MerahPutih.com - Beberapa waktu lalu, warga Condet, Jakarta Timur, mengeluhkan adanya aktivitas pembangunan jaringan air minum perpipaan yang dilakukan PAM Jaya di sejumlah ruas jalan.
Kegiatan itu menimbulkan kemacetan, penyempitan jalan, hingga debu yang harus dihadapi masyarakat sehari-hari.
Sementara di balik proses pembangunan tersebut, manfaatnya sudah mulai dirasakan langsung oleh warga. Air minum perpipaan PAM Jaya telah mengalir ke wilayah Condet.
Baca juga:
Pemeliharaan Kelistrikan PLN, Layanan Air PAM Jaya di 45 Kelurahan Berpotensi Terganggu
Pembangunan itu memberikan akses air berkualitas yang lebih aman, lebih praktis, dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan air tanah.
Lalu, pembangunan jaringan perpipaan merupakan bagian dari upaya mendukung target 100 persen cakupan layanan pada 2029.
Warga Condet Nikmati Air Bersih berkat PAM Jaya
Demi mewujudkan hal tersebut, pembangunan infrastruktur berupa pemasangan pipa di berbagai wilayah DKI memang sedang masif dilakukan.
Kesabaran dan dukungan warga Condet selama proses pekerjaan berlangsung berbuah manis. Setiap galian PAM Jaya yang dilakukan bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang agar masyarakat dapat menikmati layanan air minum perpipaan berkelanjutan dan kesehatan yang lebih terjaga.
Manfaat tersebut kini dirasakan langsung, salah satu warga Condet, Darkat yang telah menggunakan layanan PAM Jaya.
Baca juga:
PAM Jaya Gencarkan Pembagian Toren Gratis, Target 5.000 Unit pada 2026
Menurutnya, kualitas air yang diterima sekarang jauh lebih baik dibandingkan air sumur yang selama ini digunakan warga di lingkungannya.
Air PAM sekarang cukup bagus, jernih dan saya merasa puas. Di daerah saya rata-rata air sumurnya kuning. Dari sisi pengeluaran juga terasa lebih hemat.
kata Darkat
Darkat menambahkan, kebutuhan pokok seperti listrik dan air bisa menghabiskan sekitar Rp 600 ribu per bulan. Kini, iya hanya mengeluarkan sekitar Rp 400 ribu hingga Rp 450 ribu.
Layanan Air PAM Jaya Bisa Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Hal serupa juga dirasakan oleh warga Condet lainnya, Siti Nur. Ia telah merasakan manfaat layanan air minum perpipaan PAM JAYA untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Air PAM bagus, bening, jernih untuk sehari-hari, terus tidak ada gangguan juga selama ini. Biayanya juga murah, cuma sekitar Rp 50 ribu per bulan," ungkapnya.
Kehadiran layanan air minum perpipaan tidak hanya memberikan manfaat bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat, tetapi juga menjadi solusi penting dalam upaya mengurangi penggunaan air tanah yang selama ini menjadi salah satu penyebab penurunan muka tanah di Jakarta. (Asp)