DPRD DKI Usulkan Cabut Izin Permanen Tempat Hiburan Malam Terkait Narkoba

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
DPRD DKI Usulkan Cabut Izin Permanen Tempat Hiburan Malam Terkait Narkoba

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta mengusulkan sanksi pencabutan izin usaha secara permanen bagi tempat hiburan malam yang terbukti menjadi lokasi peredaran narkotika. Usulan ini merupakan bagian dari pendekatan zero tolerance terhadap peredaran narkoba di Ibu Kota.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah menilai, tempat hiburan malam selama ini kerap menjadi titik rawan peredaran narkotika, sehingga diperlukan tindakan tegas sebagai efek jera.

“Mungkin itu salah satu tindakan tegas dari zero tolerance. Kita tahu di tempat hiburan malam banyak terjadi narkotika, itu salah satu yang menjadi tujuan dan akan kami dukung. Sanksi pencabutan izin usaha permanen akan dimasukkan,” kata Ima saat rapat paripurna DPRD DKI bersama Pemprov DKI terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (19/1).

Baca juga:

Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar

Politikus PDI Perjuangan itu menjelaskan, dukungan DPRD DKI terhadap raperda tersebut dilatarbelakangi oleh maraknya kasus narkotika di tengah masyarakat, bahkan hingga ke tingkat paling bawah.

Menurutnya, persoalan narkoba kini tidak lagi terbatas pada kelompok tertentu, tetapi telah menyasar berbagai lapisan usia, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak.

“Kami mendukung karena sudah banyak kejadian narkoba sampai tingkat RT/RW, baik itu orang dewasa maupun anak-anak,” tuturnya.

Ima menyampaikan, raperda tersebut diinisiasi oleh pihak eksekutif dan mendapat dukungan penuh DPRD DKI Jakarta. Ia menambahkan, meningkatnya pengaduan masyarakat terkait narkotika menjadi salah satu alasan utama pembahasan aturan ini dipercepat.

“Ini diusulkan oleh eksekutif dan kami DPRD sangat mendukung karena akhir-akhir ini semakin banyak pengaduan masyarakat terkait narkotika. Selain itu, kita juga mempersiapkan Jakarta menuju kota global dalam dua dekade ke depan,” ujar Ima.

Baca juga:

Bahan Baku Lab Narkoba Apartemen Pluit Impor dari India, Bos Besarnya Masih di Luar Negeri

Selain pengaturan sanksi tegas, Pemprov DKI Jakarta juga membahas pembentukan satuan tugas (satgas) khusus untuk menangani persoalan narkotika. Ima menyebut, satgas tersebut tidak hanya melibatkan unsur pemerintah, tetapi juga tokoh masyarakat hingga RT/RW.

“Selain satgas, juga melibatkan tokoh masyarakat dan RT/RW, sehingga penanganannya lebih dekat dengan masyarakat,” jelasnya. (Asp)

#Narkoba #Tempat Hiburan Malam #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Penyidik masih mendalami keterkaitan kasus laboratorium gelap di Aceh dengan jaringan lain.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Indonesia
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Pertukaran informasi intelijen dan koordinasi antaraparat menjadi bagian penting dalam membongkar jaringan narkoba.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Indonesia
Tiket Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, DPRD DKI Buka Suara
Tiket masuk Ancol kini diusulkan gratis. DPRD DKI Jakarta pun buka suara perihal usulan tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Tiket Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Tak Cukup Tangkap Pengedar, Pemberantasan Narkoba Harus Putus Jaringan Produksi
Keterlibatan langsung pemimpin Polri menjadi bentuk komitmen dalam melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Tak Cukup Tangkap Pengedar, Pemberantasan Narkoba Harus Putus Jaringan Produksi
Indonesia
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Komisi III DPR mendukung usulan Kapolri untuk melarang total vape di Indonesia. Hal itu terkait temuan narkoba dalam liquid vape.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Indonesia
Pabrik Sabu 1,2 Ton Dibongkar di Pidie Aceh, 11 Orang Ditangkap
Pabrik sabu dengan barang bukti 1,2 ton dibongkar di Pidie, Aceh. Sebanyak 11 orang diamankan, sementara Kapolri mengingatkan ancaman narkoba.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Pabrik Sabu 1,2 Ton Dibongkar di Pidie Aceh, 11 Orang Ditangkap
Indonesia
Kapolri Bongkar Celah Narkotika dalam Vape, Polri dan BNN Sulit Membedakan Cairannya
Kapolri mengatakan cairan narkotika dapat dikemas dalam cartridge vape dengan tampilan dan aroma yang menyerupai produk biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapolri Bongkar Celah Narkotika dalam Vape, Polri dan BNN Sulit Membedakan Cairannya
Indonesia
Kapolri Dorong Larangan Total Vape, Sebut Jadi Pintu Masuk Narkotika
Perkembangan narkotika kini semakin mengkhawatirkan karena bentuknya telah berevolusi dari padat menjadi cair.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapolri Dorong Larangan Total Vape, Sebut Jadi Pintu Masuk Narkotika
Indonesia
Kapal Berbendera Mongolia Tertangkap Angkut 1 Ton Ketamin di Perairan Sumut, Identitasnya Diduga Disamarkan
Pergerakannya telah dipantau aparat sejak Agustus 2026 setelah terdeteksi menunjukkan aktivitas tidak biasa di Selat Malaka.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapal Berbendera Mongolia Tertangkap Angkut 1 Ton Ketamin di Perairan Sumut, Identitasnya Diduga Disamarkan
Indonesia
Kasus Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Selat Malaka, 8 Awak Kapal MT Global 168 Diamankan
Aparat gabungan mengamankan delapan awak MT Global 168 dalam pengungkapan dugaan penyelundupan sekitar 1 ton ketamin di perairan Sumatera Utara.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Kasus Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Selat Malaka, 8 Awak Kapal MT Global 168 Diamankan
Bagikan