BGN Bakal Tutup Dapur MBG Tak Sesuai Standar, Singgung Praktik Jual Beli Titik SPPG

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
BGN Bakal Tutup Dapur MBG Tak Sesuai Standar, Singgung Praktik Jual Beli Titik SPPG

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari. (Foto: dok. BGN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penataan ulang terhadap operasional satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang telah beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah ini diambil sebagai upaya memperbaiki tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk memastikan seluruh dapur memenuhi standar yang telah ditetapkan.

BGN menegaskan tidak akan ragu untuk menutup SPPG yang dinilai tidak sesuai standar operasional.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengakui masih terdapat sejumlah dapur MBG yang belum memenuhi standar yang ditetapkan.

“Itu nanti kami akan evaluasi semua," kata dia kepada wartawan di Jakarta, dikutip Jumat (19/6).

Menurutnya, BGN akan melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh dapur MBG yang sudah beroperasi.

Baca juga:

Pemerintah Siapkan Kelas Dapur MBG, Insentif SPPG Bakal Dibedakan sesuai Kinerja

SPPG Tak Efektif akan Dihentikan

Arumsari menjelaskan, SPPG yang dinilai tidak memungkinkan untuk beroperasi akan dihentikan. Bahkan, sejumlah dapur dengan jumlah penerima manfaat yang terlalu sedikit juga masuk dalam evaluasi.

Ia mencontohkan adanya dapur MBG yang tidak memiliki sasaran penerima manfaat yang signifikan.

Operasional dapur-dapur itu bisa saja dihentikan dengan mengalihkan penerima manfaat ke SPPG lainnya,

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari.

Namun demikian, ia menegaskan proses evaluasi dilakukan secara bertahap.

“Tetapi sekali lagi, ini harus satu per satu nih, memang agak rumitnya, ya, harus satu per satu dan kami berpatokan dulu ke penerima manfaat dulu nih," kata dia.

Temuan Praktik Jual Beli Titik SPPG

Lebih lanjut, Arumsari mengungkap adanya persoalan serius dalam pengelolaan SPPG, yakni praktik jual beli titik. Kondisi ini disebut memicu munculnya banyak dapur baru tanpa kriteria penerima manfaat yang jelas.

Akibatnya, sejumlah dapur MBG disebut beroperasi tanpa perencanaan kebutuhan yang matang dan cenderung hanya mencari penerima manfaat tanpa memperhatikan standar yang berlaku.

Baca juga:

Tersangka Baru Korupsi MBG Terungkap, Diduga Jual Titik SPPG hingga Rp 100 Juta per Lokasi

Arumsari juga menyebut persoalan ini tidak lepas dari kebijakan pada periode kepemimpinan BGN sebelumnya.

Ia menyinggung adanya perubahan regulasi yang diduga mempermudah pembangunan dapur pada masa mantan Kepala BGN Dadan Hindayana yang kini menjadi tersangka kasus korupsi.

"Itu kan yang seperti itu kan menyebabkan dapur-dapur kemudian menjadi tidak memenuhi standar untuk menghasilkan kualitas makanan yang baik," kata dia.

Penataan 27.820 SPPG di Seluruh Indonesia

BGN menegaskan akan fokus melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola program MBG, termasuk memastikan pembangunan dapur disesuaikan dengan jumlah penerima manfaat di setiap wilayah.

Meski demikian, proses penataan disebut tidak mudah karena harus dilakukan satu per satu terhadap seluruh unit yang sudah beroperasi.

Saat ini, tercatat sebanyak 27.820 SPPG telah beroperasi di seluruh Indonesia. Namun, pihak BGN menyatakan telah memiliki data awal yang akan digunakan untuk evaluasi lebih lanjut.

Kami sudah sudah punya data-data awal yang mungkin bisa menjadi fokus kami nanti untuk kami cermati, apakah SPPG itu memang masih bisa kita tingkatkan, misalnya ya, secara kualitas,

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari.

