BGN Targetkan 82,9 Juta Sararan MBG pada November

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 22 Juli 2025
BGN Targetkan 82,9 Juta Sararan MBG pada November

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BADAN Gizi Nasional (BGN) menargetkan 82,9 juta penerima makan bergizi gratis (MBG) pada akhir November 2025. Lokasi sasaran diutamakan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan penerima MBG ditargetkan terus bertambah setiap bulannya. Untuk November ditargetkan 82,9 juta penerima. “Percepatan penerimaan MBG terus dilakukan. Kami targetkan November sebanyak 82,9 juta penerima,” kata Dadan, Selasa (22/7).

Dia menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri agar setiap kabupaten/provinsi membentuk satuan tugas yang membentuk badan gizi untuk percepatan di daerah 3T. “Kami melihat ada 3 kunci dari makanan bergizi, seperti anggaran, infrastruktur, dan SDM. Ketiga faktor tersebut harus dipenuhi agar sebaran MBG bisa berjalan baik,” kata dia.

Ia mengatakan infrastruktur akan dikejar akhir Oktober 2025. Untuk target 82,8 juta penerima MBG yang dijadwalkan rampung akhir November 2025 ini, angka tersebut naik dari target sebelumnya 17,5 juta penerima.

Baca juga:

Kapolri Resmikan 28 SPPG Yang Bakal Layani 96.000 Penerima Makan Bergizi Gratis



“Target kami kan awalnya Rp 71 triliun hanya 17,5 juta. Kemudian minta percepatan dan kita usahakan 82,9 juta bisa dikejar di akhir November 2025," kata Dadan.

Dia tak menampik ada arahan Presiden Prabowo terkait dengan MBG ini agar dipercepat. Terlebih ada banyak keluhan siswa belum dapat MBG. “Ada yang gelisah banyak anak belum dapat MBG, kemudian beliau ingin melayani seluruhnya," ucap dia.

Dia menambahkan, untuk saat ini, ditargetkan juga nol kasus keracunan MBG. Atas dasar itu, BGN akan kembali memperkuat SOP terkait dengan MBG. Harapannya, beberapa kejadian tidak terulang kembali.

"Target kami 0 kejadian. Kalau masih ada kita usahakan semaksimal mungkin tidak terjadi lagi," pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Polri Dijatah Kelola 118 SPPG MBG, Kapolri Pesan Jangan Ada Kasus Keracunan Makanan

#Makan Bergizi Gratis #Badan Gizi Nasional #SPPG
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Indonesia
BGN Bantah Tuduhan Keuntungan MBG Mengalir ke Prabowo, Masyarakat Diminta Jangan Percaya
BGN membantah tuduhan soal keuntungan MBG yang diberikan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
BGN Bantah Tuduhan Keuntungan MBG Mengalir ke Prabowo, Masyarakat Diminta Jangan Percaya
Indonesia
Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT sebagai Tersangka Baru Korupsi MBG, Diduga Markup Anggaran Motor Listrik Rp 1,03 Triliun
Kejagung menetapkan AM, Komisaris PT YAT, sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi program MBG. Diduga markup pengadaan motor listrik senilai Rp 1,03 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT sebagai Tersangka Baru Korupsi MBG, Diduga Markup Anggaran Motor Listrik Rp 1,03 Triliun
Indonesia
MBG Diminta Setop Sementara, Ekonom Soroti Anggaran hingga Kasus Keracunan
Ekonom Achmad Nur Hidayat meminta program MBG dihentikan sementara. Ia menyoroti anggaran hingga kasus keracunan.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
MBG Diminta Setop Sementara, Ekonom Soroti Anggaran hingga Kasus Keracunan
Indonesia
Istana Buka Peluang Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG, BGN Masih Lakukan Kajian
Istana menyebut pemanfaatan kantin sekolah sebagai dapur program Makan Bergizi Gratis masih dalam tahap kajian Badan Gizi Nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Istana Buka Peluang Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG, BGN Masih Lakukan Kajian
Indonesia
Menkeu Ikutin Perintah Prabowo Soal Pengurangan Anggaran MBG
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengemukakan akan ada pengurangan anggaran program MBG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Menkeu Ikutin Perintah Prabowo Soal Pengurangan Anggaran MBG
Indonesia
Cak Imin: MBG Harus Tepat Sasaran dan Menjadi Motor Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Cak Imin menegaskan program MBG harus tepat sasaran dengan mengacu pada DTSEN serta mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah 3T.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Cak Imin: MBG Harus Tepat Sasaran dan Menjadi Motor Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Indonesia
MBG Bakal Dihentikan di Sekolah Dengan Siswa Orang Tua Kaya
Selama ini,ut dia, MBG diberikan untuk seluruh anak sekolah, tanpa memandang sekolah tersebut masuk dalam golongan bawah, menengah ataupun atas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
MBG Bakal Dihentikan di Sekolah Dengan Siswa Orang Tua Kaya
Indonesia
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, AYS Diduga Intervensi Mitra SPPG
Kejagung menetapkan AYS sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, AYS Diduga Intervensi Mitra SPPG
Indonesia
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Ketua DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada instruksi kepada kader partainya untuk membangun atau menguasai SPPG maupun dapur program MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Indonesia
Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangerang Tutup, Alasannya Anggaran Belum Turun
Di Kabupaten Tangerang terdapat 295 SPPG dengan jumlah cakupan sebanyak 750.220 penerima manfaat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangerang Tutup, Alasannya Anggaran Belum Turun
Bagikan