BNN: Narkoba Bisnis Menguntungkan Tapi Risikonya Berat

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 17 Oktober 2019
BNN: Narkoba Bisnis Menguntungkan Tapi Risikonya Berat

Deputi Pencegahan BNN, Irjen (Pol) Drs Anjan Pramuka Putra. Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) berharap kepada generasi penerus bangsa untuk berani menolak penyalagunaan narkoba. Sebab, barang terlarang itu akan merusak sel saraf pusat otak.

Deputi Pencegahan BNN, Irjen (Pol) Drs Anjan Pramuka Putra mengatakan manusia yang memakai narkoba masa depannya akan terancam.

Baca Juga

Dipertanyakan Beda Perlakuan Artis dan Warga Biasa dalam Kasus Narkoba

"Sel saraf pusat otak yang diserang," kata Anjan dalam Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Perang Melawan Narkoba 'Upaya Menyelamatkan Generasi Penerus Bangsa' di Kampus 1 Untar, Grogol, Jakarta Barat, Kamis (17/10).

Menurut BNN, narkoba (narkotika dan obat-obatan terlarang) adalah bahan/zat yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan/psikologi (pikiran, perasaan dan perilaku) seseorang, serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologi.

Deputi Pencegahan BNN, Irjen (Pol) Drs Anjan Pramuka Putra
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Perang Melawan Narkoba 'Upaya Menyelamatkan Generasi Penerus Bangsa' di Kampus 1 Untar, Grogol, Jakarta Barat, Kamis (17/10). Foto: MP/Asropih

Narkotika adalah zat sintetis maupun semisintetis yang dihasilkan tanaman atau lainnya yang dapat berdampak pada penurunan atau perubahan kesadaran dan hilangnya rasa nyeri. Zat ini dapat menimbulkan ketergantungan bagi penggunanya.

Baca Juga

Diduga Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, Vicky Nitinegoro Ditangkap

Jenis-jenis narkoba dari narkotika yakni; Morfin, Heroin atau putaw, Kokain, Ganja, LSD atau Lysergic Acid, opium, Kodein. Kemudian Psikotropika; Ekstasi, Sabu-sabu, Nipam. Sedangkan Zat Adiktif, Alkohol, Kafein, Nikotin

"Kalau pemain lama nyari mangsa baru itu narkobanya di taro di dalam minuman bisa jus, kopi. Terus korban ketagihan. Akhirnya minta lagi. Pemain lama bilang itu narkoba harus beli," jelas dia.

Anjan pun mengimbau kepada generasi muda atau khususnya mahasiswa Universitas Tarumanagara (Untar) untuk berani menolak apapun jenis narkoba. "Harus berani menolak bila ditawari narkoba," tuturnya.

Menurut dia, bisnis narkoba itu sangat menguntungkan di dunia. Tapi resiko yang ditanggung juga cukup berat karena melawan hukum. Indonesia pun tak main-main dengan narkoba. Bila ada yang menyalagunakan narkoba akan ditindak.

"Narkoba bisnis menguntungkan. Tapi Resikonya berat. Mending jangan," tutupnya.

Baca Juga

Kabar Baik, Pecandu Narkoba yang Menyerahkan Diri Takkan Dipidana

Turut Hadir juga Rektor Untar, Agustinus Purna Irawan, Wakil Rektor Universitas Tarumanagara, Gatot P. Soemartono, Dekan Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara, Amad Sudiro Ketua Alumni Fakultas Hukum; Ferry Dr. Ferry Djongianto, Ketua Pelaksana kegiatan Sherly. (Asp)

#Badan Narkotika Nasional #Narkoba
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Satnarkoba Polresta Solo Sita 1 Kilogram Sabu dari Jaringan Lintas Provinsi
terbongkarnya kasus ini bermuala dari adanya informasi mengenai penyalahgunaan narkoba di tempat kos di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Satnarkoba Polresta Solo Sita 1 Kilogram Sabu dari Jaringan Lintas Provinsi
Indonesia
DPRD DKI Bahas Raperda P4GN, Pramono Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkoba
DPRD DKI membahas Raperda P4GN bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Ia mengatakan, pemberantasan narkoba akan dipertegas,
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
DPRD DKI Bahas Raperda P4GN, Pramono Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkoba
Indonesia
DPRD DKI Usulkan Cabut Izin Permanen Tempat Hiburan Malam Terkait Narkoba
DPRD DKI Jakarta mengusulkan pencabutan izin usaha permanen bagi tempat hiburan malam (THM) yang terbukti menjadi lokasi peredaran narkoba.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
DPRD DKI Usulkan Cabut Izin Permanen Tempat Hiburan Malam Terkait Narkoba
Indonesia
Bahan Baku Lab Narkoba Apartemen Pluit Impor dari India, Bos Besarnya Masih di Luar Negeri
Bahan baku etomidate untuk narkoba dikirim dari India dengan modus kamuflase sebagai paket biasa mellaui Bandara Soetta.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Bahan Baku Lab Narkoba Apartemen Pluit Impor dari India, Bos Besarnya Masih di Luar Negeri
Indonesia
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Secara sosiologis, meluasnya penyalahgunaan narkoba di Jakarta memerlukan kebijakan yang adaptif
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Indonesia
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
Polda Metro Jaya membongkar lab narkoba jenis etomidate di Apartemen Greenbay, Pluit, Jakarta Utara. Dua WNA asal China ditangkap.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
Indonesia
Apartemen Lab Narkoba di Ancol Dikelola Sindikat Internasional, Produk Dikemas Mirip Minuman Saset
Kasus ini berawal dari Operasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Apartemen Lab Narkoba di Ancol Dikelola Sindikat Internasional, Produk Dikemas Mirip Minuman Saset
Indonesia
Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar
Polisi mengungkap peredaran narkoba besar jelang Tahun Baru 2026. Sebanyak 109 kg sabu dan 17.700 ekstasi senilai Rp 12,5 miliar disita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar
Indonesia
Lakukan Tes Urin, Tahanan KPK Bebas Narkoba
Pemeriksaan tes urine itu dilakukan atas imbauan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
Lakukan Tes Urin, Tahanan KPK Bebas Narkoba
Indonesia
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Dari hasil pengungkapan tersebut, aparat menangkap 17 orang tersangka, dengan 7 orang lainnya masih berstatus DPO.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Bagikan