BNPT Masuki Dunia Media Sosial Perangi Radikalisme

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 04 Juli 2020
BNPT Masuki Dunia Media Sosial Perangi Radikalisme

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli saat acara diskusi Bertajuk 'Sinergi BNPT dan Pemuda Pancasila dalam Membangun Kesiapsiagaan Nasional', Jumat (3/7) (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar menyebut, media sosial saat ini masih menjadi sarana yang paling efektif untuk menghasut generasi muda terpapar paham radikal.

"Karena hari ini kan eranya digital, media," kata Boy Rafli saat acara diskusi Bertajuk 'Sinergi BNPT dan Pemuda Pancasila dalam Membangun Kesiapsiagaan Nasional', Jumat (3/7).

Menurut jenderal polisi bintang tiga ini, angka pengguna internet di Indonesia sudah mencapai di atas 140 juta orang, dan 90 persenya memiliki akun media sosial.

Baca Juga

Pemerintah Diminta Tegas soal RUU HIP, Setuju atau Tidak?

Sehingga kemungkinan besar para penyebar paham radikal juga memiliki media sosial. "Dan tentunya kelompok muda disana kalau kita lihat dapat dikatakan menjadi kelompok mayoritas pengguna media sosial," ujarnya.

Boy Rafli berserta jajarannya selalu melakukan pemantauan terhadap akun media sosial tertentu. Pemantauan itu juga dilakukan bersama lembaga lainnya seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Jadi kita membangun kerja sama kemudian melakukan identifikasi dan melakukan langkah-langkah kontra narasinya," ucap dia.

Ia menjelaskan bahwa kerentanan penyebaran paham radikalisme dan terorisme di kalangan anak muda cukup tinggi hingga menjadi kekhawatiran tersendiri.

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli saat acara diskusi Bertajuk 'Sinergi BNPT dan Pemuda Pancasila dalam Membangun Kesiapsiagaan Nasional', Jumat (3/7) (Ist)

Keresahan ini semakin diperburuk dengan mudahnya penyebarluasan informasi tentang propaganda maupun perekrutan anggota kelompok yang mengatasnamakan agama kini cenderung memanfaatkan dunia maya khususnya media sosial.

“Kita harus berupaya agar segala bentuk ideologi yang bertentangan dengan NKRI tidak masuk dan dominan informasinya di ruang publik," ungkap Boy.

Pihaknya kini tengah bergerak di hulu, membangun kekuatan Keindonesiaan berbasis Pancasila kemudian berharap karakter dengan sendirinya akan tumbuh dari level bawah sampai atas dari generasi ke generasi.

"Itulah kewajiban kita untuk mengingatkan terus dan BNPT mensinergikan kekuatan itu,” sebut Boy.

Baca Juga

KPK Tegaskan Tidak Dilibatkan di Desain Awal Program Kartu Prakerja

Ketua MPR Bambang Soesatyo mengungkapkan bahwa perlu pendekatan khusus jika ingin merangkul generasi milenial. Terlebih kini rasa kebangsaan anak muda mulai tergerus dan pengamalan Pancasila tidak semaksimal dulu yang menjadi pintu masuk paham-paham radikal terorisme.

“Anak muda ini menggandrungi gadget dan selalu masuk ke ruang media sosial, inilah yg harus kita waspadai. Kita dijejali dengan berbagai informasi yang baik tetapi ada yang buruk sehingga sebagai bangsa budi pekerti dan paham kebangsaan perlu ditekankan lagi agar mereka (generasi muda) melihat bahwa di tengah deras arus informasi yang ada,," sebut Bamsoet. (Knu)

#Irjen Pol. Boy Rafli Amar #BNPT #Kepala BNPT #Radikalisme #Deradikalisasi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Wakapolri mengungkap pola baru terorisme dan ekstremisme yang kini berkembang melalui ruang digital. Polri juga menyoroti ratusan anak terpapar radikalisme di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Berita Foto
BNPT Sampaikan Rilis Akhir Tahun dan Perkembangan Tren Terorisme Indonesia 2025
Kepala BNPT Komjen (Purn) Eddy Hartono menyampaikan paparan perkembangan tren terorisme Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 30 Desember 2025
BNPT Sampaikan Rilis Akhir Tahun dan Perkembangan Tren Terorisme Indonesia 2025
Berita Foto
Densus 88 Polri Ungkap Kasus Teroris Rekrut Anak-anak dari Media Sosial dan Game Online
Konferensi pers penanganan rekrutmen secara online terhadap anak-anak oleh kelompok teroris di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 18 November 2025
Densus 88 Polri Ungkap Kasus Teroris Rekrut Anak-anak dari Media Sosial dan Game Online
Indonesia
Kapolda Metro Minta Pelajar Jadi Tangan Kanan Polisi Cegah Bully & Radikalisme di Sekolah
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri pun mengajak para pelajar untuk menjadi tangan kanannya bersama-sama polisi menjaga keamanan di Jakarta.
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Kapolda Metro Minta Pelajar Jadi Tangan Kanan Polisi Cegah Bully & Radikalisme di Sekolah
Indonesia
Polisi Mulai Terpapar Radikalisme, As SDM Kapolri Waspadai Fenomena Polisi Cinta Sunah
As SDM Kapolri, Irjen Anwar menyoroti munculnya fenomena “Polisi Cinta Sunah” (PCS)
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Oktober 2025
Polisi Mulai Terpapar Radikalisme, As SDM Kapolri Waspadai Fenomena Polisi Cinta Sunah
Indonesia
BNPT Minta Ibu Lebih Berperan Tangkis Upaya Kelompok Radikal Rekrut Anak Muda Lewat Game Online
BNPT meminta para orang tua, khususnya para ibu, untuk lebih aktif mengawasi aktivitas digital anak-anak.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Oktober 2025
BNPT Minta Ibu Lebih Berperan Tangkis Upaya Kelompok Radikal Rekrut Anak Muda Lewat Game Online
Bagikan