Bank DKI Dibobol hingga Puluhan Miliar, Anies Diminta Bertindak

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 23 November 2019
Bank DKI Dibobol hingga Puluhan Miliar, Anies Diminta Bertindak

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus pembobolan Bank DKI oleh oknum satuan polisi pamong praja (satpol PP) mendapat respons dari berbagai kalangan masyarakat. Hal itu merupakan indikasi bahwa ada permasalahan di sistem birokrasi.

Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Bintang Wahyu Saputra mengatakan, ada kejanggalan di kasus pembobolan Bank DKI tersebut.

Baca Juga:

Pemprov DKI Pecat 12 Oknum Satpol PP Pembobol Bank DKI

"Uang diambil tapi saldo tidak berkurang, ini kan aneh. Dugaan saya ini pasti ada orang dalam yang bermain, mengatur ini secara sistematis," kata Bintang kepada merahputih.com di Jakarta, Jumat (22/11).

Personel Satpol PP DKI Jakarta di Silang Monas Jakarta, Kamis (27/3/2014). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aa (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)
Personel Satpol PP DKI Jakarta di Silang Monas Jakarta, Kamis (27/3/2014). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aa (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)

Bintang meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar mengganti seluruh pejabat Bank DKI.

"Karena mereka dinilai gagal dalam mengelola sistem perbankan dengan baik," jelas Bintang.

Hal ini penting untuk menyelamatkan perusahaan perbankan milik daerah tersebut.

"Jika tidak masyarakat akan tidak percaya dengan Pemprov DKI Jakarta khususnya dalam mengurus usaha perbankan," tegas dia.

Bintang menilai perlu ada pelibatan PPATK dan OJK. Mereka nantinya bisa melakukan pemeriksaan forensik terhadap seluruh pejabat Bank DKI dan Pemprov DKI Jakarta serta Bank Swasta yang menjadi tempat pengambilan uang oleh belasan oknum Satpol PP DKI Jakarta.

"Sehingga diketahui berapa jumlah total kerugian serta memastikan apakah hal ini hanya terjadi pada Bank DKI atau ada bank lainnya. Karena kami menduga kuat terjadi kejahatan secara sistematis yang dilakukan sehingga pembobolan ini bisa terjadi bertahun-tahun," terangnya

Polisi sendiri mengatakan, pembobolan mesin ATM Bank DKI diduga dilakukan beberapa kali. Pembobolan terjadi sejak April hingga Oktober 2019.

Baca Juga:

Genjot Perekonomian UMKM di Jakarta, Bank DKI Salurkan Kredit Rp1,4 Triliun

Pembobolan berawal saat salah satu anggota Satpol PP DKI Jakarta mengambil sejumlah uang dari rekening bank swasta melalui ATM Bank DKI. Tapi, saldo yang terpotong pada rekening hanya Rp4.000. Kemudian, anggota Satpol PP DKI tersebut menginformasikan kejanggalan sistem pada mesin ATM Bank DKI itu pada teman-temannya.

Logo Bank DKI (ANTARANews/ist)
Logo Bank DKI (ANTARANews/ist)

Kerugian kasus ini diduga mencapai Rp50 miliar. Total kerugian itu didapat berdasar hasil audit yang dilakukan. Hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka dengn alasan masih menyelidiki dugaan kesalahan sistem dari pihak bank.

Pihak Bank DKI sendiri sudah dipanggil guna dimintai keterangan terkait dugaan kesalahan sistem yang menyebabkan pembobolan mesin ATM.

