BNPT Minta Bantuan Masyarakat Bentengi Diri dari Paham Radikal dan Intoleran

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 16 Juli 2021
BNPT Minta Bantuan Masyarakat Bentengi Diri dari Paham Radikal dan Intoleran

Kepala BNPT Boy Rafli Amar (kedua kanan) menemui Kardinal Ignatius Suharyo (kanan), di Katedral, Jakarta Pusat, Selasa (22/12). (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memasuki usia ke-11 Jumat (16/7). Kepala (BNPT) Boy Rafli Amar mengatakan lembaganya masih membutuhkan dukungan dan peran serta masyarakat dalam menanggulangi permasalahan terorisme di Indonesia.

"Agar tugas kami dalam penanggulangan potensi ancaman dan aksi terorisme, radikal intoleransi yang berkembang dalam masyarakat dapat berjalan efektif dan mendukung terwujud nya NKRI yang aman, damai, sejahtera, harmoni, bahagia," kata Boy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/7).

Baca Juga:

BPIP-BNPT Tekan Radikalisme dan Ekstremisme di Dunia Maya

Menurut Boy, tugas penanggulangan terorisme di Indonesia bukanlah tugas sederhana. Oleh karena itu, dia selalu terbuka untuk segala kriitik dan saran untuk memajukan BNPT menjadi lebih baik lagi. "Demi peningkatan kualitas kinerja," jelas Boy.

Ia memastikan, BNPT selalu memegang teguh amanah negara untuk mengentaskan problem kontra terosis. Boy mengatakan narasi kelompok teroris saat ini berkembang bebas melalui media sosial. Bahkan, narasi mereka kadang lebih dipercaya ketimbang sumber resmi dari BNPT maupun pemerintah.

  Kepala BNPT Boy Rafli Amar (kiri)  berfoto bersama Kardinal Ignatius Suharyo, di Katedral, Jakarta Pusat, Selasa (22/12). (Foto: MP/Kanugrahan)
Kepala BNPT Boy Rafli Amar (kiri) berfoto bersama Kardinal Ignatius Suharyo, di Katedral, Jakarta Pusat, Selasa (22/12). (Foto: MP/Kanugrahan)

Kelompok teroris yang menyebar narasi radikal-intoleran juga bukan hanya dari dalam negeri. Jaringan global juga melakukan hal serupa di Indonesia.

"Kita mesti menjaga dari virus hal-hal yang mengarah kepada radikal-intoleran, sampai kepada radikal-tolerisme," ujar Alumnus AKPOL 1988 ini.

Baca Juga:

BNPT: Ideologi Terorisme Tak Kenal Batas Teritorial dan Usia

Mantan Kapolda Papua dan Banten ini secara terbuka kepada masyarakat bekerjasama membuat narasi radikal-intoleran hilang.

"Kami mewakili institusi negara terbuka mengajak semua pihak untuk memerangi kejahatan terorisme radikal-intoleran yang terus berkembang dalam masyarakat kita," tutup pria asal Minang ini. (Knu)

#BNPT #Kepala BNPT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Berita Foto
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Silence momen dan doa dalam acara Peringatan Hari Internasional untuk Peringatan dan Penghormatan bagi Korban Terorisme 2026 di Jakarta, Jum'at (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Indonesia
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Ancaman terorisme saat ini sudah mulai bergeser. Kini, internet dijadikan sarana untuk melakukan rekrutmen, kontrapropaganda, hingga pendanaan terorisme
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Berita Foto
BNPT Sampaikan Rilis Akhir Tahun dan Perkembangan Tren Terorisme Indonesia 2025
Kepala BNPT Komjen (Purn) Eddy Hartono menyampaikan paparan perkembangan tren terorisme Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 30 Desember 2025
BNPT Sampaikan Rilis Akhir Tahun dan Perkembangan Tren Terorisme Indonesia 2025
Berita Foto
Densus 88 Polri Ungkap Kasus Teroris Rekrut Anak-anak dari Media Sosial dan Game Online
Konferensi pers penanganan rekrutmen secara online terhadap anak-anak oleh kelompok teroris di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 18 November 2025
Densus 88 Polri Ungkap Kasus Teroris Rekrut Anak-anak dari Media Sosial dan Game Online
Indonesia
BNPT Minta Ibu Lebih Berperan Tangkis Upaya Kelompok Radikal Rekrut Anak Muda Lewat Game Online
BNPT meminta para orang tua, khususnya para ibu, untuk lebih aktif mengawasi aktivitas digital anak-anak.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Oktober 2025
BNPT Minta Ibu Lebih Berperan Tangkis Upaya Kelompok Radikal Rekrut Anak Muda Lewat Game Online
Indonesia
BNPT Cari 8 Korban Bom Kepunton Solo, Biar Segera Dapat Kompensasi Negara
BNPT akan mencoba mencari korban sesulit apapun mengingat kejadiannya lebih dari 10 tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
BNPT Cari 8 Korban Bom Kepunton Solo, Biar Segera Dapat Kompensasi Negara
Indonesia
BNPT Beberkan 4 Sistem Deteksi Dini Cegah Terorisme di 2026
BNPT juga menekankan perannya dalam mewujudkan keamanan nasional yang esensial bagi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 Juli 2025
BNPT Beberkan 4 Sistem Deteksi Dini Cegah Terorisme di 2026
Bagikan