MerahPutih.com – PAM Jaya kembali menggelar Union Gathering 2026 sebagai agenda tahunan untuk memperkuat sinergi, harmonisasi hubungan industrial, serta menyamakan visi antara manajemen dan serikat pekerja dalam mendukung transformasi perusahaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh empat serikat pekerja di lingkungan PAM JAYA, yakni SP PDAM Jakarta, SPAI PDAM Jaya, SPAJ, dan PUK SPDT FSPMI PAM JAYA, bersama jajaran manajemen PAM JAYA serta perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Union Gathering menjadi wadah untuk mempererat komunikasi, memperkuat kebersamaan, serta menyelaraskan komitmen antarserikat pekerja dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.
Baca juga:
PAM Jaya Lakukan Perawatan IPA Hutan Kota, 55.272 Pelanggan Berpotensi Terdampak
PAM Jaya Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi
Momentum ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi PAM JAYA sebagai Perseroda sekaligus memperkuat kolaborasi untuk mencapai target pelayanan air minum perpipaan 100 persen bagi seluruh warga Jakarta.
Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Pekerja Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Purnomo, mengapresiasi penyelenggaraan Union Gathering sebagai ruang komunikasi yang mampu mempererat hubungan antarserikat pekerja di lingkungan PAM JAYA.
Kami mengapresiasi kegiatan ini sebagai ajang komunikasi antarserikat pekerja di PAM JAYA. Komunikasi yang baik akan memperkuat kebersamaan dalam menyatukan visi dan misi, yaitu mewujudkan pelayanan air minum 100 persen bagi warga Jakarta. Karena itu, kontinuitas kegiatan seperti ini perlu terus dijaga agar seluruh pihak dapat bekerja sama mewujudkan tujuan bersama.
ujar Purnomo
Ketua SP PDAM Jakarta, Fachmi Islam mengatakan, Union Gathering memiliki peran penting dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis antara perusahaan dan serikat pekerja.
Menurutnya, sinergi yang terbangun akan menjadi fondasi dalam mendukung transformasi perusahaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kami berkomitmen menjaga hubungan industrial yang harmonis dan terus membangun kolaborasi dengan seluruh pihak demi terciptanya produktivitas serta lingkungan kerja yang kondusif. Semangat kebersamaan itu juga diwujudkan melalui penggabungan SPAJ ke dalam SP PDAM Jakarta yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan pada 8 Juli 2026. Kami percaya, semakin solid serikat pekerja, semakin kuat pula dukungan terhadap transformasi PAM JAYA dan target pelayanan air minum bagi seluruh warga Jakarta," ujar Fachmi.
Baca juga:
Pemprov DKI dan PAM Jaya Salurkan Toren Air Gratis untuk Warga, Ribuan Unit Masih Bakal Dibagikan
Senada dengan itu, Ketua PUK SPDT FSPMI PAM JAYA, Dwy Wisnu Bagus Priyanto, menilai Union Gathering menjadi momentum penting untuk menyatukan semangat seluruh elemen pekerja dalam menghadapi transformasi perusahaan.
"Kami mendukung penuh seluruh program strategis yang dijalankan manajemen PAM JAYA, khususnya dalam upaya mencapai target 100 persen cakupan pelayanan air minum bagi warga Jakarta. Kemajuan perusahaan juga menjadi bagian dari kesejahteraan seluruh pekerja," kata Wisnu.
Sementara itu, Ketua SPAJ, Hari Kusmanto, menilai hubungan yang harmonis antara perusahaan dan pekerja merupakan fondasi penting dalam menciptakan produktivitas dan meningkatkan kinerja perusahaan.
Menurutnya, sinergi dan konsolidasi yang terus dijaga akan menjadi kekuatan bersama untuk mendukung kemajuan PAM JAYA.
Baca juga:
Warga Condet Kini Bisa Rasakan Manfaat Air PAM Jaya, Lebih Jernih dan Hemat Biaya
Komitmen Wujudkan Layanan Air Minum Andal
Melalui Union Gathering 2026, PAM JAYA bersama seluruh serikat pekerja kembali menegaskan komitmen untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis, memperkuat kolaborasi, serta berjalan seiring dalam mendukung transformasi perusahaan.
Komitmen tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya pelayanan air minum perpipaan yang semakin andal dengan target cakupan 100 persen bagi seluruh warga Jakarta. (*)

