Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

BASE Perkenalkan 'lilipe butter' dari Olahan Pohon Shorea Stenoptera

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 19 September 2024
BASE Perkenalkan 'lilipe butter' dari Olahan Pohon Shorea Stenoptera

BASE perkenalkan produk baru. (Foto: dok/BASE)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gaya hidup masyarakat yang semakin aktif dan meningkatnya paparan polusi setiap hari membuat perawatan kulit tubuh menjadi semakin penting. Dari isu tersebut, jenama kecantikan vegan asal Indonesia BASE memperkenalkan inovasi terbaru perawatan tubuh yang memberi dampak positif bagi kelestarian bumi bernama ‘lilipe & Apricot Brightening Body Scrub’.

Melalui produk terbaru ini, BASE juga menghadirkan kampanye bertajuk ‘Beauty In Balance’. Bertujuan untuk menekankan kembali pentingnya memilih produk yang baik untuk kesehatan kulit, sekaligus turut berkontribusi dalam merestorasi alam.

Baca juga:

Database IMEI Ditemukan, Smartphone Flagship vivo X200+ Diprediksi Segera Rilis

“Kami juga memperhatikan pemilihan bahan baku yang sustainably sourced seperti illipe butter. Kami dan juga partner memiliki keinginan untuk berkontribusi dalam melestarikan lingkungan,” ucap Chief Product Officer dari BASE Ratih Permata Sari dalam keterangan resminya.’


Lebih lanjut, Illipe butter diperoleh dari pohon Shorea Stenoptera, atau pohon Tengkawang yang dianggap sakral oleh masyarakat Dayak dan terancam punah akibat deforestasi. Penggunaan illipe butter adalah salah satu jalan untuk melindungi pohon Shorea Stenoptera dan mencegah deforestasi lebih jauh.

Baca juga:

ZEROBASEONE Gelar Konser di Indonesia, ini Harga Tiketnya

Dalam proses pengolahan illipe butter, Forestwise menggandeng lebih dari 700 masyarakat adat Dayak yang tersebar di 27 desa, serta turut mensejahterakan lebih dari 740 keluarga lokal di Kalimantan.

“Kami juga telah mencatat adanya peningkatan pemasukan tahunan sebesar 18 persen bagi para pekerja Tengkawang yang secara khusus membantu ekstraksi illipe butter,” pungkasnya. (Far)

#Polusi Udara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Partikulat Halus Kebakaran TPA Jatiwaringin di Level Sangat Berbahaya, 18 Kali Lipat di Atas Ambang Baku
Konsentrasi PM2.5 akibat kebakaran TPA Jatiwaringin mencapai 1.000 µg/m³, 18 kali lipat di atas ambang batas. KLH peringatkan risiko ISPA dan dampak kesehatan warga.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Partikulat Halus Kebakaran TPA Jatiwaringin di Level Sangat Berbahaya, 18 Kali Lipat di Atas Ambang Baku
Indonesia
Jakarta Juara Dunia Polusi! Udara Ibu Kota Paling Beracun dan Tidak Sehat Sejagad pada Kamis 2 Juli 2026
Paparan konstan polusi level ini berpotensi merusak tanaman hingga menurunkan nilai estetika lingkungan perkotaan secara drastis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Jakarta Juara Dunia Polusi! Udara Ibu Kota Paling Beracun dan Tidak Sehat Sejagad pada Kamis 2 Juli 2026
Indonesia
Kualitas Udara di Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat Kamis Pagi, Terburuk Kedua di Dunia
Adapun kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama yaitu Kinshasa, Democratic Repiblic of the Congo di angka 204.
Frengky Aruan - Kamis, 25 Juni 2026
Kualitas Udara di Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat Kamis Pagi, Terburuk Kedua di Dunia
Indonesia
Polusi Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Kedua Dunia, IQAir Tempatkan Ibu Kota Masuk Kategori Tidak Sehat
Pemprov DKI mempercepat proyek pembangunan fasilitas pengolahan sampah Intermediate Treatment Facility (ITF)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
Polusi Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Kedua Dunia, IQAir Tempatkan Ibu Kota Masuk Kategori Tidak Sehat
Berita Foto
Gubernur DKI Pramono Siapkan Formula Baru Tekan Polusi Udara Jakarta
Suasana pemukiman padat penduduk berdampingan gedung perkantoran di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 04 Mei 2026
Gubernur DKI Pramono Siapkan Formula Baru Tekan Polusi Udara Jakarta
Indonesia
Udara Jakarta Tercatat tak Sehat Rabu (29/4), Pastikan Pakai Masker saat Keluar Rumah
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 161 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 69,3 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Udara Jakarta Tercatat tak Sehat Rabu (29/4), Pastikan Pakai Masker saat Keluar Rumah
Indonesia
Udara Jakarta Memburuk saat Arus Balik Lebaran 2026, Masuk 7 Kota Paling Berpolusi di Dunia
Kualitas udara Jakarta memburuk saat puncak arus balik Lebaran 2026. AQI mencapai 159 dan masuk 7 kota paling berpolusi di dunia menurut IQAir.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 29 Maret 2026
Udara Jakarta Memburuk saat Arus Balik Lebaran 2026, Masuk 7 Kota Paling Berpolusi di Dunia
Indonesia
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Pemprov DKI Jakarta memperkuat sistem pemantauan kualitas udara. Namun, Jakarta memerlukan kolaborasi lintas wilayah.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Indonesia
Ajaib! Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Sabet Kategori Baik WHO, Warga Boleh Buka Jendela Tanpa Takut Batuk
Dengan kondisi udara yang baik ini, warga bahkan disarankan untuk membuka jendela agar dapat menikmati udara bersih yang masuk dari luar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 November 2025
Ajaib! Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Sabet Kategori Baik WHO, Warga Boleh Buka Jendela Tanpa Takut Batuk
Indonesia
Udara Jakarta Lebih Berbahaya 10 Kali Lipat dari Batas WHO pada Jumat (31/10), Ini Tips Bertahan Hidup dari Dinkes
Masyarakat kini dapat memantau kondisi lingkungan secara real-time melalui portal udara.jakarta.go.id dan aplikasi JAKI
Angga Yudha Pratama - Jumat, 31 Oktober 2025
Udara Jakarta Lebih Berbahaya 10 Kali Lipat dari Batas WHO pada Jumat (31/10), Ini Tips Bertahan Hidup dari Dinkes
Bagikan