Beda Gaya 3 Capres-Cawapres Saat Berkumpul di KPK

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 17 Januari 2024
Beda Gaya 3 Capres-Cawapres Saat Berkumpul di KPK

Capres Prabowo tampil dengan kemeja biru muda saat tiba di KPK, Rabu (17/1). (MP/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketiga pasangan capres-cawapres telah tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk mengikuti acara penguatan antikorupsi untuk penyelenggara negara berintegritas atau Paku Integritas, Rabu (17/1) malam.

Ketiga pasangan hadir dengan gaya masing-masing saat memenuhi undangan acara KPK tersebut. Mengenakan jaket bomber, Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD tiba terlebih dahulu sekitar pukul 19.22 WIB. Begitu pula duetnya Capres Ganjar Pranowo tampil dengan jaket serupa.

Baca Juga:

Jokowi Nilai Debat Ketiga Capres 2024 Kurang Mengedukasi

Tak berselang lama, sekitar pukul 19.26 WIB. capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Islandar atau Cak Imin yang tiba di KPK. Anies dan Cak Imin kompak mengenakan kemeja putih yang dibalut jas.

Capres Anies Baswedan tampil dengan jas formal di KPK, Rabu (17/1)

Sekitar dua menit kemudian, capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo yang tiba di markas KPK. Ganjar juga mengenakan jaket bomber yang menjadi ciri khas Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024.

Kepada awak media, Ganjar mengaku tak memiliki persiapan untuk menghadiri acara malam ini. Ia hanya menyatakan, dirinya bersama Mahfud berkomitmen memberantas korupsi.

"Enggak ada, enggak ada persiapan. Kan mau tanya jawab saja. Semua kan mau deklarasi. Kita tunjukkan komintmen. Lihat track record Ganjar dan Mahfud," ujar Ganjar.

Capres Ganjar Pranowo tampil dengan jaket bomber hijau di KPK, Rabu (17/1)

Untuk diketahui, Paku Integritas merupakan program KPK sejak tahun 2021 melalui Kedeputian Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat untuk menguatkan komitmen antikorupsi dari para penyelenggara negara.

Kegiatan Paku Integritas yang ketiga pasangan capres-cawapres itu nantinya akan diakhiri dengan penandatanganan pakta integritas pemberantasan korupsi. (Pon)

Baca Juga:

3 Capres-Cawapres Bakal Berkumpul di KPK 17 Januari

#KPK
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Ketua KPK: Modus OTT kini Menggunakan Pola Layering
Praktik suap kini tidak lagi dilakukan dengan cara konvensional seperti pertemuan langsung dan serah terima uang secara fisik.
Dwi Astarini - 50 menit lalu
Ketua KPK: Modus OTT kini Menggunakan Pola Layering
Indonesia
KPK Gunakan AI untuk Periksa LHKPN, Ribuan Pejabat Dinilai dengan Sistem Skor
KPK mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk pemeriksaan LHKPN pada 2025. Ribuan pejabat dinilai dengan sistem skor dan bendera merah.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 26 menit lalu
KPK Gunakan AI untuk Periksa LHKPN, Ribuan Pejabat Dinilai dengan Sistem Skor
Indonesia
Sepanjang 2025, KPK Tangani 48 Perkara Suap dan Lakukan 11 OTT
Ketua KPK mengungkap lembaganya melakukan 11 OTT dan menangani 48 perkara penyuapan atau gratifikasi sepanjang tahun 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
Sepanjang 2025, KPK Tangani 48 Perkara Suap dan Lakukan 11 OTT
Indonesia
Perkuat Asset Tracing, KPK Kembalikan Aset Korupsi Rp 1,53 Triliun ke Kas Negara
KPK telah mengembalikan aset korupsi senilai Rp 1,53 triliun ke kas negara. KPK kini terus mengoptimalkan asset recovery.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Perkuat Asset Tracing, KPK Kembalikan Aset Korupsi Rp 1,53 Triliun ke Kas Negara
Indonesia
Komisi III DPR Gelar Raker dengan KPK Bahas Anggaran dan Rencana Kerja 2026
Komisi III DPR RI menggelar rapat kerja bersama KPK untuk membahas evaluasi anggaran dan rencana kerja tahun 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
Komisi III DPR Gelar Raker dengan KPK Bahas Anggaran dan Rencana Kerja 2026
Indonesia
KPK Kembangkan Penyidikan Suap Pajak, PPh dan PPN Ikut Disorot
KPK membuka peluang mengembangkan penyidikan kasus suap perpajakan dengan mendalami PPh dan PPN, selain PBB yang kini ditangani.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
KPK Kembangkan Penyidikan Suap Pajak, PPh dan PPN Ikut Disorot
Indonesia
Jaksa Soroti Selisih Harga Chromebook di E-Catalog yang Lebih Mahal daripada Marketplace
Jaksa mempertanyakan apakah para saksi pernah melakukan survei harga sebelum proses pengadaan dilakukan.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Jaksa Soroti Selisih Harga Chromebook di E-Catalog yang Lebih Mahal daripada Marketplace
Indonesia
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Uang Rp 450 Juta dan USD 30 Ribu dari Vendor Chromebook
Mengaku menerima uang saat melakukan survei ke gudang vendor.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Uang Rp 450 Juta dan USD 30 Ribu dari Vendor Chromebook
Indonesia
Gandeng BPK, KPK Mulai Telusuri Kasus Korupsi Kuota Haji Tambahan
KPK menggandeng KPK untuk menelusuri kasus korupsi kuota haji tambahan. Pemeriksaan ini melibatkan biro haji dan umrah.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Gandeng BPK, KPK Mulai Telusuri Kasus Korupsi Kuota Haji Tambahan
Indonesia
Tersangka Gus Alex Irit Bicara Usai Diperiksa KPK, 3 Pertanyaan Kasus Haji Dijawab Sama
Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, selesai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (26/1).
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Tersangka Gus Alex Irit Bicara Usai Diperiksa KPK, 3 Pertanyaan Kasus Haji Dijawab Sama
Bagikan