BPPT Istiqomah Disebut Buru-Buru Umumkan Rencana Hujan Buatan Oleh Anies

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juli 2019
BPPT Istiqomah Disebut Buru-Buru Umumkan Rencana Hujan Buatan Oleh Anies

Tim mempersiapkan teknologi modifikasi cuaca membuat hujan buatan. Foto: Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza menyebut bahwa pihaknya selalu memiliki semangat ihsan, yakni menjadi yang terbaik dalam memberikan layanan teknologi.

"Untuk hal ini kami istiqomah ya, kami semangat jika DKI memang mau benar menerapkan teknologi anak bangsa, yakni teknologi modifikasi cuaca untuk mengatasi polusi udara di wilayah DKI Jakarta," kata Hammam di Jakarta, Jumat (5/7).

BACA JUGA: Soal Hujan Buatan, Anies Sebut BPPT 'Offside'

Hal itu dikatakan Hammam menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut bila BPPT terlalu terburu-buru mengumumkan rencana penerapan teknologi modifikasi cuaca Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang menghasilkan hujan buatan.

Hammam menekankan bahwa pihaknya berupaya menyampaikan upaya mitigasi terhadap polusi udara di DKI ini, guna membantu DKI menjelaskan kepada masyarakat supaya tidak resah.

"Karena TMC untuk polusi udara baru pertama kali diadakan, kita rilis sebagai upaya kita membantu DKI menjelaskan kepada masyarakat supaya tidak resah," jelasnya.

Tim hujan buatan
Tim mempersiapkan peralatan hujan buatan. Foto: Antara

Kembali menanggapi pernyataan Anies yang menginginkan adanya solusi jangka pendek dan panjang. Hammam menuturkan bahwa TMC sudah terbukti berhasil dalam penanggulangan kebakaran hutan, lahan dan meminimalisir kabut asap, dalam berbagai operasi TMC di wilayah Sumatera Selatan, Riau, dan Kalimantan.

"Pak Anies menginginkan solusi terhadap polusi udara yang matang untuk jangka panjang. Sedangkan kan TMC sudah matang untuk jangka pendek, seperti mengatasi kebakaran hutan dan lahan, sebagai upaya mitigasi bencana," terangnya.

Hammam menyebut bahwa terkait periode penerapan TMC merupakan hasil rapat tim BBTMC BPPT dengan tim TGUPP DKI.

"Itu hasil rapat. Sesuai yg disampaikan pihak DKI. Karena DKI butuh cepat. DKI dalam hal ini diwakili oleh TGUPP minta TMC dilakukan sebelum tanggal 15 dimana tanggal itu anak-anak sudah mulai masuk sekolah, dan kita siap," ungkap dia.

BACA JUGA: Tak Perlu Takut Migrain Lagi saat Hujan Turun, Ini Kiatnya!

Hammam lantas yakin bahwa Pemprov DKI pasti menginginkan solusi teknologi yang terbaik untuk menjadi upaya mitigasi dalam mengatasi polusi udara kedepan.

"Prinsipnya, kami BPPT selalu siap mendukung DKI dan seluruh pemda, serta memberikan layanan teknologi modifikasi cuaca untuk berbagai tujuan kesejahteraan masyarakat, termasuk mengurangi polusi udara yang dapat membahayakan warga," tutupnya. (Asp)

#Musim Kemarau #BPPT #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Puncak Musim Kemarau 2026: BMKG Prediksi El Nino Lebih Kering
Kondisi alam kali ini memerlukan kewaspadaan ekstra menyusul hadirnya potensi El Nino
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
Puncak Musim Kemarau 2026: BMKG Prediksi El Nino Lebih Kering
Indonesia
Musim Kemarau, Gubernur Jateng Minta Tambahan Kuota Penangkapan Kera
Terkait gangguan kera liar di kawasan pertanian, Pemprov akan berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk menambah kuota penangkapan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Musim Kemarau, Gubernur Jateng Minta Tambahan Kuota Penangkapan Kera
Indonesia
BMKG Prediksi Cuaca saat Idul Adha 2026, Sejumlah Wilayah Mulai Masuk Musim Kemarau
BMKG memprediksi bahwa cuaca saat Idul Adha 2026 berpotensi terik. Sejumlah wilayah pun mulai memasuki musim kemarau.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
BMKG Prediksi Cuaca saat Idul Adha 2026, Sejumlah Wilayah Mulai Masuk Musim Kemarau
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Musim Kemarau Menjelang, 3 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla
Status serupa telah diberlakukan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir.
Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
Musim Kemarau Menjelang, 3 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Kering, Puncaknya di Agustus
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 lebih panjang dan kering dari normal. Puncak diperkirakan Agustus, dengan risiko kekeringan dan karhutla meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Kering, Puncaknya di Agustus
Indonesia
Terbit Instruksi Ikhtiar Kemarau Panjang, Intip Isinya Ada 9 Poin!
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk berikhtiar menghadapi musim kemarau saat ini,” kata Bupati Gorontalo Utara
Wisnu Cipto - Selasa, 14 April 2026
Terbit Instruksi Ikhtiar Kemarau Panjang, Intip Isinya Ada 9 Poin!
Indonesia
Kesiapan Irigasi di Masa El Nino Godzilla, Optimalisasi Waduk hingga Modifikasi Cuaca
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air irigasi dalam kondisi siap menghadapi fenomena El Nino Godzilla, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kesiapan Irigasi di Masa El Nino Godzilla, Optimalisasi Waduk hingga Modifikasi Cuaca
Indonesia
Kemarau Bakal Datang Lebih Awal, Pemprov Jakarta Belum Persiapkan Operasi Modifikasi Cuaca
Pramono menilai, pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mempercepat pembentukan awan hujan atau hujan buatan di Jakarta belum memiliki urgensi untuk dilakukan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Maret 2026
Kemarau Bakal Datang Lebih Awal, Pemprov Jakarta Belum Persiapkan Operasi Modifikasi Cuaca
Bagikan