(Knu)

#SPPG #Badan Gizi Nasional #Makan Bergizi Gratis
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BGN Bakal Tutup Dapur MBG Tak Sesuai Standar, Singgung Praktik Jual Beli Titik SPPG
BGN menata ulang 27.820 SPPG dan menegaskan akan menutup dapur MBG yang tidak sesuai standar. Praktik jual beli titik SPPG ikut disorot dalam evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
BGN Bakal Tutup Dapur MBG Tak Sesuai Standar, Singgung Praktik Jual Beli Titik SPPG
Indonesia
Pastikan Penyelidikan Dugaan Korupsi MBG Belum Dihentikan, KPK Masih Tunggu Penyidikan Kejagung
Ketua KPK Setyo Budiyanto memastikan penyelidikan dugaan korupsi Program MBG di BGN belum dihentikan. KPK masih menunggu perkembangan penyidikan Kejagung.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Pastikan Penyelidikan Dugaan Korupsi MBG Belum Dihentikan, KPK Masih Tunggu Penyidikan Kejagung
Indonesia
Tersangka Baru Korupsi MBG Terungkap, Diduga Jual Titik SPPG hingga Rp 100 Juta per Lokasi
Kejagung menetapkan GHS sebagai tersangka baru kasus korupsi MBG. Diduga menjual titik SPPG dan setor uang ke Dadan Hidayana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Tersangka Baru Korupsi MBG Terungkap, Diduga Jual Titik SPPG hingga Rp 100 Juta per Lokasi
Indonesia
Harga Ayam dan Telur Anjlok, Pemerintah Dorong Konsumsi Lewat BGN
Pemerintah merespons penurunan harga ayam dan telur. Kementerian Pertanian pun berharap, SPPG bisa menyajikan menu tersebut tiga kali seminggu.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Harga Ayam dan Telur Anjlok, Pemerintah Dorong Konsumsi Lewat BGN
Indonesia
76 Sekolah di Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG, Kok Bisa?
Badan Gizi Nasional (BGN) mencoret 76 sekolah di Pulau Jawa dari daftar penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
76 Sekolah di Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG, Kok Bisa?
Indonesia
BGN Terbitkan Edaran SPPG MBG Tidak Terima Insentif Selama Libur Sekolah
BGN terbitkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 yang menegaskan SPPG tidak menerima insentif selama libur sekolah. MBG juga tidak disalurkan pada periode 22 Juni–13 Juli 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
BGN Terbitkan Edaran SPPG MBG Tidak Terima Insentif Selama Libur Sekolah
Indonesia
Mantan Bos BGN Cuma Lempar Senyum Manis Saat Datangi Gedung Kejagung, Pakai Rompi Keramat dan Bawa Buku Catatan
Kuasa hukum tersangka, Krisna Murti, terpantau tiba lebih awal enam menit sebelum kliennya memasuki gedung Kejagung
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Mantan Bos BGN Cuma Lempar Senyum Manis Saat Datangi Gedung Kejagung, Pakai Rompi Keramat dan Bawa Buku Catatan
Indonesia
Ogah Program MBG Dikorupsi, Wapres Gibran Rakabuming Ajak Mahasiswa Jadi Mata-Mata Pemerintah
Pembenahan menyeluruh lini distribusi logistik diharapkan mampu menutup celah manipulasi laporan keuangan tingkat bawah.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Ogah Program MBG Dikorupsi, Wapres Gibran Rakabuming Ajak Mahasiswa Jadi Mata-Mata Pemerintah
Indonesia
Jampidsus Mulai Sasar Motor Listrik Hasil Mark Up eks Bos BGN, Gudang di Bogor Target Pertama
Pengadaan 21.801 unit motor senilai Rp1,035 triliun diduga mark up, bersama sepatu, tablet, dan televisi.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Jampidsus Mulai Sasar Motor Listrik Hasil Mark Up eks Bos BGN, Gudang di Bogor Target Pertama
Indonesia
PKB Perintahkan Pengurus Cabang Gelar Dialog Dengan Mahasiswa, Bahas MBG dan KDMP
PKB, tegas ia, tidak menutup mata dengan berbagai laporan penyimpangan hingga pelanggaran hukum terkait pelaksanaan program pemerintah
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
PKB Perintahkan Pengurus Cabang Gelar Dialog Dengan Mahasiswa, Bahas MBG dan KDMP
Bagikan