Wacana Pembangunan Monorel di Ragunan, DPRD DKI: Belum Ada Anggaran Khusus dalam APBD

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Wacana Pembangunan Monorel di Ragunan, DPRD DKI: Belum Ada Anggaran Khusus dalam APBD

Petugas Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengangkut besi tiang monorel yang telah dilepas di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026). ANTARA FOTO/Sulthonv Hasanuddin/tom.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mengatakan, bahwa belum ada anggaran untuk wacana pembangunan monorel di kawasan Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan.

"Sampai saat ini belum ada anggaran khusus untuk monorail Ragunan dalam APBD," kata Yuke kepada wartawan, Kamis (15/1).

Setahu dirinya, yang tercantum dalam perencanaan saat ini baru sebatas penataan dan revitalisasi kawasan TMR.

"Yang ada baru sebatas penataan dan revitalisasi kawasan TMR, itu pun masih dalam tahap perencanaan dan desain," ucapnya.

Baca juga:

Pemprov DKI Bakal Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Senayan, Sebagian Dijadikan Videotron

Politikus PDI Perjuangan ini juga menyebutkan, rencana tersebut masih akan dibahas lebih lanjut, termasuk skema pembiayaannya, mengingat kemampuan APBD DKI Jakarta yang terbatas.

"Realisasi fisiknya belum berjalan. Ke depan, rencana ini akan dibahas lebih detail, termasuk kemungkinan kerja sama dengan pihak lain, mengingat keterbatasan APBD," ucapnya.

Yuke mengatakan, opsi pembiayaan alternatif atau creative financing bisa menjadi salah satu jalan, sepanjang tidak merugikan pemerintah daerah dan tidak menimbulkan persoalan terhadap aset milik Pemprov DKI.

"Alternatifnya, pembiayaan atau creative financing menjadi penting, selama tidak merugikan pemerintah daerah dan aman bagi aset-aset DKI Jakarta," kata dia.

Baca juga:

Masih Punya Nilai Ekonomis, Bongkaran Besi Tiang Monorel Dinilai Jadi Urusan Adhi Karya

Meski begitu, Yuke menilai pembahasan monorel di Ragunan harus didahului dengan perencanaan dan kajian yang matang, terutama dari sisi fungsi dan manfaatnya bagi masyarakat.

"Tentu harus dilihat dulu perencanaannya dan kajiannya. Jika secara jalur dan fungsi bisa membantu mengurangi kemacetan serta meningkatkan akses masyarakat ke Taman Margasatwa Ragunan, tentu akan kita bahas," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, Pemprov DKI berencana untuk membangun monorel ke kawasan Taman Marga Satwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan.

Ia menyebutkan, pembangunan akses transportasi publik berupa monorel itu sebagai upaya memfasilitasi warga yang ingin berkunjung ke TMR.

Baca juga:

Pemprov DKI Jakarta Mulai Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Kuningan Jakarta

"Ada rencana Ragunan itu kita akan bikin semacam kereta monorel," kata Rano kepada wartawan, Kamis (8/1).

Selain mengatasi persoalan kemacetan, Rano menganggap, kehadiran monorel juga akan berdampak mengurangi polusi.

Selain pembangunan monorel, Rano juga mengungkap rencana pemanfaatan Bumi Perkemahan Pramuka Ragunan sebagai area parkir.

Sehingga, kata dia, masyarakat yang akan berkunjung menggunakan kendaraan pribadi bisa memanfaatkan area parkir itu dan selanjutnya menggunakan monorel menuju TMR.

Rano menambahkan, monorel yang nanti dibangun itu akan diteruskan hingga ke kawasan Setu Babakan. Menurut Rano, pembangunan monorail itu juga tidak akan berdampak negatif terhadap satwa yang ada di TMR.

"Nanti orang-orang kalau mau ke Ragunan naik monorel. Karena selain tidak ada emisi, juga tidak mengganggu hewan-hewan yang ada," pungkasnya. (Asp)

#Monorel #Ragunan #Transportasi #DPRD DKI Jakarta #Pemprov DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD DKI Wanti-Wanti Gubernur Pramono Perhatikan Kapal Lokal untuk Transjakarta Pulau Seribu
Kapal tradisional yang telah lama menjadi bagian dari aktivitas masyarakat Kepulauan Seribu perlu tetap diakomodasi dalam aturan baru.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
DPRD DKI Wanti-Wanti Gubernur Pramono Perhatikan Kapal Lokal untuk Transjakarta Pulau Seribu
Indonesia
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Jakarta Running Festival 2026 digelar 24-25 Oktober. Peserta dengan bib resmi bisa menggunakan MRT, LRT, Transjakarta, dan Transjabodetabek dengan tarif Rp 0.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Indonesia
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Pemprov DKI Jakarta berencana menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027-2028. Pramono menyebut penerbitan masih menunggu persetujuan pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Indonesia
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Lapangan Banteng akan semakin nyaman dikunjungi. Proses penataan kini sudah mencapai 63 persen, kemudian rampung November 2026.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Pramono berencana menaikkan tarif layanan Transjakarta dan Transjabodetabek pada 1 Januari 2027.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Indonesia
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Kasus influenza di Jakarta mengalami kenaikan. Pramono Anung menyebut peningkatan masih kecil, sementara Dinkes mencatat ISPA naik 15,7 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Indonesia
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Pemprov DKI Jakarta akan menambah enam golongan penerima transportasi umum gratis. Total penerima subsidi naik transportasi menjadi 21 golongan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Indonesia
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek dipastikan naik mulai 1 Januari 2027. Besaran tarif baru belum diumumkan Pemprov DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Bagikan