MERAHPUTIH.COM - BADAN Gizi Nasional (BGN) menyoroti risiko keamanan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat makanan tersebut dibawa pulang oleh peserta didik. Kepala BGN Sudaryono mengatakan kualitas makanan tidak lagi dapat dipastikan setelah keluar dari pengawasan penyelenggara, terutama jika makanan disimpan dalam kondisi yang tidak sesuai sebelum dikonsumsi.
Oleh karena itu, BGN meminta sekolah dan guru mengingatkan siswa agar menyantap makanan MBG pada waktu dan tempat yang telah ditentukan dan tidak membawanya pulang ke rumah.
Jangan membawa pulang menu makanan MBG ke rumah.
Sudaryono, Kepala BGN
Menurut dia, kondisi penyimpanan setelah makanan dibawa pulang menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Makanan yang tidak segera dikonsumsi atau disimpan dengan cara yang tidak tepat berpotensi mengalami penurunan kualitas dan menimbulkan masalah kesehatan.
Baca juga:
BGN Ingatkan Makanan MBG Wajib Dikonsumsi Maksimal 4 Jam Setelah Matang
Sudaryono bahkan menyebut adanya kasus keracunan yang turut dialami orangtua siswa setelah mengonsumsi makanan MBG yang dibawa pulang. “Di beberapa kasus keracunan yang kami temukan, orangtua siswa yang mengonsumsi MBG di rumah itu kemudian juga mengalami keracunan,” ujarnya.
BGN menilai pengawasan terhadap makanan MBG tidak berhenti ketika makanan diterima siswa. Cara makanan dikonsumsi dan ditangani setelah diterima juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan pangan.
Oleh karena itu, pihak sekolah dan tenaga pendidik diminta ikut memberikan pemahaman kepada siswa mengenai tata cara konsumsi makanan MBG. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah makanan yang sudah tidak layak konsumsi tetap dimakan.
“Jadi, mari kita sama-sama jaga bahwa MBG ini harus aman, MBG ini harus bergizi,” tegas Sudaryono.(knu)
Baca juga:
BGN Perketat Keamanan MBG, Ompreng Makanan Bakal Dilengkapi Batas Waktu Konsumsi