BI Cetak Uang Khusus Edisi Kemerdekaan RI Ke-75

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 16 Agustus 2020
BI Cetak Uang Khusus Edisi Kemerdekaan RI Ke-75

Uang khusus berbagai pecahan seri 25 tahun kemerdekaan RI. (Foto: MP/bi.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bank Indonesia (BI) mengeluarkan uang khusus edisi kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Rencananya, uang tersebut dikeluarkan pada besok, Senin, bertepatan dengan 17 Agustus.

Uang edisi khusus yaitu uang yang dikeluarkan BI dalam rangka memperingati peristiwa tertentu. Meski sah sebagai alat tukar, biasanya uang khusus ini dijadikan sebagai koleksi karena faktor kelangkaannya.

Baca Juga:

Jokowi Pamer Sepeda Lokal Edisi Kemerdekaan

Berdasarkan agenda undangan perilisan oleh Gubernur BI bersama Menteri Keuangan, uang khusus tersebut dalam rangka peringatan Kemerdekaan RI ke-75. Secara simbolis akan dirilis pada besok, Kamis (17/8), oleh perwakilan dari keluarga Proklamator Kemerdekaan RI secara virtual.

Belum diketahui pecahan berapa uang khusus Kemerdekaan RI ke-75 tersebut. Beredar edisi khusus itu berbentuk pecahan Rp75.000 sesuai angka kemerdekaan perayaan tahun ini. BI belum mengonfirmasi hal itu.

 Uang khusus dari beberapa seri. (Foto: MP/bo.go.id)
Uang khusus dari beberapa seri. (Foto: MP/bi.go.id)

Uang edisi khusus edisi kemerdekaan RI ke-75 disebutkan terdiri dari uang koin dan uang kertas yang tidak dipotong dalam beberapa lembar nominal.

Setidaknya, BI sudah mengeluarkan 9 uang edisi khusus. Di antaranya uang logam khusus seri 50 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, pecahan Rp30.000 dan Rp850.000 pada tahun 1995. Uang tersebut berbahan logam emas dengan kadar 23 karat.

Baca Juga:

Jelang Hari Kemerdekaan, 15 Terduga Teroris JAD Ditangkap

Ada juga uang khusus dari pecahan Rp200, Rp250, Rp500, Rp750,Rp5.000, Rp1.000, Rp10.000, Rp20.000, hingga pecahan Rp25.000, yang diluncurkan pada tahun 1970. Beberapa pecahan uang khusus itu untuk seri 25 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

Dikutip dari laman resmi Bank Indonesia (BI), secara keseluruhan ke-9 uang khusus yang telah dikeluarkan BI yaitu, edisi 25 Tahun Kemerdekaan RI, Perjuangan Angkatan '45, Save the Children, Cagar Alam 1974, Cagar Alam 1987, 50 Tahun Kemerdekaan RI, 100 tahun Pemimpin RI, Children of the world, dan edisi Uncut Note. (*)

Baca Juga:

Rayakan Hari Kemerdekaan dengan Jajanan Sehat Khas Indonesia

#Bank Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
DPR mendesak pemerintah memulihkan kepercayaan investor setelah IHSG turun ke 5.644,23, rupiah menembus Rp 18.041 per dolar AS, dan capital outflow mencapai Rp 66,20 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 18.043 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab hingga Langkah Stabilisasi
Bank Indonesia menjelaskan pelemahan rupiah hingga menyentuh Rp 18.043 per dolar AS. Faktor geopolitik Timur Tengah, arus modal keluar, hingga kebutuhan domestik menjadi pemicunya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Tembus Rp 18.043 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab hingga Langkah Stabilisasi
Indonesia
BI Tidak Ingin Dolar Dominasi Devisa Hasil Ekspor, Ingin Yuan Bertambah
Pengembangan kebijakan DHE SDA itu dilakukan seiring perluasan instrumen penempatan dana agar memberikan fleksibilitas lebih besar bagi eksportir dalam mengelola devisa hasil ekspor.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
BI Tidak Ingin Dolar Dominasi Devisa Hasil Ekspor, Ingin Yuan Bertambah
Indonesia
Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni
Bank Indonesia (BI) kembali memperketat aturan pembelian dolar AS tanpa underlying (dokumen pendukung) menjadi maksimal US$ 25 ribu per pelaku per bulan mulai Juni 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni
Indonesia
BI Rate Naik Jadi 5,25%, Senjata Bank Sentral Kendalikan Inflasi
Bank Indonesia optimistis pertumbuhan ekonomi tetap 5,7% dan inflasi terkendali dalam kisaran sasaran pemerintah.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
BI Rate Naik Jadi 5,25%, Senjata Bank Sentral Kendalikan Inflasi
Indonesia
BI Rate Naik 50 Poin Jadi 5,25%, 'Jamu Kuat' Buat Rupiah di Juli-Agustus
Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut kebijakan ini akan memperkuat nilai tukar rupiah yang diperkirakan menguat pada Juli–Agustus mendatang.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
BI Rate Naik 50 Poin Jadi 5,25%, 'Jamu Kuat' Buat Rupiah di Juli-Agustus
Indonesia
Polresta Solo Bakar Ribuan Uang Palsu Hampir Rp1 Miliar, Temuan di Perbankan
Pemusnahan dilakukan setelah seluruh barang bukti mendapatkan penetapan resmi dari pengadilan.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Polresta Solo Bakar Ribuan Uang Palsu Hampir Rp1 Miliar, Temuan di Perbankan
Indonesia
Masih Perlu 2 Bulan Lagi, Gubernur BI Berikan Janji Rupiah Menguat di Juli Nanti
Rerata nilai tukar rupiah sepanjang 2026 berada dalam kisaran asumsi makro APBN Rp 16.200 hingga Rp 16.800 per dolar AS, dengan titik tengah sekitar Rp 16.500 per dolar AS.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Masih Perlu 2 Bulan Lagi, Gubernur BI Berikan Janji Rupiah Menguat di Juli Nanti
Indonesia
Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Turun Drastis
Penurunan tersebut terjadi meski terdapat tambahan devisa yang berasal dari penerimaan pajak dan jasa serta penerbitan global bond pemerintah
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Turun Drastis
Indonesia
Gubernur BI Lapor Presiden Prabowo, Beberkan Tujuh Langkah Penguatan Rupiah
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan akan menempuh tujuh langkah penting untuk menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Gubernur BI Lapor Presiden Prabowo, Beberkan Tujuh Langkah Penguatan Rupiah
Bagikan