Kesehatan

Bosan Minum Jus Jeruk? Ganti dengan Jus Tomat yang Tidak Kalah Menyehatkan

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 19 Januari 2021
Bosan Minum Jus Jeruk? Ganti dengan Jus Tomat yang Tidak Kalah Menyehatkan

Jus tomat mempunyai manfaat yang lebih baik dibandingkan jus jeruk. (Foto: Pixabay/PublicDomainPictures)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEGELAS jus jeruk dingin jadi jawaban tepat di hari yang panas. Rasanya yang manis dan menyegarkan cocok banget untuk melegakan rasa haus. Apalagi di dalamnya terkandung vitamin C yang penting untuk tubuh.

Tahukah kamu kalau ternyata jeruk peras tidak selalu baik untuk kesehatan. Sebab segelas jus jeruk dapat mengandung 20,8 gram gula. Selain itu, di dalamnya tidak ada serat buah utuh yang bisa digunakan untuk memperlambat penyerapan gula. Jadi kalau selama ini kamu mengira jus jeruk sebagai minuman paling menyehatkan, anggapan ini sebenarnya kurang tepat.

Baca Juga:

Lakukan 5 Gerakan Ini Sebelum Memulai Hari

buah
Jus jeruk mengandung banyak gula dan tidak memiliki vitamin C sebanyak jus tomat. (Foto: Pexels/Pixabay)

Jika sedang mencari minuman dengan kandungan vitamin C yang lebih tinggi, ternyata jus tomat bisa jadi pilihan yang lebih baik daripada jus jeruk. Selama ini, jus tomat jarang diperhitungkan alias 'underestimate'. Padahal satu gelasnya memiliki 170 miligram vitamin C yang artinya sudah memenuhi 188,9 persen kebutuhan harian yang disarankan.

Sementara dengan ukuran yang sama, jus jeruk hanya mengandung 124 miligram. Apalagi gula yang terkandung dalam jus tomat lebih sedikit dibandingkan jus buah lain. Nilai tambahnya, jus tomat kaya akan vitamin B, potasium, dan antioksidan seperti likopen.

Di masa pandemi ini, vitamin C merupakan salah satu nutrisi yang penting karena berguna mendorong sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini membantu sel-sel yang disebut limfosit dalam proses pembentukan sel B dan T yang memainkan peran khusus dalam pertahanan terhadap zat asing yang masuk ke tubuh. Maka memenuhi asupan vitamin C yang cukup sangatlah penting agar bisa terhindar dari paparan virus COVID-19.

Baca juga:

Studi: Olahraga Lari Membuatmu Lebih Bahagia

buah
Jika tidak menyukai jus tomat, jus jambu biji juga bisa jadi pilihan untuk penuhi asupan vitamin C. (Foto: Pexels/Amy Lane)

Tidak menyukai jus tomat? Jangan khawatir karena ada sejumlah jus lain yang bisa kamu coba. Seperti misalnya jambu biji yang satu buahnya mengandung lebih dari 200mg vitamin C. Atau kamu bisa memilih buah kiwi yang ternyata memiliki kandungan vitamin C lebih banyak dari jeruk. Apalagi kiwi dapat membantu melawan infeksi dan radikal bebas dalam tubuh.

Segelas jus stroberi tidak kalah bagus karena berisi 104mg vitamin C, antosianin, serta ellagic. Nutrisi ini membantu mencegah kanker, penuaan, peradangan, dan penyakit saraf. Buah nanas juga bisa jadi pilihan karena selain terkenal dengan kandungan bromelain, satu gelas jusnya berisi kurang lebih 100mg vitamin C. (Sam)

Baca Juga:

Vaksinasi COVID-19 Dimulai, Apakah Pandemi Berakhir?

#Buah #Juice Buah #Manfaat Buah #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan