Belajar Sihir Harry Potter Bisa Dapat Gelar Master

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 11 Oktober 2023
Belajar Sihir Harry Potter Bisa Dapat Gelar Master

Banyak peminat terhadap kursus ini sejak diluncurkan. (Foto: Instagram/Uniofexeter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JIKA kamu penggemar Harry Potter dan memendam keinginan studi di sekolah sihir seperti Hogwarts, kini mimpimu bisa menjadi kenyataan. Kamu bisa mengambil gelar pascasarjana pertama di Inggris dalam bidang sihir dan okultisme.

Baru-baru ini, University of Exeter berupaya memanfaatkan peningkatan minat orang terhadap sihir dan okultisme.

“Lonjakan minat terhadap sihir dan okultisme baru-baru ini di dalam dan di luar dunia akademis merupakan inti dari pertanyaan paling mendesak dalam masyarakat kita," ujar Prof Emily Selove kepada Guardian.

University of Exeter akhirnya membuka mata kuliah yang mengeksplorasi sejarah dan dampak ilmu sihir di seluruh dunia terhadap masyarakat dan sains.

Kelas multidisiplin ini akan dimulai pada September 2024. Perkuliahannya membahas sejarah, sastra, filsafat, arkeologi, sosiologi, psikologi, drama, dan agama untuk menunjukkan peran sihir di negeri Barat dan Timur.

Baca juga:

Berbuka Puasa di Dunia Sihir bersama Indo Harry Potter

"Dekolonisasi, eksplorasi epistemologi alternatif, feminisme, dan anti-rasisme merupakan inti dari program ini,” ujar Prof Emiliy, yang juga memimpin kursus tersebut.

Dia mengatakan hal ini membalikkan kecenderungan dalam beberapa dekade terakhir yang menolak studi tentang sihir dan ilmu gaib. Sebab, gagasan ini menganggap bahwa dua hal itu tidak lagi penting bagi ‘masyarakat modern'.

“Pandangan sekilas pada keyakinan kita sendiri dan kepercayaan masyarakat sekitar menunjukkan kepada kita bahwa sihir adalah bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Cendekiawan yang bertanggung jawab sebaiknya menanggapi hal ini dengan serius,” papar Selove .

Ini dibuktikan dengan semakin populernya cerita rakyat, ilmu sihir, tarot, dan kristal, yang dipahami sebagai reaksi terhadap kemunduran agama yang terorganisir.

Selove mengatakan program pascasarjana dalam ilmu sihir dan ilmu gaib akan mengkaji kembali “asumsi bahwa Barat adalah tempat rasionalisme dan ilmu pengetahuan, sedangkan seluruh dunia adalah tempat sihir dan takhayul”.

Baca juga:

Tersihir Gundala Putra Petir

gelar master ilmu sihir
Kursus ini akan menggabungkan metodologi akademik tradisional Barat dan pendekatan yang lebih alternatif. (Foto: University of Exeter)

Program ini juga mengkaji bagaimana ilmu sihir ikut mewarnai peradaban Barat dan bagaimana pengaruhnya terhadap ilmu gaib.

Selove juga memaparkan bahwa ada pengakuan yang berkembang di dunia akademis terkait pengabaian terhadap teks-teks yang berhubungan dengan subjek sihir atau okultisme.

Menurut Selove, teks-teks itu “secara sistematis diabaikan oleh para ilmuwan” dalam sejarah, sastra, dan agama abad pertengahan dan awal modern, serta sejarah sains dan filsafat.

Selove mengatakan ada banyak peminat terhadap kursus ini sejak diluncurkan, dan universitas tersebut menerima lebih dari 100 pertanyaan.

Kursus ini akan menggabungkan metodologi akademik tradisional Barat dan pendekatan yang lebih alternatif, dengan siswa dapat menyelesaikan disertasi mereka melalui karya pertunjukan.

Dikatakan bahwa program ini akan membekali siswa dengan keterampilan termasuk berpikir kreatif, berpikir analitis, rasa ingin tahu dan pembelajaran seumur hidup.

Siswa akan memiliki pilihan untuk mengambil modul tentang naga dalam sastra dan seni Barat, legenda Raja Arthur, paleografi, pemikiran Islam, teori dan praktik arkeologi, penggambaran perempuan pada abad pertengahan, buku di Eropa abad pertengahan dan awal modern, gender, masyarakat dan budaya di Eropa modern awal, dan filosofi psikedelik. (dsh)

Baca juga:

Bukan Nenek Sihir atau Zombie, Ini Kostum Halloween yang Paling Banyak Dicari

#Harry Potter #Pendidikan #Universitas
Bagikan
Ditulis Oleh

Disya Shaliha

Average internet voyager, surrendering to the whims of my feline rulers.

Berita Terkait

Indonesia
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Pemkot Solo siap merekrut 286 tenaga pendidik pada tahun ini. Hal itu dikarenakan adanya krisis tenaga pendidik akibat pensiun.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Indonesia
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Kasus YBR sebagai bukti rapuhnya perlindungan negara terhadap anak-anak di pelosok kawasan 3 T yang perlunya penanganan khusus dan darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Indonesia
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Sistem pendidikan nasional kini seharusnya tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan ekonomi siswa.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Indonesia
Siswa Meninggal Karena Tidak Bisa Beli Buku, Tamparan Bagi Dunia Pendidikan
Kasus tersebut sangat memilukan bagi seluruh pihak yang memiliki hati nurani
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Siswa Meninggal Karena Tidak Bisa Beli Buku, Tamparan Bagi Dunia Pendidikan
Indonesia
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Korban YBR merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Sejak usia satu tahun diasuh neneknya karena sang ibu harus bekerja sebagai petani dan buruh serabutan.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Indonesia
Guru Pamulang Dipolisikan karena Nasihati Murid, DPR Desak Restorative Justice
Guru tersebut dilaporkan pihak orangtua murid ke kepolisian setelah memberikan nasihat kepada siswanya agar tidak mudah menyerah.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Guru Pamulang Dipolisikan karena Nasihati Murid, DPR Desak Restorative Justice
Bagikan