendidik, namun juga mengontrol semua tindakanmu.


2. Terlibat langsung dalam kehidupan anak

Terlibat langsung dalam kehidupan anak. (Foto: Pexels/Ketut Subiyanto)

Terlibat langsung dalam kehidupan anak bukan menjadi sesuatu yang mudah. Kamu membutuhkan waktu dan kerja keras yang lebih agar anak dapat terbuka dan membagikan seluruh kehidupannya.

Baca Juga:

Moms, Kenali Ciri-Ciri ASI Tidak Layak Konsumsi

Terlibat dalam hal ini bukan berarti kamu harus mengatur seluruh keputusan dalam hidup anak. Sebab dengan mendorong dan memberikan kesempatan pada anak untuk memutuskan pilihan, kamu juga dapat membantunya belajar dan berkembang. Kamu sebagai orang tua harus terlibat langsung secara fisik maupun mental bersama anak dan dalam situasi apapun.


3. Sesuaikan pola asuh dengan anak

Sesuaikan pola asuh dengan anak. (Foto: Pexels/Ketut Subiyanto)


Semua anak memiliki kepribadian dan sikapnya masing-masing. Oleh karenanya, kamu tidak dapat menerapkan satu pola asuh yang sama kepada beberapa anak sekaligus. Selain karakter, pola asuh yang kamu terapkan juga harus berkembang mengiringi usia anak.

Saat anak masih kecil, mungkin kamu berperan lebih dalam tumbuh kembangnya dengan menanamkan peraturan dasar padanya. Tetapi saat anak telah tumbuh dewasa, kamu harus mengubah pola asuh dengan melibatkannya dalam membuat argumen dan keputusan. (cit)

Baca Juga:

Moms, Ini 4 Aktivitas Seru Untuk Anak-Anak Ketika #DirumahAja!

#Parenting #Ilmu Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Indonesia
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Perlu diiringi dengan edukasi yang mencakup tiga elemen kunci yakni anak, orangtua, dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Lifestyle
Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Orangtua juga perlu tahu bahwa ada sisi positif dari gim daring ini.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
 Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Bagikan