Bikin Semrawut, Operasional Skuter Listrik di Yogyakarta Akan Dibatasi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Januari 2022
Bikin Semrawut, Operasional Skuter Listrik di Yogyakarta Akan Dibatasi

Skuter listrik di kawasan Malioboro. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Keberadaan skuter listrik di Kota Yogyakarta dinilai bikin lalu lintas semrawut dan membuat tidak nyama warga yang sedang berjalan kaki terutama di kawasan wisata Malioboro.

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan membatasi operasional skuter listrik. Pembatasan diberlakukan dengan mengatur jumlah, jam, serta jalur lintasan.

Baca Juga:

DIY Relokasi 1.700 PKL Malioboro, Pedagang Minta Penundaan

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, pembatasan akan diberlakukan di kawasan wisata terutama di Malioboro, Tugu Yogyakarta dan sekitarnya.

"Perlu ada pembatasan jumlah supaya tidak mengganggu kendaraan atau mengganggu pejalan kaki yang jumlahnya juga cukup banyak di Malioboro," kata di Yogyakarta, Rabu (12/01).

Ia mengatakan, jika tidak dilakukan penataan atau pembatasan sejak awal, maka dikhawatirkan jumlah kendaraan tersebut semakin banyak dan bisa mengganggu pengguna jalan lain. Bahkan dapat membahayakan pengguna skuter listrik.

"Makanya diatur lewat pedestrian. Tetapi melewati pedestrian pun perlu diatur jalur dan jam operasionalnya," kata politikus PAN ini.

Heroe melanjutkan, menginstruksikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kawasan Cagar Budaya yang mengelola kawasan Malioboro, untuk meminta pengelola skuter listrik menghentikan sementara penyewaan kendaraan tersebut sampai ada kebijakan lebih lanjut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif menegaskan, pemerintah melarang skuter listrik melenggang bebas di jalan raya. Alasannya, skuter listrik tergolong sebagai kendaraan yang tidak stabil sehingga dinilai berbahaya apabila dijalankan di jalan raya.

"Aturan di dalam undang-undang dan peraturan kementerian sudah cukup jelas, yaitu tidak diperbolehkan digunakan di jalan raya. Hanya boleh diarea khusus misal di perumahan atau di jalur khusus yang disediakan pemerintah setempat," tegas dia.

Skuter listrik di kawasan Malioboro.  (Foto:  Humas Pemkot Yogyakarta)
Skuter listrik di kawasan Malioboro. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Dishub bersama kepolisian tak segan memberi sanksi apabila masih ada skuter listrik yang digunakan di jalan raya hingga peraturan selesai dibuat.

Kasat lantas Polresta Yogyakarta Kompol Chandra Lulus Widiantoro menegaskan pihaknya sudah membuat memperingatkan pengelola skuter di mana alat ini hanya boleh beroperasi di Malioboro pukul 18.00 sampai 21.00 wib.

"Kami juga sudah mengingatkan kembali jalur lintas skuter hanya di kawasan Malioboro dari pos Teteg sampai ke titik nol kilometer," katanya.

Tercatat ada empat pengelola yang menjalankan skuter listrik wilayah Malioboro dan Tugu Yogyakarta. Pengelola ini mengoperasionalkan puluhan skuter listrik setiap hari. Ongkos naiknya rata-rata Rp 20 ribu hingga Rp 40 ribu per 30 menit. (Patricia Vicka / Yogyakarta)

Baca Juga:

Bulan Depan, Kemen PUPR Bakal Mulai Kerjakan Proyek Malioboro Solo

#Yogyakarta #Malioboro #Wisata Yogyakarta #Skuter Listrik
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan