BMKG Minta Masyarakat Waspadai Dampak El Nino

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 07 Juni 2023
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Dampak El Nino

Tangkapan layar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers perkembangan El Nino diikuti di Jakarta, Selasa (6/6/2023). (ANTARA/Youtube BMKG)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Potensi terjadinya musim kemarau di tanah air patut diwaspadai sejumlah pihak.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyebut, Indonesia perlu lebih mewaspadai potensi terjadinya El Nino yang makin pasti.

Selain memicu kekeringan, minimnya curah hujan yang terjadi, juga akan berpotensi meningkatkan jumlah titik api.

Sehingga makin meningkatkan kondisi kerawanan untuk terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Baca Juga:

Mengenal Lebih Jauh Badai El Nino Berikut Dampaknya!

Untuk diketahui, El Nino merupakan fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normal yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur. Adanya pemanasan SML ini mengakibatkan bergesernya potensi pertumbuhan awan dari wilayah Indonesia ke wilayah Samudera Pasifik Tengah sehingga akan mengurangi curah hujan di wilayah Indonesia.

Langkah-langkah strategis perlu dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi dampak lanjutan.

Utamanya sektor-sektor yang sangat terdampak seperti sektor pertanian, terutama tanaman pangan semusim yang sangat mengandalkan air.

"Situasi saat ini perlu diantisipasi agar tidak berdampak pada gagal panen yang dapat berujung pada krisis pangan," ungkap Dwikorita di Jakarta, Rabu (7/6).

Dwikorita menjelaskan, berdasarkan pengamatan BMKG terhadap suhu muka laut di Samudera Pasifik, La Nina telah berakhir pada Februari 2023.

Sepanjang periode Maret-April 2023, ENSO berada pada fase Netral, yang mengindikasikan tidak adanya gangguan iklim dari Samudera Pasifik pada periode tersebut.

Dengan peluang >80 persen, kata dia, ENSO Netral diprediksi mulai beralih menuju fase El Niño pada periode Juni 2023 dan diprediksi akan berlangsung dengan intensitas lemah hingga moderat.

Sementara itu, gangguan iklim dari Samudera Hindia, yaitu IOD (Indian Ocean Dipole), selama bulan Maret - April juga berada pada fase Netral dan diprediksi berpeluang akan beralih menuju fase IOD Positif mulai Juni 2023.

Kombinasi dari fenomena El Nina dan IOD Positif yang diprediksi akan terjadi pada semester II 2023 tersebut dapat berdampak pada berkurangnya curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia selama periode Musim Kemarau 2023.

Bahkan sebagian wilayah diprediksi akan mengalami curah hujan dengan kategori Bawah Normal (lebih kering dari kondisi normalnya) hingga mencapai hanya 20 mm per bulan.

"Lalu beberapa wilayah mengalami kondisi tidak ada hujan sama sekali (0 mm/bulan)," papar Dwikorita.

Baca Juga:

Peralihan El Nino ke La Nina Sebabkan Ancaman Banjir Hingga 2017

Dwikorita mengatakan, sejumlah langkah strategis yang bisa dilakukan yaitu dengan optimalisasi penggunaan infrastruktur pengelolaan sumber daya air.

"Seperti waduk, bendungan, embung dan sebagainya untuk menyimpan air di sisa musim hujan agar dapat dimanfaatkan pada periode musim kemarau," jelas dia.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko kekurangan air baik bagi kebutuhan masyarakat maupun untuk kebutuhan pertanian.

Selain itu, lanjut Dwikorita, lebih menggalakkan upaya pencegahan dan menyiagakan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, untuk mengantisipasi meningkatnya potensi karhutla, terutama wilayah atau provinsi yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Upaya pencegahan harus lebih ditekankan dibandingkan pemadaman karena langkah ini lebih efektif untuk menghindari dampak yang luas.

"Pengetahuan dan pemahaman masyarakat perlu terus ditingkatkan dalam memahami pengelolaan hutan dan lahan, potensi ekonomi lokal dan pengolahan hasil produksi hutan dan lahan menjadi bernilai tambah," ujarnya.

