Bantu Warga Terdampak COVID-19, Warga Bandung Gotong Royong Siapkan Nasi Bungkus

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 23 Juli 2021
Bantu Warga Terdampak COVID-19, Warga Bandung Gotong Royong Siapkan Nasi Bungkus

Pembagian makanan Bandung Berbagi. (Humas Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pandemi COVID-19 terutama sangat memukul masyarakat menengah ke bawah. Laju penularan tinggi, sementara jalannya perekonomian terseok-seok dan nyaris lumpuh. Tidak sedikit orang yang mulai kesulitan mencari sesuap nasi.

Kondisi ekonomi yang berat dirasakan pula di Bandung. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengajak warganya agar saling membantu di masa pandemi COVID-19. Kali ini, Oded mengajak menyediakan makanan untuk warga yang membutuhkan lewat Bandung Berbagi.

Baca Juga

Pedagang Pasar Tradisional di Bandung Abai Prokes, Lapak Terancam Ditutup

Di awal gerakan ini, Bandung Berbagi menyediakan 10.000 paket makanan yang akan dibagikan selama 5 hari. Bantuan ini diberikan melalui Bandung Economic Empowerment Center (BEEC). Selanjutnya, BEEC akan bekerja sama dengan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menyediakan paket makanan yang akan dibagikan.

Pembagian makanan dimulai di Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Rabu (21/7). "Ambil secukupnya, ingat saudaramu yang belum dapat. Donasi satu bungkus nasi bisa membuat saudaramu bahagia," demikian slogan gerakan Bandung Berbagi.

Ketua BEEC, Ujang Koswara mengatakan, gerakan ini akan merangkul pelaku UMKM Kota Bandung untuk menyediakan makanan siap saji.

“Karena banyak UMKM juga yang terdampak. Jadi yang membuat katering makanan bisa oleh UMKM terdekat. Ini gerakan dari mereka oleh mereka dan untuk mereka,” tuturnya.

Pembagian makanan Bandung Berbagi.  (Humas Bandung)
Pembagian makanan Bandung Berbagi. (Humas Bandung)

Pria yang akrab disapa Uko itu mengatakan, gerakan Bandung Berbagi sebetulnya telah dilakukan oleh masyarakat Kota Bandung khususnya di Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal.

Mang Oded selaku wali kota menginginkan gerakan tersebut terus masif dan ditiru oleh semua warganya. Oleh karenanya, secara pribadi ia menyumbang Rp50 juta. Terlebih selama PPKM Darurat begitu banyak warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokoknya.

“Saya dapat laporan dari pak Lurah, kesetiakawanannya tinggi yang isoman diurus sendiri oleh warganya. Hal seperti ini saya utarakan ke pak wali kota, beliau menangis. Kemudian beliau menyumbang untuk membuat program yang dilakukan di RW 05 Kelurahan Cibangkong,” ungkapnya.

Uko mengajak seluruh stakeholder masyarakat untuk sama-sama berkontribusi dalam gerakan Bandung Berbagi. Warga yang mampu bisa menyimpan makanan siap saji di titik-titik kelurahan.

Bagi warga yang betul-betul membutuhkan bisa mengambil nasi bungkus secukupnya. “Yang biasa masak untuk 4 orang, sekarang lebihin untuk 6 orang, jadi 2 porsi lagi bisa digantungkan di depan rumah nanti dibawa oleh petugas,” ajaknya.

Camat Batununggal, Tarya bersyukur atas rasa empati dan gotong royong yang telah dilakukan oleh warganya. Ia berharap hadirnya gerakan Bandung Berbagi bisa menjadi stimulus untuk meningkatkan jiwa gotongroyong ditengah segala keterbatasan.

“Hadirnya program Bandung Berbagi ini sudah sejalan dengan apa yang dijalankan oleh warga di sini, mudah-mudahan bisa memberi contoh bagi masyarakat untuk terus berbagi,” harapnya.

Lurah Cibangkong, Jana Sujana mengatakan, warga yang terdampak bisa mengambil makanan yang telah disediakan. Mereka seperti penyandang disabilitas, lansia, warga kurang mampu dan berpenghasilan rendah, korban PHK, dan para tukang ojek.

“Nasi boks yang diberikan oleh wali kota melalui Bandung Berbagi kepada warga yang perlu silahkan ambil secukupnya. Dan bagi warga yang mampu silahkan menyimpan makanan di sini,” tuturnya.

Ketua RW 05 Cibangkong, Riswanto mengungkapkan, pada saat dirinya mendapat laporan ada warga yang melakukan isoman, dengan semangat selaku ketua RW dia akan mengajak warganya untuk saling tolong menolong.

“Sebagai makhluk sosial jangan sampai takut melihat yang sedang isoman, disitulah kita sebagai manusia sedang diuji untuk peduli. Selanjutnya bantu berapapun, kami kumpulkan terus kader PKK lah yang memasak,” katanya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga

Kronologi Demo Tolak PPKM Ricuh di Bandung

#COVID-19 #Kota Bandung
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Saat ini tiga level pemerintahan masih intensif mendiskusikan arah kebijakan terbaik bagi Kebun Binatang Bandung, termasuk konsep pengelolaan dan fungsi kawasan ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan Lagi
Olahraga
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
"Kita tunjukkan bahwa Bobotoh bisa tetap tertib, baik dalam kondisi senang maupun sedih, tanpa menyusahkan orang lain,” kata Farhan.
Frengky Aruan - Jumat, 09 Januari 2026
Persib Vs Persija, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Larang Bobotoh Pawai dan Minta Dewasa
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Bagikan