Mayoritas Kota di Indonesia Bakal Diguyur Hujan Ringan pada Kamis 11 Desember 2025
Ilustrasi hujan. (Foto: Pexels/Pixabay)
Merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan diguyur hujan ringan pada Kamis (11/12). Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu bersiap sedia payung atau perlengkapan hujan lainnya.
Prakiraan Cuaca Pulau Sumatra dan Jawa: Waspada Petir
Menurut Prakirawan BMKG, Miftah Ali, cuaca diprakirakan berawan tebal di Kota Banda Aceh. Sementara itu, hujan ringan berpotensi terjadi di beberapa kota seperti Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, dan Pangkalpinang.
“Kota Palembang berpotensi hujan dengan intensitas sedang, dan waspadai hujan petir yang dapat terjadi di Kota Bandar Lampung,” ujar Miftah dikutip dari laman BMKG.
Beralih ke Pulau Jawa, Kota Yogyakarta diprakirakan berawan tebal. Untuk wilayah Serang, Jakarta, Bandung, dan Semarang berpotensi mengalami hujan ringan. Kewaspadaan lebih harus ditingkatkan di Jawa Timur.
Proyeksi Hujan di Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara
Bergerak ke wilayah Kalimantan, hujan ringan diprakirakan melanda Kota Tanjung Selor, Palangka Raya, dan Samarinda. Sementara itu, masyarakat di Kota Pontianak dan Banjarmasin diminta untuk waspada terhadap potensi hujan petir.
Di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, cuaca Kota Mataram diprakirakan berawan tebal, sedangkan Denpasar berpotensi hujan dengan intensitas ringan. Potensi cuaca ekstrem juga diungkapkan BMKG.
Kondisi di Sulawesi, Maluku, dan Papua
Untuk Pulau Sulawesi, wilayah Gorontalo diprakirakan berawan tebal. Namun, hujan ringan berpotensi terjadi di Palu, Manado, dan Makassar.
Bergeser ke wilayah Maluku, Kota Ternate dan Ambon diprakirakan diguyur hujan ringan.
Sementara itu, wilayah Papua menunjukkan variasi cuaca. Kota Sorong diprakirakan terjadi udara kabur, sedangkan Kota Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke diprakirakan hujan dengan intensitas ringan.
Dinamika Atmosfer dan Peringatan Hujan Lebat
BMKG juga memberikan informasi terkait dinamika atmosfer, yaitu adanya bibit siklon 91S dari Samudera Hindia Barat Lampung yang bergerak ke arah timur.
Meskipun intensitas sistem diperkirakan cenderung melemah dalam 48-72 jam ke depan (kecepatan angin maksimum sekitar 10-15 knot) seiring pergerakannya mendekati wilayah perairan barat Lampung, kewaspadaan tetap diperlukan.
Kondisi dinamika atmosfer secara umum menyebabkan potensi cuaca signifikan di berbagai wilayah Indonesia. BMKG secara khusus memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Tengah, Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar
Operasi Modifikasi Cuaca Digelar hingga 22 Januari 2026, BPBD DKI Jakarta Tekan Dampak Banjir
Nelayan dengan Perahu Kecil Harus Waspada, Tinggi Gelombang di Perairan Sumatera Utara Bisa Capai 2,5 Meter
Hujan dan Angin Kencang, 6 Pohon Tumbang di 3 Wilayah DKI Jakarta
Tekan Banjir di Jakarta, 2,4 Ton Garam Disemai di Langit Banten
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia, Minggu (18/1), Waspada Petir di Beberapa Daerah
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Merata pada Sabtu (17/1)