Bandung Butuh 30 Kolam Retensi Buat Kurangi Banjir

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 22 Oktober 2023
 Bandung Butuh 30 Kolam Retensi Buat Kurangi Banjir

Kolam retensi di Bandung. (Humas Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana meresmikan satu kolam retensi baru di wilayah Kecamatan Rancasari. Kolam retensi tersebut berlokasi di Perumahan Bandung Inten Indah, Jalan Raya Derwati, Kecamatan Rancasari.

Saat ini, Bandung dan wilayah lain di Indonesia masih musim kemarau. Namun pada musim hujan nanti, ancaman bencana tetap mesti diantisipasi, terutama banjir.

Baca Juga:

Makanan Khas Jepang Tambahkan Keseruan Wisata Kuliner di Bandung

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna menyambut positif kolam retensi yang telah siap diluncurkan di Perumahan Bandung Inten Indah.

"Saya lihat kondisinya cukup layak. Tanggal 26 Oktober nanti kami akan usulkan kepada Pak Wali Kota untuk diresmikan," ujar Ema.

Kolam retensi tersebut dapat menampung air sekitar 1.600 meter kubik. Jumlah tersebut dapat membantu mengurangi dampak banjir di wilayah Kecamatan Rancasari.

Apalagi, bulan November disebut-sebut sebagai awal turunnya musim hujan di wilayah Bandung Raya, khususnya di Kota Bandung.

"Memang belum menyelesaikan semua. Tetapi, saya rasa dengan jumlah tersebut, ancaman banjir di kawasan ini dapat diminimalisir," sambungnya.

Kepala Bidang Pengendalian Daya Rusak Air Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung, Dini Dianawati menuturkan, data genangan banjir di Bandung per tahun 2021 yaitu 1.035 meter persegi dengan durasi genangan yaitu 31 menit 36 detik.

"Saat ini kita kelola supaya durasinya berkurang dan luas genangan," katanya.

Ia menerangkan, untuk target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sudah terpenuhi 9 kolam retensi. Namun luas genangan tetap direduksi untuk berkurang.

"Target RPJMD itu 9 untuk tahun ini. Luas genangan tetap reduksi agar berkurang," tuturnya.

Saat ini, jumlah volume tampungan kolam retensi yang telah terbangun sebesar 44,113.63 meter kubik.

Jika semua volume banjir diatasi dengan kolam retensi, maka jumlah kebutuhan kolam retensi di kota Bandung sebesar 273,856.73 meter kubik. Sehingga asumsi 1 kolam retensi luas kolam 3000 meter persegi, tinggi 3 meter, volume 9000 meter kubik. Sehingga dibutuhkan 30 kolam retensi di Kota Bandung.

Sub DAS Cibereum membutuhkan 3 kolam retensi. Sub DAS Cicadas membutuhkan 3 kolam retensi. Sub DAS Cidurian membutuhkan 3 Kolam retensi. Sub DAS Cikapundung membutuhkan 7 kolam retensi, Sub DAS Cinambo membutuhkan 2 kolam retensi, dan Sub DAS Citepus membutuhkan 12 kolam retensi. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Perdana, Kimbab Family Menyapa Barudak Bandung!

#Banjir #Dampak El Nino #Kekeringan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Badan Cuaca PBB Peringatkan Dampak El Nino, Dunia Bisa Dilanda Gelombang Panas
WMO memperkirakan suhu udara pada periode Juni hingga Agustus akan berada di atas normal di hampir seluruh wilayah dunia
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Badan Cuaca PBB Peringatkan Dampak El Nino, Dunia Bisa Dilanda Gelombang Panas
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Lifestyle
Prakiraan Cuaca 22-28 Mei 2026: Hujan Lebat Masih Mendominasi Indonesia
Simak prakiraan cuaca Indonesia 22-28 Mei 2026. Waspadai hujan lebat, angin kencang, dan perubahan cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia.
ImanK - Jumat, 22 Mei 2026
Prakiraan Cuaca 22-28 Mei 2026: Hujan Lebat Masih Mendominasi Indonesia
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Bagikan