Baru Diresmikan Jokowi, Lampu dan Hiasan Kujang di Alun-Alun Cianjur Rusak
Presiden Jokowi saat meresmikan alun-alun Cianjur (@sekretariat.kabinet)
Merahputih.com - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat akan menambah sarana penunjang pengawasan seperti CCTV di Taman Alun-alun Cianjur. Penambahan CCTV itu lantara baru beberapa hari diresmikan Presiden Joko Widodo, sejumlah fasilitas rusak dan hilang akibat tangan jahil pengunjung.
"Baru beberapa hari setelah diresmikan Presiden Jokowi, sejumlah fasilitas seperti lampu dan hiasan kujang rusak akibat ulah tangan pengunjung yang tidak bertanggung jawab," kata Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman di Cianjur Selasa (12/2).
Untuk mewujudkannya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak pelaksana pembangunan untuk melakukan perbaikan karena kawasan tersebut masih dalam masa perawatan.
Ia menjelaskan, alun-alun Cianjur menjadi daya tarik yang luar biasa untuk wisatawan lokal hingga luar propinsi sengaja datang untuk berkunjung, sehingga keberadaanya perlu dijaga dan diawasi bersama. "Kami mengimbau pengunjung terutama warga lokal harus lebih menjaga keberadaan taman yang menjadi kebanggaan Cianjur, meskipun nanti dipasang CCTV serta ditempatkan pengamanan dari Satpol PP," katanya.
Bahkan tambah dia, ke depan bagi perusak yang tertangkap tangan akan dijatuhi sanksi tegas hingga di serahkan ke intsitusi hukum agar ada efek jera sehingga keindahan dan keasrian taman tetap terjaga.
Sementara Kepala Bagian Umum dan Keuangan Setda Cianjur, Komarudin, sebagaimana dikutip Antara mengatakan, pihaknya masih mengkaji terkait pengelolaan dan perawatan alun-alun meskipun saat ini sudah menjadi urusan pihaknya.
"Kami mendapat laporan beberapa fasilitas seperti ornamen kujang dan lampu yang hilang serta beberapa kerusakan lain. Kami akan melihat apakah untuk bagian yang rusak menjadi tanggung jawab pihak pelaksana pembangunan apa sudah jadi kewenangan bagian umum," katanya.
Pihaknya akan mengupayakan pengelolaan dilakukan pihak ketiga karena di daerah lain dilakukan hal tersebut agar pengawasan, perawatan dan pemeliharaan dapat dilakukan secara maksimal. (*)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia
Ramai soal Dentuman dan Kilatan Cahaya di Utara Cianjur, PVMBG Menduga Dipicu Fenomena Energi Elektromagnetik