Kesulitan Air Bersih di Kampung Koceak Tangsel, Warga Keluhkan Air Keruh

Didik SetiawanDidik Setiawan - Rabu, 15 Juli 2026
Kesulitan Air Bersih di Kampung Koceak Tangsel, Warga Keluhkan Air Keruh

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Aktivitas warga mengambil air bersih dari sumur di kawasan Kampung Koceak, Kelurahan Keranggan, Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu (15/7/2026), menunjukkan dampak kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat. Menurunnya debit air tanah membuat sebagian sumur warga mengering, sementara air yang masih tersedia berubah keruh sehingga tidak layak dikonsumsi.

Akibat kondisi tersebut, warga terpaksa mengantre bantuan air bersih yang didistribusikan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan telah menyalurkan sekitar 19.000 liter air bersih ke wilayah terdampak.

Kekeringan telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir. Selama ini, warga Kampung Koceak mengandalkan air tanah dari sumur sebagai sumber utama kebutuhan rumah tangga, seperti mandi, mencuci, memasak, dan minum. Namun, berkurangnya debit air membuat pasokan menjadi terbatas, sementara kualitas air ikut menurun.

Juanda, salah seorang warga, mengatakan keluarganya kini tidak lagi menggunakan air sumur untuk kebutuhan konsumsi karena kondisinya keruh. Untuk memenuhi kebutuhan memasak dan air minum, ia harus membeli air galon setiap hari dengan harga sekitar Rp6.000 per galon.

Menurut warga, rata-rata sumur di Kampung Koceak memiliki kedalaman sekitar 8 meter. Pada musim kemarau, kedalaman tersebut tidak lagi cukup untuk mendapatkan pasokan air yang memadai. Warga menyebut sumur dengan kedalaman sekitar 12 meter umumnya masih mampu menghasilkan air dengan kualitas yang lebih baik dan debit yang lebih stabil.

Warga berharap distribusi bantuan air bersih terus dilakukan selama musim kemarau berlangsung. Selain itu, mereka juga menginginkan adanya solusi jangka panjang, seperti pengembangan jaringan air bersih atau penyediaan sumber air alternatif, agar tidak lagi mengalami kesulitan setiap kali musim kemarau tiba. (Foto: MP/Didik Setiawan).

#Banten #Air Bersih #Kekeringan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Didik Setiawan

"Fotografi adalah kisah yang gagal diceritakan melalui kata-kata". – DS
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Gegana Masih Sterilkan TKP Ledakan Bom Nelayan Banten, INAFIS Olah TKP
Ledakan bom ikan di Pandeglang, Banten, menewaskan seorang nelayan dan melukai istrinya. Tim Gegana lakukan sterilisasi, INAFIS olah TKP.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Gegana Masih Sterilkan TKP Ledakan Bom Nelayan Banten, INAFIS Olah TKP
Indonesia
14 Kabupaten/Kota Jawa Tengah Rawan Kekeringan, Pemprov Lakukan Modifikasi Cuaca
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat sedikitnya 14 dari 35 kabupaten/kota masuk kategori rawan kekeringan.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
14 Kabupaten/Kota Jawa Tengah Rawan Kekeringan, Pemprov Lakukan Modifikasi Cuaca
Indonesia
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Hasil pemantauan BMKG Agustus 2026 mengonfirmasi fenomena El Niño sangat kuat (+2.99). Cek daftar wilayah status Awas kekeringan dan jadwal hujan di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Indonesia
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Kementerian PU menangani dampak kekeringan di 1.229 lokasi hingga 21 Agustus. Sebanyak 41.252 hektare sawah terselamatkan dan 616.033 jiwa mendapat layanan air bersih.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Dunia
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Kekeringan yang sedang berlangsung menyebabkan permukaan air di sejumlah wilayah barat AS terus menyusut.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Indonesia
Kekeringan Memburuk, Inggris Bakal Perketat Penggunaan Air
Hingga pekan lalu, hampir 26 juta orang telah dikenai aturan pembatasan penggunaan selang air, yang berarti melarang mereka menggunakan selang untuk menyiram tanaman
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Kekeringan Memburuk, Inggris Bakal Perketat Penggunaan Air
Indonesia
BMKG Sebut El Nino Makin Meluas, Cek Daftar Wilayah Terdampak Kekeringan Parah
Berdasarkan analisis BMKG, fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat memicu ancaman kekeringan meteorologis dan kelangkaan air di sejumlah provinsi Indonesia
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
BMKG Sebut El Nino Makin Meluas, Cek Daftar Wilayah Terdampak Kekeringan Parah
Dunia
Panas Ekstrem, Sungai Danube di Budapest Surut Mengungkap Jasad Tentara Perang Dunia II dan Sepeda Motor
Bersama jasad mereka, ditemukan pula tanda identitas kedua tentara, sebuah sepeda motor Wehrmacht milik Angkatan Darat Jerman yang sebagian besar masih utuh.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Panas Ekstrem, Sungai Danube di Budapest Surut Mengungkap Jasad Tentara Perang Dunia II dan Sepeda Motor
Indonesia
Pemprov DKI bakal Lakukan OMC Dua Kali Sepekan Hadapi Kekeringan
OMC hanya bisa dilakukan ketika ada awan yang cukup di langit.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemprov DKI bakal Lakukan OMC Dua Kali Sepekan Hadapi Kekeringan
Indonesia
Juli 2026 Jadi Bulan Terkering di Indonesia Sejak 1991
El Nino saat ini berpotensi meningkat menjadi kategori sangat kuat dengan peluang sekitar 75 persen pada Agustus hingga Oktober 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Juli 2026 Jadi Bulan Terkering di Indonesia Sejak 1991
Bagikan