Kesiapan Irigasi di Masa El Nino Godzilla, Optimalisasi Waduk hingga Modifikasi Cuaca

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kesiapan Irigasi di Masa El Nino Godzilla, Optimalisasi Waduk hingga Modifikasi Cuaca

Ilustrasi air bersih. (Foto: Unsplash/Nathan Dumlao)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH terus mempersiapkan strategi untuk menghadapi musim kemarau yang diprediksi mulai terjadi di sejumlah daerah pada April 2026. Salah satu hal yang menjadi perhatian utama yakni kesiapan infrastruktur irigasi dan sarana pendukung lainnya. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini berpotensi berlangsung hingga Desember 2026.

Lantas, bagaimana kesiapan sektor pengairan saat ini? Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air irigasi dalam kondisi siap menghadapi fenomena El Nino Godzilla, khususnya di wilayah Jawa Tengah yang merupakan salah satu lumbung pangan nasional.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan Waduk Gajah Mungkur akan memegang peranan penting dalam sistem irigasi. Saat ini, waduk tersebut dimanfaatkan untuk mengairi sekitar 25.000 hektare lahan pertanian melalui jaringan irigasi Colo Barat dan Colo Timur. Volume air yang tersedia mencapai sekitar 340 juta meter kubik, dengan kapasitas tampungan efektif sekitar 260 juta meter kubik.

“Waduk ini harus tetap mampu menyuplai kebutuhan air, terutama untuk irigasi pertanian. Insya Allah aman. Kami menyiapkan berbagai langkah agar kebutuhan air tetap terpenuhi hingga musim kemarau berakhir,” ujar Dody, Selasa (7/4).

Baca juga:

Stok Beras RI Tembus Rekor 4,59 Juta Ton, Siap Hadapi El Nino ‘Godzilla’



Untuk menjaga keberlanjutan fungsi waduk, Kementerian PU melakukan berbagai upaya pengendalian sedimentasi guna memperpanjang usia layanan bendungan. Salah satunya yakni dengan mengoperasikan empat kapal keruk untuk mengurangi endapan sedimen di dalam waduk. Selain itu, telah dibangun juga tiga unit closure dike yang berfungsi menahan sedimen dari aliran Sungai Keduang sebelum masuk ke waduk sehingga dapat mengurangi laju pendangkalan.

Upaya konservasi juga dilakukan di wilayah hulu melalui penanaman pohon oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo bersama masyarakat guna memperbaiki kondisi daerah tangkapan air. “Hulu yang rusak menjadi salah satu penyebab utama sedimentasi. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan penghijauan agar yang masuk ke waduk lebih banyak air jika dibandingkan dengan sedimen,” tambah Dody.

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah juga menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) atau hujan buatan serta memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian Pertanian guna menjaga produktivitas pertanian nasional.

Dengan berbagai langkah mitigasi tersebut, pemerintah optimistis dampak El Nino terhadap pasokan pangan nasional dapat diminimalkan.(Pon)

Baca juga:

DPR Tekan Pemerintah Perkuat Mitigasi Kesehatan dan Perkuat Layanan Medis Hadapi Efek El Nino


#Kemarau #Musim Kemarau #Fenomena El Nino
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Puncak Musim Kemarau 2026: BMKG Prediksi El Nino Lebih Kering
Kondisi alam kali ini memerlukan kewaspadaan ekstra menyusul hadirnya potensi El Nino
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
Puncak Musim Kemarau 2026: BMKG Prediksi El Nino Lebih Kering
Indonesia
El Nino Bakal Menggila Hingga Paruh Kedua 2026, Pemerintah Diminta Antisipasi Ancaman Kekeringan
Daniel Johan juga mengingatkan potensi serangan hama kuat saat kondisi lahan kering berlebihan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
El Nino Bakal Menggila Hingga Paruh Kedua 2026, Pemerintah Diminta Antisipasi Ancaman Kekeringan
Indonesia
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Berlangsung hingga Tujuh Bulan di Sejumlah Wilayah
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 lebih kering dari normal seiring potensi El Nino. Jawa Barat diperkirakan mengalami puncak kemarau pada Agustus.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Berlangsung hingga Tujuh Bulan di Sejumlah Wilayah
Indonesia
Cuaca Dingin Landa Gunung Rinjani, Pendaki Diminta Bawa Sleeping Bag
Cuaca dingin di pegunungan dapat meningkatkan risiko hipotermia, terutama saat beristirahat atau berada di area terbuka yang berangin
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Cuaca Dingin  Landa Gunung Rinjani, Pendaki Diminta Bawa Sleeping Bag
Indonesia
Musim Kemarau, Gubernur Jateng Minta Tambahan Kuota Penangkapan Kera
Terkait gangguan kera liar di kawasan pertanian, Pemprov akan berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk menambah kuota penangkapan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Musim Kemarau, Gubernur Jateng Minta Tambahan Kuota Penangkapan Kera
Indonesia
Badan Cuaca PBB Peringatkan Dampak El Nino, Dunia Bisa Dilanda Gelombang Panas
WMO memperkirakan suhu udara pada periode Juni hingga Agustus akan berada di atas normal di hampir seluruh wilayah dunia
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Badan Cuaca PBB Peringatkan Dampak El Nino, Dunia Bisa Dilanda Gelombang Panas
Lifestyle
Prakiraan Cuaca 22-28 Mei 2026: Hujan Lebat Masih Mendominasi Indonesia
Simak prakiraan cuaca Indonesia 22-28 Mei 2026. Waspadai hujan lebat, angin kencang, dan perubahan cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia.
ImanK - Jumat, 22 Mei 2026
Prakiraan Cuaca 22-28 Mei 2026: Hujan Lebat Masih Mendominasi Indonesia
Indonesia
BMKG Prediksi Cuaca saat Idul Adha 2026, Sejumlah Wilayah Mulai Masuk Musim Kemarau
BMKG memprediksi bahwa cuaca saat Idul Adha 2026 berpotensi terik. Sejumlah wilayah pun mulai memasuki musim kemarau.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
BMKG Prediksi Cuaca saat Idul Adha 2026, Sejumlah Wilayah Mulai Masuk Musim Kemarau
Indonesia
Musim Kemarau Menjelang, 3 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla
Status serupa telah diberlakukan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir.
Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
Musim Kemarau Menjelang, 3 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla
Indonesia
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Pemprov DKI Aktifkan Water Mist untuk Tekan Polusi
El Nino diprediksi akan lebih panjang. Pemprov DKI Jakarta pun mengaktifkan water mist untuk menekan polusi.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Pemprov DKI Aktifkan Water Mist untuk Tekan Polusi
Bagikan