Banyak Keluhan Menu MBG Ramadan, Wali Kota Solo Minta BGN Turun Tangan Evaluasi SPPG

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Banyak Keluhan Menu MBG Ramadan, Wali Kota Solo Minta BGN Turun Tangan Evaluasi SPPG

Wali Kota Solo Respati Ardi. (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wali Kota Solo Respati Ardi meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengintervensi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibagikan kepada penerima manfaat selama bulan Ramadan.

Permintaan tersebut muncul setelah banyaknya keluhan masyarakat yang masuk melalui kanal aduan online milik Pemerintah Kota Solo. Warga mengeluhkan kualitas menu MBG kering yang dibagikan selama Ramadan.

Respati mengakui bahwa terdapat sejumlah SPPG di Surakarta atau Solo yang menyajikan menu MBG dengan kualitas yang dinilai tidak layak. Karena itu, Pemkot Solo akan melakukan evaluasi agar pelaksanaan program tersebut dapat berjalan lebih baik.

“Kami sudah menulis beberapa SPPG yang bermasalah. Kebetulan juga ada rapat evaluasi MBG di tingkat provinsi dan hal itu sudah kami sampaikan,” kata Respati, Selasa (3/3).

Baca juga:

Hati-Hati Bos-Bos SPPG, KPK Sedang Petakan Celah Korupsi MBG

Selain itu, Respati juga meminta BGN menyesuaikan jumlah dapur SPPG yang beroperasi di Kota Solo. Berdasarkan hasil kajian jumlah penerima manfaat, Kota Solo dinilai hanya membutuhkan sekitar 81 unit SPPG.

Menurutnya, jumlah yang terlalu banyak justru berpotensi menimbulkan kerancuan dalam penyaluran program sekaligus menyulitkan proses pengawasan di lapangan.

“Jadi saya minta agar BGN jangan membuka SPPG lebih dari 81. Sehingga tidak terjadi kerancuan antara penerima manfaat dan pengawasannya. Karena jika pengawasan diserahkan kepada Pemkot sementara jumlah tidak sesuai dan terlalu banyak, pengawasan juga tidak akan optimal,” tegasnya.

Baca juga:

Alasan BGN Ngotot Berikan Insentif Rp 6 Juta Per Hari ke SPPG

Respati juga mengimbau masyarakat serta pihak sekolah untuk segera melapor jika masih ditemukan menu MBG yang tidak layak dikonsumsi.

Ia berharap Satuan Tugas (Satgas) MBG di Kota Solo terus meningkatkan pengawasan agar program tersebut benar-benar memberi manfaat dan tidak menimbulkan dampak buruk bagi para penerima.

“Kami berharap Satgas MBG di Kota Solo terus melakukan pengawasan agar tidak ada dampak buruk bagi penerima manfaat MBG,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Solo #SPPG #Makan Bergizi Gratis #Respati Ahmad Ardianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Dari total 980 SPPG yang diaktivasi, sebanyak 691 SPPG berada di wilayah Sumatra, sedangkan 289 SPPG lainnya berada di wilayah Kalimantan dan Bali.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Indonesia
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Pendataan serupa juga diberlakukan bagi kelompok penerima manfaat di posyandu, madrasah, dan pondok pesantren.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Indonesia
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
BGN menutup dua SPPG di Jawa Tengah, Hal itu tertuang dalam SK Kepala BGN Nomor 63530 Tahun 2026.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
Indonesia
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Makanan yang disajikan secara prasmanan lebih hangat dan segar saat dikonsumsi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Indonesia
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
JPPI meminta pemda mengoordinasikan program MBG, memetakan kebutuhan pangan, dan mengembangkan potensi ekonomi daerah untuk membuka lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Heboh penemuan mayat terborgol di gedung kosong Kendal yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek fakta dan klarifikasi resmi BGN di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Indonesia
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Angka tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Indonesia
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
BGN kini memulai uji coba sistem MBG prasmanan. Menurut BGN, makanan jadi lebih hangat dan segar.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
Indonesia
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Ombudsman RI menemukan temuan terkait penyelenggaraan MBG di 34 provinsi. BGN menyatakan terbuka terhadap hasil kajian dan rekomendasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Bagikan