3 Capres-Cawapres Bakal Berkumpul di KPK 17 Januari
Gedung KPK. (Foto: MP/Dicke Pasetia)
MerahPutih.com - Ketiga calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan, nomor 2 Prabowo Subianto, dan nomor 3 Ganjar Pranowo, bersama duet cawapres masing-masing akan kembali saling bertemu pada 17 Januari mendatang. Namun, mereka nanti bertemu bukan untuk saling beradu debat.
Ketiga pasangan calon presiden dan wakil presiden peserta Pilpres 2024 tersebut telah memastikan bersedia hadir memenuhi undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk pembekalan antikorupsi Paku Integritas, yang bakal digelar di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Rabu pekan depan itu
Baca Juga:
"Jadi, pasangan calon presiden dan wakil presiden sudah mengonfirmasi nanti akan hadir," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/1).
Ali menerangkan kegiatan tersebut bukan merupakan sarana untuk saling adu gagasan pemberantasan korupsi, melainkan pembekalan antikorupsi serta penyampaian komitmen masing-masing kandidat untuk pemberantasan korupsi.
Menurut Ali, kegiatan Paku Integritas bersama ketiga pasangan capres-cawapres itu nantinya akan diakhiri dengan penandatanganan pakta integritas pemberantasan korupsi.
"Bukan adu gagasan, (tapi) acara pencegahan," tandas pajabat KPK yang berlatar belakang profesi jaksa itu.
Lebih jauh, Ali menambahkan acara Paku Integritas juga akan dihadiri oleh pihak dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Untuk diketahui, Paku Integritas merupakan program KPK sejak tahun 2021 melalui Kedeputian Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat untuk menguatkan komitmen antikorupsi dari para penyelenggara negara. (Pon)
Baca Juga:
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
KPK Didesak Segera Susun Strategi Pemberantasan Korupsi yang Lebih Sistematis
KPK Tegaskan OTT Jadi Pintu Masuk Pengungkapan Kasus Yang Lebih Besar
Ketua KPK: Modus OTT kini Menggunakan Pola Layering
KPK Gunakan AI untuk Periksa LHKPN, Ribuan Pejabat Dinilai dengan Sistem Skor
Sepanjang 2025, KPK Tangani 48 Perkara Suap dan Lakukan 11 OTT
Perkuat Asset Tracing, KPK Kembalikan Aset Korupsi Rp 1,53 Triliun ke Kas Negara
Komisi III DPR Gelar Raker dengan KPK Bahas Anggaran dan Rencana Kerja 2026
KPK Kembangkan Penyidikan Suap Pajak, PPh dan PPN Ikut Disorot
Jaksa Soroti Selisih Harga Chromebook di E-Catalog yang Lebih Mahal daripada Marketplace
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Uang Rp 450 Juta dan USD 30 Ribu dari Vendor Chromebook