Headline

Baru Diresmikan Jokowi, Lampu dan Hiasan Kujang di Alun-Alun Cianjur Rusak

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 13 Februari 2019
Baru Diresmikan Jokowi, Lampu dan Hiasan Kujang di Alun-Alun Cianjur Rusak

Presiden Jokowi saat meresmikan alun-alun Cianjur (@sekretariat.kabinet)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat akan menambah sarana penunjang pengawasan seperti CCTV di Taman Alun-alun Cianjur. Penambahan CCTV itu lantara baru beberapa hari diresmikan Presiden Joko Widodo, sejumlah fasilitas rusak dan hilang akibat tangan jahil pengunjung.

"Baru beberapa hari setelah diresmikan Presiden Jokowi, sejumlah fasilitas seperti lampu dan hiasan kujang rusak akibat ulah tangan pengunjung yang tidak bertanggung jawab," kata Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman di Cianjur Selasa (12/2).

Untuk mewujudkannya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak pelaksana pembangunan untuk melakukan perbaikan karena kawasan tersebut masih dalam masa perawatan.

Ia menjelaskan, alun-alun Cianjur menjadi daya tarik yang luar biasa untuk wisatawan lokal hingga luar propinsi sengaja datang untuk berkunjung, sehingga keberadaanya perlu dijaga dan diawasi bersama. "Kami mengimbau pengunjung terutama warga lokal harus lebih menjaga keberadaan taman yang menjadi kebanggaan Cianjur, meskipun nanti dipasang CCTV serta ditempatkan pengamanan dari Satpol PP," katanya.

jokowi
Presiden Jokowi saat meresmikan alun-alun Cianjur (@sekretariat.kabinet)

Bahkan tambah dia, ke depan bagi perusak yang tertangkap tangan akan dijatuhi sanksi tegas hingga di serahkan ke intsitusi hukum agar ada efek jera sehingga keindahan dan keasrian taman tetap terjaga.

Sementara Kepala Bagian Umum dan Keuangan Setda Cianjur, Komarudin, sebagaimana dikutip Antara mengatakan, pihaknya masih mengkaji terkait pengelolaan dan perawatan alun-alun meskipun saat ini sudah menjadi urusan pihaknya.

"Kami mendapat laporan beberapa fasilitas seperti ornamen kujang dan lampu yang hilang serta beberapa kerusakan lain. Kami akan melihat apakah untuk bagian yang rusak menjadi tanggung jawab pihak pelaksana pembangunan apa sudah jadi kewenangan bagian umum," katanya.

Pihaknya akan mengupayakan pengelolaan dilakukan pihak ketiga karena di daerah lain dilakukan hal tersebut agar pengawasan, perawatan dan pemeliharaan dapat dilakukan secara maksimal. (*)

#Jokowi #Cianjur #Tempat Wisata Cianjur
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia
PVMBG membenarkan adanya fenomena dentuman keras disertai kilatan cahaya kemerahan yang terjadi di wilayah utara Cianjur, Jawa Barat, Senin (5/1) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia
Indonesia
Ramai soal Dentuman dan Kilatan Cahaya di Utara Cianjur, PVMBG Menduga Dipicu Fenomena Energi Elektromagnetik
Adapun BMKG menduga suara dentuman dan kilatan cahaya akibat aktivitas manusia
Frengky Aruan - Selasa, 06 Januari 2026
Ramai soal Dentuman dan Kilatan Cahaya di Utara Cianjur, PVMBG Menduga Dipicu Fenomena Energi Elektromagnetik
Bagikan