Berdamai dengan COVID-19 Idealnya Dilakukan Ketika Angka Kematian Melandai

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 19 Mei 2020
Berdamai dengan COVID-19 Idealnya Dilakukan Ketika Angka Kematian Melandai

Ilustrasi: Petugas menyemprot disinfektan (MP/Pixabay.com/Mampu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Angelo Wake Kako mengingatkan bahwa momentum berdamai dengan virus corona hanya bisa dilakukan ketika pandemi sudah melandai.

"Namanya virus gak akan hilang, tapi bukan sekarang disuruh berdamai. Masa berdamai di tengah tingginya angka penularan dan kematian akibat COVID-19," ujar Angelo, dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Selasa (19/5).

Baca Juga:

Proyek Reklamasi Teluk Jakarta Perbanyak Lapangan Kerja di Tengah Pandemi COVID-19

Angelo menilai sekarang ini belum saatnya berdamai dengan corona, apalagi di tengah tingginya angka penularan dan kematian akibat COVID-19.

Menurut senator asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu, ajakan pemerintah berdamai dengan virus corona merupakan bentuk ketidakmampuan negara dalam menjamin kehidupan warganya.

Sejak penetapan status darurat nasional yang akan berakhir di penghujung Mei ini, kata dia, belum ada tanda-tanda perubahan yang menjanjikan melalui intervensi negara karena grafik angka positif corona masih mengalami peningkatan yang signifikan setiap harinya.

"Menyuruh warga negara berdamai dengan corona, berarti kita mengakui bahwa kita kalah dalam pertarungan ini," katanya.

Tenaga medis dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten melakukan uji cepat (rapid test) kepada warga dengan skema drive thru di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Banten, Jumat, (8/5/2020). Pemerintah Provinsi Banten Selama empat hari, yakni pada tanggal 4, 5, 6 dan 8 Mei 2020 menggelar Rapid Test Drive Thru di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Uji cepat ini dilakukan dalam upaya mendukung usaha pemerintah menekan laju penyebaran wabah Covid-19. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Lebih lanjut, Angelo menilai sejak awal pemerintah seperti kurang serius dengan mengeluarkan kebijakan yang bertolak belakang ketika virus corona mulai muncul, seperti pemberlakuan tiket murah, dan subsidi bagi sektor usaha penerbangan dan mengabaikan persiapan infrastruktur kesehatan yang mumpuni untuk menghadapi COVID-19.

"Sejak awal tahun, ketika corona belum teridentifikasi di Indonesia, pemerintah bukannya gelontorkan uang untuk persiapan fasilitas kesehatan, malah memberikan subsidi untuk perusahaan penerbangan untuk menggenjot pariwisata. Padahal waktu yang cukup dua bulan untuk kita persiapkan fasilitas kesehatan sebelum corona teridentifikasi di Indonesia awal Maret 2020," jelas dia dikutip Antara.

Baca Juga:

Pemerintah Bantah bakal Hilangkan Pembatasan dalam PSBB

Meski demikian, Angelo kembali mengingatkan bahwa momentum untuk berdamai dengan virus pasti ada, tapi bukan sekarang, melainkan nanti ketika kurva melandai dalam beberapa bulan ke depan.

"Nanti ada saatnya ketika kurva melandai, baru kita diajak berdamai, sembari mempersiapkan masyarakat untuk memulai sesuatu yang baru di masa depan," tutupnya. (*)

#COVID-19 #Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
KPK meminta bantuan BRI untuk memberikan informasi mengenai fasilitas kredit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Juni 2025
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
Bagikan