BMKG terus melakukan pemantauan untuk mendeteksi titik panas atau hot spot menggunakan satelit.

"Jika BMKG mendeteksi potensi karhutla maka secara resmi BMKG akan mengeluarkan peringatan dini," tambah dia. (Knu)

Baca Juga:

Dampak El Nino, Ekspor Udang Turun 93.391 Ton

#BMKG #Dampak El Nino
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Sabtu, 7 November 2026: Hujan Lebat Mengancam Padang hingga Nabire, Waspada Banjir Rob
BMKG merilis prakiraan cuaca Sabtu, 7 November 2026. Lima kota berpotensi dilanda hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Waspada gelombang tinggi dan banjir rob.
Frengky Aruan - Sabtu, 07 November 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Sabtu, 7 November 2026: Hujan Lebat Mengancam Padang hingga Nabire, Waspada Banjir Rob
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta Sabtu, 7 November 2026: BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sore
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta Sabtu, 7 November 2026, didominasi awan tebal. Sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan ringan pada sore hari.
Frengky Aruan - Sabtu, 07 November 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta Sabtu, 7 November 2026: BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sore
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Jumat 6 November 2026: Hujan Ringan hingga Disertai Petir di Sejumlah Kota Indonesia
BMKG merilis prakiraan cuaca Jumat, 6 November 2026. Sejumlah kota berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang, disertai petir di beberapa wilayah.
Frengky Aruan - Jumat, 06 November 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Jumat 6 November 2026: Hujan Ringan hingga Disertai Petir di Sejumlah Kota Indonesia
Indonesia
Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 6 November: Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan
BMKG memprediksi seluruh wilayah Jakarta berawan pada Jumat, 6 November 2026. Simak rincian suhu dan kelembapannya.
Yusuf Abdillah - Jumat, 06 November 2026
Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 6 November: Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan
Indonesia
BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari Ini
BMKG memprediksi hujan sedang hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada 6 November 2026. Simak penyebab dan potensi cuaca ekstrem.
Yusuf Abdillah - Jumat, 06 November 2026
BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari Ini
Indonesia
Jakbar Diprediksi Alami Hujan Tinggi Puncak Musim Hujan 2027
Berdasarkan laporan BMKG, puncak curah hujan tertinggi diperkirakan terjadi pada Februari mendatang dengan potensi hujan ekstrem.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Jakbar Diprediksi Alami Hujan Tinggi Puncak Musim Hujan 2027
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis, 5 November 2026: Jakarta Berawan, Lampung Waspada Hujan Petir, Bagaimana Daerah Lain?
Prakiraan cuaca BMKG Kamis 5 November 2026. Sejumlah kota besar berpotensi diguyur hujan ringan, sementara Lampung diwaspadai hujan disertai petir.
Frengky Aruan - Kamis, 05 November 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis, 5 November 2026: Jakarta Berawan, Lampung Waspada Hujan Petir, Bagaimana Daerah Lain?
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat 3 November 2026, ini Wilayah yang Perlu Waspada
BMKG memperingatkan hujan lebat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, Selasa (3/11). Berikut daftarnya.
Soffi Amira - Selasa, 03 November 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat 3 November 2026, ini Wilayah yang Perlu Waspada
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 3 November 2026: Hujan Guyur Banyak Kota, Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
BMKG merilis prakiraan cuaca Selasa 3 November 2026. Waspada hujan petir, gelombang tinggi hingga 4 meter, dan potensi banjir rob
Frengky Aruan - Selasa, 03 November 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 3 November 2026: Hujan Guyur Banyak Kota, Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa 3 November 2026: Pagi Cerah, Sore Berubah Basah
Prakiraan cuaca Jakarta Selasa 3 November 2026 dari BMKG. Hujan ringan berpotensi mengguyur Jakarta Barat, Pusat, Selatan, dan Timur pada sore hari
Frengky Aruan - Selasa, 03 November 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa 3 November 2026: Pagi Cerah, Sore Berubah Basah
Bagikan