Berikut Kronologis Penyerangan di Kantor Kemendagri

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 11 Oktober 2017
Berikut Kronologis Penyerangan di Kantor Kemendagri

Kondisi kantor Kemendagri usai diserang Barisan Merah Putih Tolikara, Papua, Rabu (11/10). (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekelompok orang yang mengaku sebagai Barisan Merah Putih Tolikara, Papua, melakukan pengrusakan beberapa fasilitas di kantor Kementerian Dalam Negeri, Rabu (11/10).

Kerusuhan berawal ketika massa tengah melakukan unjuk rasa sejak Rabu pagi, yang tak juga ditanggapi oleh pihak Kemendagri. Tuntutan mereka agar Mendagri Tjahjo Kumolo mengesahkan John Tabo-Barnabas Weya menjadi Bupati Tolikara, Papua.

Pada Rabu sore, sekira pukul 15.00 WIB, pihak Kemendagri yang diwakili Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum dan Dirjen Otonomi Daerah ingin menemui massa. Namun, diselimuti rasa kesal karena menunggu, massa menolak.

Mereka malah meminta untuk langsung bertemu dengan Tjahjo Kumolo. Namun sayang, pada saat itu Tjahjo tidak berada di kantor.

Di waktu yang sama, sejumlah orang dari pendemo justru memprovokasi massa lain untuk masuk ke dalam gedung. "Puluhan orang tersebut sempat melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung, hingga akhirnya merangsek masuk dan merusak properti kantor Kemendagri," kata Dirjen Otda Sumarsono.

Mengetahui ada kerusuhan di depan gedung, para pegawai Kemendagri yang baru usai menjalankan salat asar pun segera melakukan pembelaan diri.

Massa dari Barisan Merah Putih Tolikara berhasil dipukul mundur. Sambil menahan serangan dari pendemo, berupa lemparan batu, para pegawai terus memaksa massa keluar area Kemendagri.

Akibat aksi brutal massa yang mengaku sebagai pendukung salah satu calon bupati Kabupaten Tolikara itu, diketahui ada sedikitnya 6 orang terluka. Adapun korban-korban itu adalah Komandan Pamdal, seorang OB, dan 4 orang pegawai Kemendagri.

Sekira pukul 15.40 WIB, keenam korban berhasil dibawa ke RSPAD Gatot Subroto. Pada pukul 18.38 WIB, suasana di kantor Kementerian Dalam Negeri pun kembali aman. Bahkan sebagian massa yang diduga sebagai pelaku pengrusakan telah dimankan Polda Metro Jaya. (*)

Baca berita terkait aksi penyerangan kantor Kemendagri lain di: Usai Penyerangan Kemendagri, Tiga Orang Luka Parah

#Demo Rusuh #Kemendagri
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Diberhentikan Sementara, Mendagri Tito: Langgar Aturan Pergi ke Luar Negeri
Mendagri Tito Karnavian memberhentikan sementara Bupati Aceh Selatan Mirwan MS selama tiga bulan karena bepergian ke luar negeri tanpa izin.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Desember 2025
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Diberhentikan Sementara, Mendagri Tito: Langgar Aturan Pergi ke Luar Negeri
Indonesia
Kemendagri Telusuri Sumber Biaya Umrah Bupati Aceh Selatan di Tengah Bencana
Pentingnya transparansi terkait keberangkatan umrah rombongan Mirwan MS dalam proses pemeriksaan yang dilakukan tim inspektorat jenderal Kemendagri
Wisnu Cipto - Senin, 08 Desember 2025
Kemendagri Telusuri Sumber Biaya Umrah Bupati Aceh Selatan di Tengah Bencana
Indonesia
Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana, Anak Buahnya Ikut Terseret Diperiksa
Pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap Bupati Mirwan, tetapi juga aparatur terkait lainnya di Pemkab Aceh Selatan.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Desember 2025
Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana, Anak Buahnya Ikut Terseret Diperiksa
Indonesia
Mirwan MS dalam Pemeriksaan, Wamendagri: Kepala Daerah Tak Boleh Tinggalkan Tugas Saat Bencana
Wamendagri Bima Arya menilai Bupati Aceh Selatan Mirwan MS membuat kesalahan fatal karena pergi umrah saat wilayahnya dilanda bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Desember 2025
Mirwan MS dalam Pemeriksaan, Wamendagri: Kepala Daerah Tak Boleh Tinggalkan Tugas Saat Bencana
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Kemendagri Copot Bupati Aceh Selatan, Ini Respons Wamendagri
Kemendagri akan memeriksa Bupati Aceh Selatan Mirwan MS yang umrah saat wilayahnya terkena bencana. Wamendagri Bima Arya membuka kemungkinan sanksi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Desember 2025
Presiden Prabowo Minta Kemendagri Copot Bupati Aceh Selatan, Ini Respons Wamendagri
Indonesia
Polisi Cari Pola dan Model Pengamanan Unjuk Rasa Yang Paling Humanis
Polri tidak ingin tergesa-gesa dalam menetapkan regulasi baru yang akan diterapkan secara nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 November 2025
Polisi Cari Pola dan Model Pengamanan Unjuk Rasa Yang Paling Humanis
Indonesia
60 Ribu Desa Tak Punya Aturan Jelas Batas Wilayah, Negara Targetkan 5 Ribu Beres 2029
Program prioritas nasional ini akan dijalankan Ditjen Bina Pemdes Kemendagri dengan kolaborasi bersama Kementerian ATR/BPN.
Wisnu Cipto - Senin, 24 November 2025
60 Ribu Desa Tak Punya Aturan Jelas Batas Wilayah, Negara Targetkan 5 Ribu Beres 2029
Indonesia
Cuma 14% Desa Indonesia Punya Perkada Batas Desa, 60 Ribu Sisanya Simpan Potensi Konflik
Kemendagri mencatat hanya 14,4% desa di Indonesia memiliki batas wilayah jelas alias hanya 10.909 desa dari total 75.266 desa di seluruh Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 24 November 2025
Cuma 14% Desa Indonesia Punya Perkada Batas Desa, 60 Ribu Sisanya Simpan Potensi Konflik
Indonesia
Polda Metro Segera Paparkan Temuan 2 Mayat Hangus Terbakar di Gedung ACC Kwitang
Seperti diketahui, Kwitang menjadi salah satu titik demonstrasi yang berung rusuh pada akhir agustus 2025. Di kabarkan beberapa orang sempat hilang dalam demo tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 November 2025
Polda Metro Segera Paparkan Temuan 2 Mayat Hangus Terbakar di Gedung ACC Kwitang
Indonesia
Desak Polisi Usut Tuntas Temuan 2 Kerangka Manusia di Kwitang secara Profesional, DPR: Jangan Sampai Menimbulkan Banyak Spekulasi
Penemuan 2 kerangka manusia diduga berkaitan dengan peristiwa kebakaran gedung saat demonstrasi besar pada akhir Agustus 2025 lalu.
Frengky Aruan - Senin, 03 November 2025
Desak Polisi Usut Tuntas Temuan 2 Kerangka Manusia di Kwitang secara Profesional, DPR: Jangan Sampai Menimbulkan Banyak Spekulasi
Bagikan