Buka Sidang Sinode GBKP, Menag Dapat Marga Barus

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Minggu, 12 April 2015
Buka Sidang Sinode GBKP, Menag Dapat Marga Barus

Twitter Lukman Hakim Saifuddin @lukmansaifuddin

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mendapat gelar kehormatan dari masyarakat Batak Karo dengan mendapatkan Marga Barus. Gelar tersebut diberikan oleh jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) saat Menag membuka Sidang Sinode GBKP ke XXXV di Retreat Center, Sukamakmur, Sibolangit, Sumatera Utara pada Sabtu (11/4).

Sebelum membuka acara dan memberikan sambutan, politikus senior PPP tersebut diminta panitia acara untuk mengenakan sarung songket, selempang dan topi khas batak. Pakaian tersebut adalah baju kebesaran khas Batak. (Baca: Menag Ajak Ribuan Jemaat GBKP Maknai Keragaman)

Panitia menjelaskan bahwa pakaian yang digunakan Menag adalah simbol kehormatan dan kemuliaan. Setelah mengenakan pakaian adat tersebut, Menag kemudian dikukuhkan dan mandapat Marga Barus.

Dalam amanatnya di hadapan 1.200 jamaat, bekas Wakil Ketua MPR RI tersebut meminta kepada segenap jemaat Gereja dan untuk memaknai keragaman di Tanah Air. Keragaman tersebut meliputi etnis, bahasa, budaya dan agama. Berkaca dari heterogenitas tersebut Menag mengajak jamaah GBKP untuk bisa memaknai keragamam dengan penuh kearifan.

“Keragaman sesungguhnya berkah Tuhan. Keragaman diberikan karena Tuhan menciptakan kita dengan segala keterbatasan. Dengan keragaman itu, kita yang serba kekurangan, bisa saling mengisi, melengkapi, dan menyempurnakan,” kata Menag seperti dilansir dari situs Kemenag.go.id, Minggu (12/4).

Untuk diketahui, Sidang Sinode kali ini akan berlangsung 11 – 17 April 2015 di Retreat Center Sukamakmur, Sibolangit. Sidang Sinode merupakan program lima tahunan GKBP untuk mengevaluasi sekaligus merancang program untuk lima tahun yang akan datang. Seremonial pembukaan dihadiri sekitar 1.200 jamaah dari berbagai daerah di Indonesia. (Baca: Asad Said Ali Nilai Keputusan Pemerintah Blokir Situs Islam Tepat)

Tema Sidang Sinode kali ini adalah “Biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu. Adapun sub temanya adalah “Kasih Tuhan yang tidak berkesudahan memampukan kita untuk menyatakan kebaikan-Nya menghadapi segala realita kehidupan.”

Hadir dalam pembukaan Sidang Sinode ini, Ketum PGI Henriette Hutabarat, perwakilan Gubernur Sumut, Perwakilan dari Pangdam Bukit Barisan dan Polda Sumut, Kakanwil Kemenag Sumut, Direktur Urusan Agama Kristen Gultom, Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Bupati Karo, Wakil Bupati Deli Serdang, serta sekitar 1.200 jamaah GBKP dari berbagai daerah di Indonesia. (bhd)

#Toleransi Umat Beragama #Keragaman Tanah Air #Gereja Batak Karo Protestan #Kemenag
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Majelis taklim tidak sekadar menjadi ruang pengajian rutin, tapi tampil sebagai pusat penguatan ketahanan keluarga dan benteng moral masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Indonesia
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Momentum penting bagi pesantren, pemerintah, dan aparat penegak hukum untuk membangun komitmen dalam memberantas kekerasan seksual di lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemenag Ambil Alih Pengelolaan Infaq dan Zakat Umat dari Baznas
Beredar hoaks di Facebook yang menyebut Kemenag mengambil alih pengelolaan zakat dari Baznas. Faktanya, zakat tetap dikelola Baznas sesuai UU No.23/2011.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemenag Ambil Alih Pengelolaan Infaq dan Zakat Umat dari Baznas
Indonesia
Kemenag Bantah 'Rampas' Dana Kas Masjid, Diharap Transparan dan Akuntabel ke Jamaah
Pemerintah menjamin bahwa seluruh aset finansial rumah ibadah tetap berada di bawah kendali penuh pengurus atau Dewan Kemakmuran Masjid (DKM)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Bantah 'Rampas' Dana Kas Masjid, Diharap Transparan dan Akuntabel ke Jamaah
Indonesia
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Kementerian Agama justru terus mendorong pengelolaan masjid yang profesional, transparan, dan akuntabel oleh DKM atau pengurus masjid, tanpa intervensi dalam bentuk penguasaan dana oleh pemerintah.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Indonesia
Kemenag Perketat Legalitas Lembaga Amil Zakat dan Wajibkan Pelaporan Berbasis NIK Mulai Tahun Ini
Penerbitan KMA ini sekaligus merespons Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 terkait percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Perketat Legalitas Lembaga Amil Zakat dan Wajibkan Pelaporan Berbasis NIK Mulai Tahun Ini
Indonesia
DPRD DKI Ingatkan Janji Gubernur Pramono soal Toleransi Beragama, Soroti Jemaat HKBP Ciganjur yang masih Kesulitan Ibadah
Jakarta yang sebagai ibu kota harusnya menjadi contoh bagaimana kehidupan toleran dijalankan.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
DPRD DKI Ingatkan Janji Gubernur Pramono soal Toleransi Beragama, Soroti Jemaat HKBP Ciganjur yang masih Kesulitan Ibadah
Indonesia
Dimediasi Kemenag, Segel Yayasan dan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga Tangerang Dicabut
Indonesia merupakan negara yang berdiri di atas fondasi Pancasila yang menjamin keberagaman dan menjadi rumah bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun golongan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Dimediasi Kemenag, Segel Yayasan dan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga Tangerang Dicabut
Tradisi
Tradisi Ngejot di Bali: Cara Warga Berbagi Makanan dan Menjaga Toleransi saat Ramadan
Tradisi Ngejot di Bali menjadi simbol toleransi antarumat beragama saat Ramadan. Warga berbagi makanan kepada tetangga sebagai bentuk silaturahmi dan kebersamaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Tradisi Ngejot di Bali: Cara Warga Berbagi Makanan dan Menjaga Toleransi saat Ramadan
Indonesia
Pesan Menag Sikapi Potongan Pesan Viral; Jangan Salahkan Orang dari Potongan Ceramah
Potongan pernyataannya yang viral terkait zakat 2,5 persen bukan berarti dirinya menganggap zakat tidak wajib.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
Pesan Menag Sikapi Potongan Pesan Viral; Jangan Salahkan Orang dari Potongan Ceramah
Bagikan