BPBD Gunung Kidul Follow Up Laporan Cuaca Ekstreem

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 07 November 2016
BPBD Gunung Kidul Follow Up Laporan Cuaca Ekstreem

Posko Siaga Bencana. Ilustrasi. (Foto Dok,/bpbdgunungmas.blogspot.co.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Dalam menghadapi potensi bencana jelang diprediksi terjadinya cuaca ekstrem tiga bulan ke depan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta mendirikan posko siaga bencana di tujuh kecamatan.

Kepala BPBD Gunung Kidul Budhi Harjo di Gunung Kidul, hari Minggu (06 Nov) mengatakan pendirian posko itu menindaklanjuti prediksi Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa tiga bulan ke depan bisa terjadi cuaca ekstrem.

"Kami mendirikan delapan posko dan satu posko induk di kota atau kantor BPBD," kata Budhi.

Menurut Budhi pihak pemerintah daerah juga langsung menindaklanjuti dengan Keputusan Bupati Nomor 213 tanggal 19 Oktober yang berlaku mulai 21 Oktober hingga Januari 2017.

"Darurat bencana sudah dilakukan koordinasi baik dengan DIY, maupun kabupaten. Hal ini dilakukan jika sewaktu-waktu terjadi bencana sehingga bisa mempercepat penanganan," katanya.

Kabupaten Gunung Kidul dikenal sebagai wilayah yang rawan tanah longsor, angin kencang dan banjir. Bencana banjir rawan terjadi di Katongan, Nglipar dan Rejosari Semin.

Wilayah lain yang cukup rawan adalah Kota Wonosari, karena terdapat jalur Sungai Besole. Untuk kecamatan rawan longsor meliputi Patuk, Gedangsari, Nglipar, Ngawen, Semin dan Ponjong.

"Untuk angin kencang berpotensi terjadi hampir diseluruh wilayah," katanya.

Dilaporkan Antara, Kepala BPBD Gunung Kidul mengimbau masyarakat waspada saat terjadinya kondisi yang bisa memicu bencana.

"Kalau terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan waktu lama, perlu mencari tempat yang lebih aman," jelas Budhi.

BACA JUGA

  1. Curah Hujan Tinggi, BPBD Yogyakarta Imbau Warga Waspada
  2. Laporan Laka Helikopter dari BPBD Provinsi DIY ke Posko BNPB
  3. Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD DKI Rekrut Ribuan Kader
#Kepala BPBD Gunung Kidul Budhi Harjo #Banjir #Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Langkah antisipasi mulai disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta, termasuk memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Indonesia
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
BNPB sebelumnya telah menerima kucuran Dana Siap Pakai (DSP) tahap awal tahun 2026 sebesar Rp 4,62 triliun untuk penanggulangan tanggap darurat di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Korban Gempa M7,7 NTT Bertambah, BNPB Catat 14 Orang Meninggal Dunia
BNPB memperbarui data korban gempa NTT, Sabtu (15/8). Sebanyak 14 orang meninggal dunia, kemudian 13 lainnya luka-luka.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Korban Gempa M7,7 NTT Bertambah, BNPB Catat 14 Orang Meninggal Dunia
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Indonesia
12 Kecamatan di Tangerang Alami Krisis Air Akibat Kekeringan
BPBD juga terus memantau perkembangan cuaca bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
12 Kecamatan di Tangerang Alami Krisis Air Akibat Kekeringan
Bagikan