Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pilpres 2019

Bersepeda Ontel Keliling Desa Sambit Ponorogo, Sandiaga Janji Stop Utang

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 22 Desember 2018
Bersepeda Ontel Keliling Desa Sambit Ponorogo, Sandiaga Janji Stop Utang

Cawapres Sandiaga Uno bersepeda bersama komunitas ontel di Ponorogo (Divisi Komuniasi dan Media BPN Prabowo-Sandi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kunjungan sosialisasi Sandiaga Uno di wilayah Ponorogo, Jawa Timur mendapat sambutan hangat dari komunitas sepeda ontel. Warga Dukuh Krajan, Desa Bedingin, Kecamatan Sambit menemani Sandi bersepeda menuju lokasi dialog.

Calon wakil presiden nomor urut 02 ini, tadinya hanya bersepeda dengan jarak 100 meter menuju tempat dialog bersama warga tiga kecamatan Sawo, Sambit dan Jetis. Namun Sandi meminta agar para komunitas itu mengajaknya keliling desa. Mereka pun bersemangat dan berkeliling sejauh 3 kilometer.

Sandi mengaku ingin melihat lebih jauh geliat ekonomi di tempat dikunjunginya. Di desa itu kebanyakan warganya, selain bertani di sepanjang jalan ada pabrik genteng tradisional.

Mantan wakil gubernur DKI ini, juga disambut dengan kesenian reog Ponorogo serta ratusan warga dari tiga kecamatan tersebut. Mereka ingin melihat lebih dekat pasangan Prabowo Subianto ini.

Sandiaga Uno bersama warga Ponorogo
Sandiaga bertemu warga Ponorogo, Jawa Timur (Tim Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi)

Di titik ke 900 lebih ini Sandi kembali dicurhati masalah dari masalah pertanian, guru honorer, usaha pembuatan genteng hingga pengembangan kesenian reog. Salah satu peserta dialog Sunarto juga mengeluhkan susahnya cari kerja.

“Kerjaan makin sulit pak. Harus ada pemimpin yang berpihak kepada rakyat dan menggerakkan ekonomi rakyat. Padahal katanya lagi membangun infrastruktur. Tapi kok rakyatnya susah,” kata Sunarto berapi-api.

Sandi menyatakan infrastruktur memang penting, tapi harus punya manfaat besar untuk rakyat.

“Perut rakyat nomor satu, kalau presiden nomor dua. Infrastruktur juga penting. Buat apa membangun infrastruktur namun utang terus menumpuk? Jika terpilih, In Shaa Allah kami akan stop utang dan menggerakkan ekonomi rakyat,” papar Sandi di Kecamatan Sambit, Ponorogo, Sabtu (22/12).

Ini hari keempat Sandiaga Uno melakukan sosialisasi ke Jawa Timur. Perjalanan dimulai dari Malang, Blitar, Ponorogo, dan dan berakhir Ngawi serta Magetan.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Ojol Dinilai Belum Layak Beroperasi di Kota Tebing Tinggi

#Sandiaga Uno #Pilpres 2019 #Utang Negara #Sepeda Onthel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Peringkat Utang Indonesia Tetap BBB, Komisi XI DPR Soroti Reformasi Fiskal dan Pajak
S&P Global Ratings mempertahankan peringkat utang Indonesia BBB dengan prospek stabil. DPR menilai pemerintah perlu memperkuat penerimaan negara dan reformasi fiskal.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Peringkat Utang Indonesia Tetap BBB, Komisi XI DPR Soroti Reformasi Fiskal dan Pajak
Indonesia
87 Persen Utang Bersumber Pada Surat Utang, Pemerintah Didesak Lakukan Evaluasi
Penerbitan obligasi global masih bisa menjadi alternatif ketika permintaan terhadap surat berharga negara (SBN) di pasar melemah atau investor meminta tingkat imbal hasil yang lebih tinggi.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
87 Persen Utang Bersumber Pada Surat Utang, Pemerintah Didesak Lakukan Evaluasi
Indonesia
AIIB Kasih Utang Rp281 Triliun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Cuma Pinjaman Normal Bukan Jebakan Batmen
Komitmen pembiayaan jangka panjang ini sekaligus mematahkan keraguan publik global terhadap ketahanan ekonomi domestik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
AIIB Kasih Utang Rp281 Triliun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Cuma Pinjaman Normal Bukan Jebakan Batmen
Indonesia
AIIB Kepincut Kredibilitas Fiskal Indonesia, Langsung Kucurkan Dana Segar Rp 278 Triliun Tanpa Ragu
Kesepakatan bilateral antara Pemerintah Indonesia dan pimpinan lembaga keuangan internasional tersebut terjadi di Beijing, Tiongkok, Rabu (17/6)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
AIIB Kepincut Kredibilitas Fiskal Indonesia, Langsung Kucurkan Dana Segar Rp 278 Triliun Tanpa Ragu
Indonesia
Kemenkeu Diversifikasi Pendanaan Lewat Obligasi Panda Bonds, Ini 4 Keuntungan Strategis Bagi Perekonomian Nasional
Proses administrasi kini memasuki babak krusial demi mengejar momentum pasar
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Kemenkeu Diversifikasi Pendanaan Lewat Obligasi Panda Bonds, Ini 4 Keuntungan Strategis Bagi Perekonomian Nasional
Indonesia
Pemerintah Tarik Utang Rp 386 Triliun Dalam 5 Bulan
Penerimaan pajak terserap senilai Rp 834,4 triliun atau tumbuh positif sebesar 22,1 persen (yoy)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Pemerintah Tarik Utang Rp 386 Triliun Dalam 5 Bulan
Indonesia
Pemerintah Bakal Mobilisasi Duit Rakyat Melalui Merah Putih Bond, Namun Tidak Wajib
Beredar kabar bahwa WNI yang memiliki Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan dengan nilai aset di atas Rp 30 miliar diwajibkan membeli Merah Putih Bond,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Pemerintah Bakal Mobilisasi Duit Rakyat Melalui Merah Putih Bond, Namun Tidak Wajib
Indonesia
Outlook Kredit Indonesia Negatif, DPR Minta Pemerintah Perkuat Stabilitas Fiskal
Fitch Ratings merevisi outlook utang Indonesia menjadi negatif. DPR meminta pemerintah mengevaluasi kebijakan ekonomi untuk mencegah pelarian modal dan lonjakan bunga utang negara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Outlook Kredit Indonesia Negatif, DPR Minta Pemerintah Perkuat Stabilitas Fiskal
Indonesia
Negara Tanggung Utang Whoosh, Serikat Pekerja Kereta Api Puji Keberanian Prabowo
Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) memuji Presiden RI, Prabowo Subianto, yang akan menanggung utang Whoosh.
Soffi Amira - Senin, 10 November 2025
Negara Tanggung Utang Whoosh, Serikat Pekerja Kereta Api Puji Keberanian Prabowo
Indonesia
Pemerintah Harus Bayar Utang Whoosh Rp 1,2 Triliun per Tahun, Pengamat Sebut Bisa Jadi Bom Waktu
Pemerintah harus membayar utang Whoosh senilai Rp 1,2 triliun per tahun. Pengamat pun mengatakan, bahwa ini bisa menjadi bom waktu.
Soffi Amira - Rabu, 05 November 2025
Pemerintah Harus Bayar Utang Whoosh Rp 1,2 Triliun per Tahun, Pengamat Sebut Bisa Jadi Bom Waktu
Bagikan