BIMA Tantang Kejagung Tersangkakan Nurafni Sajim

Fredy WansyahFredy Wansyah - Selasa, 03 Maret 2015
BIMA Tantang Kejagung Tersangkakan Nurafni Sajim

Ratusan Barisan Insan Muda, dalam aksi dukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di Balai Kota, Jakarta, Senin (2/2) (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Barisan Insan Muda (BIMA) mendesak Kejaksaan Agung menetapkan Nurafni Sajim, Anggota DPRD DKI Jakarta, sebagai tersangka. Sebab, Anggota Komisi B dari Fraksi Partai Demokrat dari daerah pemilihan Jakarta Barat tersebut dianggap terkait kasus dugaan pengambilan uang sukses atau imbalan dari Perusahaan Daerah (PD) Dharma Jaya.

"Kejagung jangan berlama-lama memeriksa Anggota DPRD DKI Nurafni Sajim. Segera tetapkan sebagai tersangka dan jembloskan ke penjara," kata Sekjen BIMA Syarief Hidayatullah melalui siaran pers kepada Merahputih.com, Selasa (3/3).

Syarif mengaku telah mendengar kabar Nurafni sudah berulang kali diperiksa penyidik Kejaksaan. Namun demikian, Nurafni masih menghirup udara segar dan berkumpul dengan keluarga serta teman-temannya. Padahal, kata Syarief, Direktur Administrasi dan Keuangan Rumah Potong Hewan PD Dharma Jaya Basuki Ratmo mengaku telah mentransfer uang sebesar Rp. 1,5 miliar untuk seluruh anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta.

"Jangan biarkan kasus ini mengendap terlalu lama. Penyidik Kejagung jangan bermanuver. Bukti sudah kuat dari pengakuan Basuki Ratmo yang telah mentransfer Rp 1,5 miliar," beber Syarief.

BACA JUGA: Terkait Dana Siluman APBD 2015 DKI, Kejagung Belum Terima Laporan dari Ahok

Menurut Syarif, penyidik Kejaksaan sudah memeriksa tiga Direktur PD Dharma Jaya. Ketiganya ialah Direktur Administrasi dan Keuangan RPH Basuki Ranto, Direktur Usaha RPH Agus Indra, dan mantan Direksi Rumah Potong Hewan (RPH) Irma. Mereka diperiksa oleh tim pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2010 dan tahun 2011 silam. (hur)

#Kejaksaan Agung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jalani Sidang Dakwaan Hari Ini, 34 Jaksa Dikerahkan
Sidang pembacaan dakwaan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dalam kasus dugaan TPPU digelar hari ini. Sebanyak 34 jaksa dilibatkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jalani Sidang Dakwaan Hari Ini, 34 Jaksa Dikerahkan
Indonesia
Prabowo Senang Satgas PKH Setor Duit Tunai Rp 52 Triliun Dari Praktek Curang
setiap ada upaya untuk melawan penyelundupan dan memberantas semua praktik kecurangan, selalu ada perlawanan yang ditujukan kepada aparat dan pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Prabowo Senang Satgas PKH Setor Duit Tunai Rp 52 Triliun Dari Praktek Curang
Indonesia
Terima Rp 13,2 Triliun Dari Denda Bidang Kehutanan, Prabowo: Kekayaan Kita Banyak
Dengan aksi penyelamatan itu, maka negara berhasil mencegah kerugian sekitar Rp 400 triliun, yang seharusnya dapat digunakan untuk berbagai bantuan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Terima Rp 13,2 Triliun Dari Denda Bidang Kehutanan, Prabowo: Kekayaan Kita Banyak
Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi MBG Masuk Babak Baru, 6 Tersangka Segera Disidang
Kejagung melimpahkan enam tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola MBG 2025-2026. Ada Dadan Hindayana dan dua eks Wakil Kepala BGN.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Kasus Dugaan Korupsi MBG Masuk Babak Baru, 6 Tersangka Segera Disidang
Indonesia
Febrie Adriansyah: Semua Perkara Besar Kita Ambil, Namun Akhirnya Kita yang Digergaji
Febrie Adriansyah mengeklaim telah menangani sejumlah perkara besar saat menjabat Jampidsus. Ia kini menjalani tahap II kasus dugaan pemerasan dan TPPU.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Febrie Adriansyah: Semua Perkara Besar Kita Ambil, Namun Akhirnya Kita yang Digergaji
Indonesia
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Segera Disidang, Berkas Perkara Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Kejagung melimpahkan berkas perkara, tersangka, dan barang bukti kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah ke Kejari Jaksel untuk proses penuntutan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Segera Disidang, Berkas Perkara Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Indonesia
Kejagung Sita Aset Tersangka Korupsi MBG Rp 8,4 Miliar, Jam Rolex Hingga Permata Eks Bos BGN
Kejagung menyita aset mewah milik tiga tersangka korupsi MBG Rp 8,4 miliar. Berupa jam Rolex, mobil mewah, uang tunai, dan permata. Klik untuk detail lengkap!
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Kejagung Sita Aset Tersangka Korupsi MBG Rp 8,4 Miliar, Jam Rolex Hingga Permata Eks Bos BGN
Indonesia
Kasus TPPU Bergulir, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dipanggil Kejagung sebagai Saksi
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah tiba di Kejagung untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan dugaan TPPU.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Kasus TPPU Bergulir, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dipanggil Kejagung sebagai Saksi
Indonesia
Eks Dirdik Jampidsus Bersaksi, Febrie Adriansyah Disebut Jujur dan Manut Pimpinan
Eks Dirdik Jampidsus, Jasman Panjaitan mengatakan, Febrie Adriansyah jujur selama bekerja dengan dirinya.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
Eks Dirdik Jampidsus Bersaksi, Febrie Adriansyah Disebut Jujur dan Manut Pimpinan
Indonesia
Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah: Ahli Hukum Sebut Penggeledahan Rumah di Sentul Tidak Sah
Ahli hukum UII menilai, penggeledahan rumah Febrie Adriansyah di Sentul tidak sah. Hal itu diungkapkan saat sidang gugatan praperadilan.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah: Ahli Hukum Sebut Penggeledahan Rumah di Sentul Tidak Sah
Bagikan