Banyak Gen Z Menganggur karena Bonus Demografi Tak Diimbangi Kesempatan Kerja
Gedung DPR RI. (Foto: MerahPutih.com/Dicke Prasetia)
MerahPutih.com- Maraknya pengangguran di kalangan Gen Z menjadi ancaman serius. Salah satunya disebut karena persoalan bonus demografi yang tidak diimbangi kesempatan kerja.
Hal ini diamini Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati. Bagi generasi muda akan menciptakan bom waktu.
"Angka 10 juta pengangguran Gen Z sudah jadi tanda-tanda jika bonus demografis kita tidak terkelola dengan baik,” kata Kurniasih di Jakarta, Rabu (22/5).
Dia menuturkan hadirnya bonus demografi mesti diimbangi dengan kualitas yang baik.
“Maka di hulu pentingnya pendidikan skill dan di hilir pentingnya terbukanya luas kesempatan kerja," jelas Kurniasih.
Kurniasih juga menyoroti hari ini tren angkatan kerja justru didominasi oleh pekerja informal. Hal ini dianggap Kurniasih membuktikan jika adanya angkatan pencari kerja yang membludak namun kesempatan kerja di sektor formal tidak memadai.
Baca juga:
Menaker Akui Gen Z Penyumbang Terbanyak Pengangguran, Paling Banyak Lulusan SMK
"Ini memprihatinkan karena banyak anak kerja ini tak dapat kesempatan kerja formal sehingga lowongan apa pun akan dijalani termasuk sektor informal. Padahal perlindungan pekerja di sektor informal masih sangat lemah," ucap Kurniasih
Anggota Fraksi PKS DPR RI ini mengungkapkan, Gen Z menyebut, generasi muda hari ini tidak bisa disamakan dengan generasi sebelumnya. Dia menuturkan, perlu ada treatment khusus, terutama dari sisi pendidikan maupun dunia kerja.
“Harus dipermudah hadirnya lembaga pendidikan dengan skill yang saat ini sedang dibutuhkan, plus berikanlah kesempatan seluas-luasnya dari pemberi kerja," tutup Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II ini.
Sekadar informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data bahwa hampir 10 juta penduduk usia muda yang berusia 15-24 tahun (Gen Z) berstatus menganggur atau tanpa kegiatan. Apabila dirincikan, anak muda yang paling banyak justru ada di daerah perkotaan, yakni sebanyak 5,2 juta orang dan 4,6 juta di pedesaan. (Knu)
Baca juga:
3 Aspek Mesti Dikembangkan Gen Z dalam Berkarier, Semangat Terus ya
Bagikan
Frengky Aruan
Berita Terkait
Menopang Ekonomi Nasional 2026, Waktunya Mengubah Tantangan Jadi Peluang
100 Ribu Orang Terdampak Banjir Jawa, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Perubahan Iklim
Ini nih Isi RUU Perampasan Aset yang Terdiri dari 8 Bab 62 Pasal
Gaji Hakim Ad Hoc Mau Disulap Setara Hakim Karier, DPR: Tunjangan Harus Naik, Kalau Perlu Seribu Persen
DPR Mulai Kejar Harta Haram Koruptor Lewat RUU Perampasan Aset
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Baleg DPR Dorong Konsideran UU Pemerintahan Aceh tak Dihapus dalam Revisi
Baleg DPR Sepakat Masukkan MoU Helsinki dalam Konsideran Revisi UU Pemerintahan Aceh
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
DPR Anggap Kritik KUHP Baru Sebagai Bagian Penting Demokrasi, Persilakan Publik Uji Materi ke MK