Saat ini, sejumlah 12 anggota Satpol PP DKI Jakarta yang diduga melakukan pembobolan terhadap ATM Bersama telah dibebastugaskan. (Knu)

Baca Juga:

Kembalikan Kepercayaan Nasabah, DPRD Usul Pembentukan Pansus Bank DKI

#Pembobolan ATM #Satpol PP
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Jelang Pembongkaran Monorel, Satpol PP Tertibkan PKL di HR Rasuna Said
Pemprov DKI Jakarta menertibkan PKL di Jalan HR Rasuna Said untuk mendukung pembongkaran tiang monorel mangkrak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Jelang Pembongkaran Monorel, Satpol PP Tertibkan PKL di HR Rasuna Said
Indonesia
Enggak Mau Ada Korban 'Ketiban' Besi Karatan, Satpol PP DKI Babat Habis 16 Reklame Maut Pengancam Nyawa Warga Jakarta
Satpol PP bertindak sebagai eksekutor untuk memastikan tidak ada warga yang menjadi korban akibat konstruksi bangunan yang sudah tidak layak
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Desember 2025
Enggak Mau Ada Korban 'Ketiban' Besi Karatan, Satpol PP DKI Babat Habis 16 Reklame Maut Pengancam Nyawa Warga Jakarta
Indonesia
Satpol PP DKI Tertibkan 16 Konstruksi Reklame Berkarat yang Bahayakan Keselamatan Warga
Penertiban tersebut merupakan langkah preventif dalam rangka pelaksanaan salah satu fungsi Satpol PP, yaitu perlindungan masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Satpol PP DKI Tertibkan 16 Konstruksi Reklame Berkarat yang Bahayakan Keselamatan Warga
Indonesia
2.061 Satpol PP Siap Pasang Badan Bareng TNI-Polri Jaga Natal di Jakarta Demi Rasa Aman Warga
Satriadi menekankan pentingnya profesionalisme dengan mengedepankan tindakan persuasif dan preventif
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
2.061 Satpol PP Siap Pasang Badan Bareng TNI-Polri Jaga Natal di Jakarta Demi Rasa Aman Warga
Indonesia
Gubernur Pramono Beri Tenggat 3 Hari untuk Satpol PP Tertibkan Atribut Parpol
Tak boleh ada lagi atribut partai politik yang dibiarkan berlama-lama terpasang di ruang publik.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
Gubernur Pramono Beri Tenggat 3 Hari untuk Satpol PP Tertibkan Atribut Parpol
Indonesia
Gubernur Pramono Gerah Lihat Bendera Parpol Lama Terpasang di Jakarta, Perintahkan Satpol PP Lakukan Penertiban
Atribut kampanye yang dibiarkan terlalu lama telah mengganggu keindahan kota.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Desember 2025
Gubernur Pramono Gerah Lihat Bendera Parpol Lama Terpasang di Jakarta, Perintahkan Satpol PP Lakukan Penertiban
Indonesia
Viral Bakso Remaja Gading Solo Non-Halal, Begini Respons Pemilik Warung
Bakso Remaja Gading Solo ditutup oleh Satpol PP karena non-halal. Namun, hal itu masih menunggu hasil laboratorium.
Soffi Amira - Selasa, 04 November 2025
Viral Bakso Remaja Gading Solo Non-Halal, Begini Respons Pemilik Warung
Indonesia
3 Depot Air Isi Ulang di Jaksel Ditutup Satpol PP, Ada Kandungan E Coli
Tempat usaha itu ditindak karena tidak memiliki izin usaha sesuai ketentuan, dan tidak memenuhi standar kualitas air.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Oktober 2025
3 Depot Air Isi Ulang di Jaksel Ditutup Satpol PP, Ada Kandungan E Coli
Indonesia
Satpol PP DKI Tindak Pengunjung yang Berbuat tak Pantas di Wisata Malam Ragunan
Beberapa posko Satpol PP akan dibangun untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun tindakan asusila.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Satpol PP DKI Tindak Pengunjung yang Berbuat tak Pantas di Wisata Malam Ragunan
Indonesia
Penegakan Hukum Kawasan Tanpa Rokok Jakarta Dipegang Satpol PP
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta berwenang menyidik atas pelanggaran peraturan daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Oktober 2025
Penegakan Hukum Kawasan Tanpa Rokok Jakarta Dipegang Satpol PP
Bagikan