Suku Bunga Naik Tiap Bulan Sejak Mei, Jurus BI Tahan Modal Asing Kabur Saat Rupiah Loyo

Wisnu CiptoWisnu Cipto - 1 jam, 49 menit lalu
Suku Bunga Naik Tiap Bulan Sejak Mei, Jurus BI Tahan Modal Asing Kabur Saat Rupiah Loyo

Nilai tukar rupiah hari ini terus anjlok tembus di atas Rp 18.900 per dolar AS. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan komitmennya menjaga stabilitas rupiah dengan menaikkan suku bunga acuan secara bertahap sejak Mei 2026.

Dalam tiga kali Rapat Dewan Gubernur (RDG) beruntun sejak Mei 2026, BI-Rate sudah naik total 100 basis poin (bps) hingga berada di level 5,75% per 18 Juni 2026.

Rincian Kenaikan BI-Rate 2026

20 Mei 2026: Naik 50 bps → 5,25%

9 Juni 2026: Naik 25 bps → 5,50%

18 Juni 2026: Naik 25 bps → 5,75%

Baca juga:

66 Poin Lagi 1 Dolar Tembus Rp 17 Ribu, BI Rate Jadi Kunci Tahan Rupiah Anjlok

Strategi Menahan Modal Asing

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan, langkah ini merupakan strategi pre-emptive untuk mencegah kaburnya modal asing sekaligus menjaga inflasi tetap terkendali.

Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global,

Gubernur BI Perry Warjiyo, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (18/6).

BI berharap kenaikan suku bunga mampu menarik kembali aliran dana asing ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN). Masuknya modal asing akan menambah permintaan rupiah sehingga menopang stabilitas nilai tukar di pasar global.

Baca juga:

BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Sinergi dengan Kebijakan Pro-Growth

Perry menambahkan, kebijakan moneter ini tetap sejalan dengan arah makroprudensial dan sistem pembayaran yang mendukung pertumbuhan ekonomi.

BI juga menekankan pentingnya menjaga momentum kredit sektor riil agar pertumbuhan ekonomi tetap berada dalam kisaran target pemerintah.

“Kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital serta penguatan infrastruktur sistem pembayaran,” tuturnya, dilansir Antara.

Dengan pola kenaikan bertahap ini, BI berupaya menyeimbangkan antara kebutuhan menjaga rupiah dan tetap memberi ruang bagi pertumbuhan ekonomi domestik.

Baca juga:

BI Naikkan Suku Bunga, Dolar AS Langsung Jatuh dan Rupiah Sukses Balas Dendam

Prospek Rupiah ke Depan

Kebijakan suku bunga yang lebih tinggi diperkirakan akan memperkuat daya tarik pasar keuangan Indonesia di tengah ketidakpastian global, termasuk gejolak harga minyak dan penguatan dolar AS.

BI optimistis langkah ini akan membuat rupiah lebih tahan guncangan sekaligus menjaga inflasi dalam kisaran target 2,5±1% pada 2026–2027.

#Kurs Rupiah #Bank Indonesia #BI Rate
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Suku Bunga Naik Tiap Bulan Sejak Mei, Jurus BI Tahan Modal Asing Kabur Saat Rupiah Loyo
Bank Indonesia menaikkan BI-Rate total 100 bps sejak Mei 2026 hingga 5,75% untuk menjaga stabilitas rupiah dan menarik modal asing.
Wisnu Cipto - 1 jam, 49 menit lalu
Suku Bunga Naik Tiap Bulan Sejak Mei, Jurus BI Tahan Modal Asing Kabur Saat Rupiah Loyo
Indonesia
BI Kembali Naikkan Suku Bunga
BI-Rate secara kumulatif telah naik sebesar 75 bps dalam bulan ini.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 50 menit lalu
BI Kembali Naikkan Suku Bunga
Indonesia
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Melengkapi analisis makro tersebut, Chief Economist BTN Myrdal Gunarto mengingatkan pentingnya aspek sektor riil di luar pasar keuangan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Indonesia
IHSG Pagi Ini Melemah dan Rupiah Terpuruk Dekati Rp17.856
Tekanan jual tidak hanya menyasar saham lapis kedua, melainkan turut melanda jajaran emiten berkapitalisasi pasar raksasa
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
IHSG Pagi Ini Melemah dan Rupiah Terpuruk Dekati Rp17.856
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Jadi Mata Uang Terbaik Se-Asia Pekan Ini
Respons positif pasar menempatkan rupiah sebagai mata uang dengan penguatan terbesar kedua di Asia setelah won Korea Selatan pada pekan lalu
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Jadi Mata Uang Terbaik Se-Asia Pekan Ini
Indonesia
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Nilai tukar rupiah pada Senin pagi bergerak menguat 82 poin atau 0,46 persen menjadi Rp17.778 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Indonesia
BI Naikkan Suku Bunga, Dolar AS Langsung Jatuh dan Rupiah Sukses Balas Dendam
Bank sentral berkomitmen terus mencermati perkembangan pasar keuangan global maupun domestik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juni 2026
BI Naikkan Suku Bunga, Dolar AS Langsung Jatuh dan Rupiah Sukses Balas Dendam
Indonesia
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
BI telah membeli SBN senilai Rp 156,5 triliun, setelah sepanjang 2025 merealisasikan pembelian sebesar Rp 332,14 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
Indonesia
Bank Indonesia Ramal Ekonomi Domestik Tumbuh Menggila Hingga Tembus Batas Atas
Pemerintah bersama bank sentral mengantongi modal kuat guna merealisasikan target pertumbuhan tinggi dengan tiga faktor utama
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Bank Indonesia Ramal Ekonomi Domestik Tumbuh Menggila Hingga Tembus Batas Atas
Indonesia
Rupiah Menguat ke Rp17.900 Imbas Kenaikan Harga Pertamax
Suntikan modal asing pada lelang obligasi serta penguatan indeks saham domestik ikut memperkokoh posisi rupiah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Rupiah Menguat ke Rp17.900 Imbas Kenaikan Harga Pertamax
Bagikan