Headline

Bohongi Amien Rais, Ratna Sarumpaet Minta Maaf

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 04 April 2019
 Bohongi Amien Rais, Ratna Sarumpaet Minta Maaf

Amien Rais ketika menjadi saksi untuk Ratna Sarumpaet di PN Jaksel (MP/Kano)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Dalam sidang lanjutan kasus dugaan penyebaran hoaks atau berita bohong, Ratna Sarumpaet selaku terdakwa secara khusus meminta maaf kepada Amien Rais. Amien Rais merupakan salah satu saksi yang dihadirkan dalam sidang Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/4).

"Saya minta maaf seperti apa yang Pak Amien sampaikan 'what's going on'. Itu yang masih jadi pertanyaan saya," kata Ratna di ruang sidang PN Jakarta Selatan.

Dalam keterangannya kepada majelis hakim, Amien Rais menyatakan Ratna sempat mengaku bahwa tiga giginya tanggal akibat penganiayaan. Mantan Ketua MPR itu melanjutkan, pengakuan terkait gigi tanggal akibat dianiaya disampaikan kepada Amien Rais di Lapangan Polo, Bogor, Jawa Barat pada 2 Oktober 2018.

"Saya bertemu Ibu Ratna (di Lapangan Polo) yang sudah datang terlebih dahulu. Keadaan (Ibu Ratna) seperti tertekan. Dia mengaku dua sampai tiga giginya tanggal dan ada gangguan rahang, sehingga saya sarankan tidak perlu berbicara," kata Amien.

Ratna Sarumpaet usai jalani operasi plastik
Ratna Sarumpaet yang diduga lakukan operasi plastik (Facebook)

Ratna juga mengaku dianiaya oleh dua orang tak dikenal di Bandung.

"Mbak Ratna mengatakan ada penganiayaan di Bandung, tepatnya beberapa ratus meter dari bandara di Bandung," ujar Amien.

"Hari itu juga, kami memutuskan untuk membuat konferensi pers di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, agar kasus yang menimpa Ratna Sarumpaet diproses secara hukum," jawab Amien.

Menjawab pertanyaan JPU terkait siapa yang mempunyai ide menggelar konferensi pers penganiayaan Ratna, Amien Rais berkilah hal itu merupakan ide kolektif.

"Kolektif, karena beliau adalah salah satu tim pemenangan Pilpres," ungkap Amien.

Ratna Sarumpaet bersama Fadli Zon
Ratna Sarumpaet bersama Fadli Zon (Foto: Twitter @fadlizon)

Lebih lanjut, Amien Rais mengaku sempat shock saat pertama kali mendengar kabar Ratna Sarumpaet dianiaya.

"Saya juga shock bagaimana mungkin seorang tokoh aktivis perempuan teraniaya terduga pelanggaran sehingga saya buru-buru mencari Prabowo," ujar Amien.

Hingga akhirnya pada hari yang sama, Ratna Sarumpaet bertemu Prabowo dan sejumlah orang lainnya di lapangan Polo Nusantara, Hambalang, Bogor.

BACA JUGA: Bupati Labuhan Batu Nonaktif Pangonal Harahap Divonis Tujuh Tahun Penjara

Resmikan Rumah Siap Kerja, Sandiaga: Ini Solusi Atasi Pengangguran

Kisah Lucu Megawati Saat Memberitahu Kiai Ma'ruf Jadi Cawapres

"Kira-kira jam 15.00 WIB, di situ saya bertemu dengan RS terlebih dulu, yang keadaannya memang seperti tertekan. Kemudian mengatakan untuk bicaraitu tidak bisa lancar karena ada gangguan di rahang. Saya mengatakan mbak nggak usah bicara, tenang-tenang saja," kata Amien.

Pasca pertemuan di Hambalang, Prabowo pada malam harinya bersama sejumlah orang menggelar jumpa pers soal penganiayaan Ratna Sarumpaet di Jl Kertanegera, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Jadi ini menurut saya otomatis lah untuk pemimpin," papar Amien.

Namun belakangan, hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet terbongkar, Amien Rais mengaku terkejut.(Knu)

#Ratna Sarumpaet #Amien Rais #Penyebaran Virus #PN Jaksel
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Lifestyle
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Kementerian Kesehatan memperketat kewaspadaan terhadap penyebaran hantavirus. Masyarakat pun diimbau untuk mendeteksi dini.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Indonesia
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini menyiapkan langkah untuk mengantisipasi hantavirus. Ada empat negara yang dilakukan pengawasan.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Indonesia
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka. Hal itu dilakukan untuk mencegah virus Nipah.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Indonesia
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
Amien Rais mengatakan, sampai kapan pun, Jokowi tidak akan menunjukkan ijazahnya karena memang tidak punya ijazah.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
Indonesia
Hakim Tolak Praperadilan Nadiem Makarim, Penetapan Tersangka Dinilai Sah
Majelis Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menilai permohonan praperadilan yang diajukan pihak Nadiem tidak beralasan hukum.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Oktober 2025
Hakim Tolak Praperadilan Nadiem Makarim, Penetapan Tersangka Dinilai Sah
Indonesia
Perjuangan PK Silfester Matutina Berakhir Tragis, Gugur Karena Surat Sakit yang Bikin Miris
Hakim menyimpulkan bahwa pemohon tidak menggunakan haknya untuk hadir dalam persidangan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 27 Agustus 2025
Perjuangan PK Silfester Matutina Berakhir Tragis, Gugur Karena Surat Sakit yang Bikin Miris
Indonesia
Ditunda Sepekan, PN Jaksel Gelar Sidang PK Silfester Kasus Pencemaran Nama Baik JK
Pada tingkat kasasi, vonis Silfester diperberat menjadi 1,5 tahun penjara. Namun, hingga saat ini, vonis hukuman penjara Silfester belum juga dieksekusi.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Agustus 2025
Ditunda Sepekan, PN Jaksel Gelar Sidang PK Silfester Kasus Pencemaran Nama Baik JK
Bagikan