Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia
Kilatan cahaya kemerahan terekam dari CCTV rumah warga di Kecataman Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, setelah terdengar suara dentuman cukup keras pada Senin malam. (ANTARA/Ahmad Fikri)
MerahPutih.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) membenarkan adanya fenomena dentuman keras disertai kilatan cahaya kemerahan yang terjadi di wilayah utara Cianjur, Jawa Barat, Senin (5/1) malam.
Fenomena tersebut diduga PVMBG berkaitan dengan energi elektromagnetik. Meski demikian, lembaga di bawah Kementerian ESDM itu menambahkan pemicu pastinya belum ditemukan.
“Kami masih mendalami penyebab terjadinya fenomena energi tersebut termasuk pemicunya karena tidak ada aktivitas kegempaan yang biasanya menjadi pemicu terjadinya fenomena alam tersebut,” kata Penyelidik Bumi Utama PVMBG, Supartoyo, kepada media, Selasa (6/1).
Baca juga:
Geger Fenomena Tanah Bergerak Ngarai Sianok, Ini Dia Biang Keladinya!
BMKG Dugaan Aktivitas Manusia
Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menduga dentuman dan cahaya merah yang terlihat warga di Kecamatan Pacet, Cipanas, dan Sukaresmi bukan berasal dari aktivitas alam.
“Petugas dan alat yang terpasang di BMKG Bandung tidak menunjukkan adanya aktivitas kegempaan dan badai petir di wilayah Cianjur, sehingga kami menduga aktivitas tersebut buatan manusia,” kata Kepala BMKG Jawa Barat, Teguh Rahayu.
BPBD Cianjur Imbau Warga Tenang
Sementara itu, Kepala BPBD Cianjur, Iwan Karyadi, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Pihaknya masih menelusuri informasi pasti penyebab dentuman dan kilatan cahaya tersebut dengan berkoordinasi bersama PVMBG dan BMKG.
Baca juga:
Viral Warga Israel Diduga Punya KTP Indonesia, Begini Penjelasan Disdukcapil Cianjur
“Kami masih mencari informasi pastinya sehingga warga jangan panik namun tetap waspada,” ujar Iwan Karyadi, dikutip Antara.
Fenomena ini sempat membuat warga berhamburan keluar rumah pada kemarin malam sekitar pukul 22.15 WIB. Seorang warga Cipanas, Dede Sandi, menuturkan suara dentuman terdengar bergemuruh diikuti kilatan cahaya merah di langit.
“Suaranya bergemuruh disertai dentuman cukup kencang, sehingga kami berlarian keluar rumah. Dalam hitungan detik diikuti kilatan cahaya kemerahan di langit,” tandasnya. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
4.634 Gempa Bumi Guncang NTT Sepanjang 2025, Terkuat pada 27 Oktober 2025
Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia
Ramai soal Dentuman dan Kilatan Cahaya di Utara Cianjur, PVMBG Menduga Dipicu Fenomena Energi Elektromagnetik
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor di Sumatera Utara karena Hujan Berdurasi Lama Rabu, 7 Januari 2026
Hari Ini Mayoritas Daerah di Indonesia Bakal Dilanda Hujan, Warga Diminta Waspada
Prediksi Cuaca Jakarta Sabtu 3 Januari: Hujan Ringan Sejak Pagi Hingga Malam
BMKG Peringatkan Banjir Rob di Jakarta, Pasang Maksimum Dipicu Supermoon
BMKG Prediksi Hujan Sangat Lebat Guyur Banten dan Jabar pada 2 Januari, Cek Daftar Wilayahnya di Sini
Prediksi BMKG: Jakarta Bakal Basah Sepanjang Hari Pertama 2026
Hujan Ringan Guyur Jakarta di Pergantian Tahun