Begini Bahaya Meninggalkan Perawatan Gigi Palsu

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 07 Juni 2022
Begini Bahaya Meninggalkan Perawatan Gigi Palsu

Gigi palsu harus tetap dirawat. (Foto: Unsplash/Rudi Fargo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GIGI palsu ternyata tetap membutuhkan perawatan optimal dan harus terus dijaga kebersihannya agar tidak menimbulkan masalah gigi dan mulut lanjutan. Meski gigi buatan, Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia drg. Andy Wirahadikusumah, Sp. Pros menekankan perawatannya sama saja dengan gigi asli.

"Tetap kita menjaga kebersihannya seperti gigi asli. Banyak juga masyarakat beranggapan karena gigi palsu dipikir 'Dok, saya enggak perlu sikat lagi karena gigi palsu'. Itu kan salah karena tentu akan menimbulkan masalah juga kalau tidak dibersihkan," ungkapnya seperti Andy Wirahadikusuma dilaporkan ANTARA, Senin (6/6).

Andy mengatakan pada jenis gigi palsu permanen, pasien harus tetap menyikat gigi dua kali sehari pada waktu pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Pasien juga harus teratur melakukannya dengan baik dan benar termasuk tentang teknik menyikat gigi.

Baca juga:

Bahaya Berobat ke Tukang Gigi

Gigi palsu. (Foto: Unsplash/Bogdan condr)

Pada jenis gigi palsu lepasan, gigi tiruan harus dilepas pada malam hari untuk dibersihkan dan direndam supaya tidak ada sisa-sisa makanan terjebak. Jika gigi palsu lepasan kotor, maka dapat berpotensi menimbulkan penyakit gusi atau gigi berlubang pada gigi asli di sekitarnya.

Dirinya juga menganjurkan agar pasien melakukan pembersihan pada celah gigi dengan benang gigi atau dental floss. Menurutnya cara tersebut terbilang efektif dan mampu membantu menjaga kebersihan daerah gigi nan sulit dijangkau bulu sikat gigi.

"Benang gigi ini ada caranya. Tapi pastinya itu harus dimasukkan. Pada saat dimasukkan, itu biasanya harus dilakukan gerakan mencungkil, bentuk seperti huruf U, terus ditarik ke atas supaya makanan nyangkut bisa terangkat," jelasnya.

Sama seperti pasien dengan gigi normal, pasien dengan gigi palsu juga harus tetap melakukan kontrol atau check up secara berkala, setidaknya sekali per enam bulan. Andy mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk melihat kembali kondisi gigi palsu.

Baca juga:

Ketika Anak Tumbuh Gigi, Begini Cara Menanganinya

Gigi palsu harus rutin dibersihkan. (Foto: Unsplash/Yingpis Kalayom)

Menurutnya kondisi gigi palsu harus dicek secara berkala untuk menghindari bila posisi gigi longgar, kondisinya sudah tidak baik, atau bahkan mulai tampak sisa makanan menempel pada daerah tertentu.

Gigi palsu telah dijaga kebersihan dan rutin dibawa kontrol ke dokter gigi akan menjadi lebih awet. Penggantian gigi palsu juga akan dianjurkan dokter bila pasien menjalani kebiasaan buruk pada gigi dan mulutnya.

"Misalkan sering jatuh atau kadang dipakai dan kadang enggak (gigi palsunya), itu nantinya akan memengaruhi akurasinya (pas atau tidak saat gigi lepasan dipasang). Kemudian kalau sudah kotor gigi palsunya biasanya mulai berjamur, itu sudah harus dibuatkan baru," tandas Andy. (waf)

Baca juga:

Meski Sakit Gigi, Kamu Masih Bisa Menikmati 5 Makanan Ini

#Kesehatan #Kesehatan Mulut #Gigi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan