[HOAKS atau FAKTA]: Dikepung Siklon 97s, Badai Besar dan Hujan Ekstrem bakal Terjadi di Pulau Jawa

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Dikepung Siklon 97s, Badai Besar dan Hujan Ekstrem bakal Terjadi di Pulau Jawa

Foto ; Dok Turn Back Hoaks

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Cuaca ekstrem yang belakangan terjadi di Indonesia menjadi bahasan di media sosial.

Salah satunya beredar informasi Siklon 97s bakal mengepung pulau Jawa. Siklon ini disebut berpotensi memicu curah hujan tinggi dan membuat terjadinya gelombang laut dalam skala besar.

Informasi ini diunggah akun Facebook 'SainsTech ID'. Hingga Selasa (9/12) unggahan telah mendapat lebih dari 10.100 tanda suka, 2.100-an komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 1.200 kali.

NARASI:

Siklon Tropis 97s menurut pemantauan BMKG berpotensi 'mengepung' Pulau Jawa dalam beberapa hari ke depan.

Meski peluangnya untuk berkembang menjadi siklon tropis penuh masih relatif rendah, BMKG memperingatkan kemungkinan hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang terjadi di sejumlah wilayah Jawa, serta potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa.

Dalam kondisi seperti ini, masyarakat terutama di pesisir dan wilayah rawan banjir diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga sebaiknya menyiapkan langkah antisipasi terhadap hujan deras, angin kencang, dan banjir atau gelombang laut tinggi agar risiko dampak cuaca ekstrem bisa diminimalisir.

Baca juga:

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Ancam Pulau Jawa - NTT saat Periode Nataru 2026

FAKTA:

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBacHoax) memasukkan kata kunci “siklon 97s akan kepung pulau jawa” ke mesin pencarian Google.

Hasil penelusuran mengarah ke unggahan akun Instagram resmi BMKG “infobmkg”, isinya meluruskan klaim yang beredar.

“Sobat BMKG, informasi yang beredar di Facebook terkait siklon 97S yang disebut akan mengepung Pulau Jawa adalah TIDAK BENAR."

BMKG tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut. Info tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid,” tulis BMKG di akun Instagramnya pada Jumat (5/12).

Baca juga:

BMKG Kirim Sinyal Bahaya, Pendakian Semeru Ditutup Tanpa Batas Waktu yang Jelas

Dilansir laman resmi BMKG, siklon 97s merupakan kode identifikasi untuk bibit siklon tropis. Kode itu merujuk pada sistem cuaca bertekanan rendah di perairan sekitar Indonesia yang berpotensi tumbuh menjadi badai tropis, membawa hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Potensinya bisa rendah atau tinggi dan sering menyebabkan cuaca ekstrem di wilayah timur Indonesia seperti NTT dan Maluku.

KESIMPULAN

Faktanya, informasi tersebut bukan berasal dari BMKG dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid. Jadi, unggahan berisi klaim “BMKG sebut siklon 97s berpotensi besar akan mengepung Pulau Jawa” merupakan konten palsu. (Knu)

#Cuaca Ekstrem #BMKG ##HOAKS/FAKTA
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan Indonesia siap berperang melawan Isreal demi membela Palestina.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
tidak ditemukan pernyataan resmi dari Purbaya mengenai keinginan menstabilkan harga bahan bakar, beras, atau sembako seperti pada masa Presiden Soeharto.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Beredar informasi yang menyebut Garuda Indonesia merekrut pramugari gadungan yang sempat viral, cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Indonesia
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
BPBD DKI Jakarta melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca hari keempat sebagai mitigasi cuaca ekstrem. Penyemaian awan dilakukan di laut dan wilayah selatan Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
Indonesia
Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar
BPBD DKI Jakarta menyiapkan anggaran Rp 31 miliar untuk Operasi Modifikasi Cuaca sepanjang 2026 guna mengantisipasi cuaca ekstrem dan menekan polusi udara.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Persiapkan Menkeu Purbaya Jadi Presiden di Periode Selanjutnya
Tidak ada pembahasan mengenai Prabowo yang ingin jadikan Purbaya sebagai presiden seperti klaim narasi.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Persiapkan Menkeu Purbaya Jadi Presiden di Periode Selanjutnya
Indonesia
Operasi Modifikasi Cuaca Digelar hingga 22 Januari 2026, BPBD DKI Jakarta Tekan Dampak Banjir
BPBD DKI Jakarta menggelar Operasi Modifikasi Cuaca hingga 22 Januari 2025 untuk menekan dampak cuaca ekstrem dan potensi banjir di Jakarta dan sekitarnya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Operasi Modifikasi Cuaca Digelar hingga 22 Januari 2026, BPBD DKI Jakarta Tekan Dampak Banjir
Indonesia
Nelayan dengan Perahu Kecil Harus Waspada, Tinggi Gelombang di Perairan Sumatera Utara Bisa Capai 2,5 Meter
Gelombang tinggi di perairan Sumatera Utara (Sumut) berpeluang terjadi 19 sampai 22 Januari 2026
Frengky Aruan - Senin, 19 Januari 2026
Nelayan dengan Perahu Kecil Harus Waspada, Tinggi Gelombang di Perairan Sumatera Utara Bisa Capai 2,5 Meter
Indonesia
Tekan Banjir di Jakarta, 2,4 Ton Garam Disemai di Langit Banten
Pada hari ketiga, OMC dilakukan melalui tiga sorti penerbangan pesawat CASA A-2105 yang berpangkalan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Tekan Banjir di Jakarta, 2,4 Ton Garam Disemai di Langit Banten
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
BMKG informasikan gempa ini bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
Bagikan