MerahPutih.com - Jumlah penerima vaksinasi COVID-19 dosis 1 pada hari ini, Sabtu (27/3) mencapai 209.813. Dengan ini maka total jumlah vaksinasi dosis 1 yang telah disuntikkan menjadi 7.179.014, atau 17,79 persen dari target.
Sementara penyuntikan vaksin COVID-19 dosis 2 hari ini mencapai 85.199 menjadi 3.233.810 orang atau Jumlah ini 8,01 persen dari target.
Baca Juga:
Kecepatan Vaksinasi Dekati 500 Ribu Penyuntikan Per Hari
Dari jumlah tersebut SDM Kesehatan yang sudah menjalani vaksinasi dosis 1 yakni 1.468.764 atau sudah 97,35 dari target. Sementara tenaga kesehatan yang sudah menjalani vaksinasi dosis 1 dan 2 terdapat 1.282.847 atau 86,66 persen dari target. Target vaksinasi SDM kesehatan adalah 1.468.764.
SDM kesehatan yang ditunda vaksinasi dosis 1 terdapat 287.477. Sementara yang ditunda penyuntikan dosis 2 terdapat 10.107. Untuk petugas publik yang sudah divaksinasi dosis 1 yakni 4.466.512 atau 25,09 persen dari target.
Sementara petugas publik yang sudah disuntik dosis 1 dan 2 terdapat 1.869.472 atau 10,76 dari target. Target vaksinasi petugas publik adalah 17.329.169. Petugas publik yang ditunda vaksinasi dosis 1 terdapat 119.419. Sementara yang ditunda penyuntikan dosis 2 terdapat 4.647.
Sementara jumlah orang lanjut usia (lansia) yang sudah menjalani vaksinasi dosis 1 yakni 1.438.359 atau 6,50 persen dari target. Sedangkan lansia yang telah menjalani suntikan dosis 1 dan 2 mencapai 96.328 atau 0,45 persen dari target. Target vaksinasi lansia yakni 21.553.118.
Lansia yang ditunda vaksinasi dosis 1 terdapat 36.339. Sementara yang ditunda penyuntikan dosis 2 terdapat 83 orang. Vaksinasi COVID-19 sampai saat ini masih berlangsung di berbagai daerah di Indonesia.
Pemerintah berencana memvaksinasi 181 juta warga untuk mewujudkan kekebalan komunal terhadap COVID-19. Guna mencapai target cakupan vaksinasi, pemerintah berusaha meningkatkan kapasitas pelayanan vaksinasi.
Pemerintah menghadirkan 5 lokasi Sentra Vaksinasi COVID-19 Bersama BUMN di berbagai kota. langkah ini juga sebagai upaya mewujudkan Indonesia Sehat sesegera mungkin.
"Sentra Vaksinasi Bersama BUMN akan memudahkan akses publik serta mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi program pemerintah. Data peserta akan diperoleh melalui pendaftaran dan pendataan berbasis teknologi dari Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, dan peserta umum yang berbasis komunitas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/3). (Knu)
Baca Juga:
Vaksinasi Calon Haji Gratis, Menag Tidak Ingin Jamaah Diberatkan