Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kekeringan Parah Landa Eropa, Penggunaan Air Mulai Dibatasi dan Dilarang Isi Kolam Renang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Kekeringan Parah Landa Eropa, Penggunaan Air Mulai Dibatasi dan Dilarang Isi Kolam Renang

Ilustrasi cuaca panas. ANTARA/HO

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah mulai melakukan pembatasan ketat terhadap penggunaan air, karena konsumsi harian tercatat melonjak jauh di atas normal selama musim kemarau berkepanjangan.

Wali Kota Munich Dominik Krause pun mendesak warga setempat untuk segera menghentikan penggunaan air yang "tidak perlu".

Perintah darurat di ibu kota Bavaria itu segera diberlakukan hingga 1 Agustus, dengan kemungkinan perpanjangan jika kondisi kekeringan terus berlanjut.

Setelah musim dingin dan musim semi yang sangat kering, sumber daya pasokan air Munich saat ini berada di bawah tekanan yang sangat berat. Oleh karena itu, saya telah memutuskan, berkoordinasi dengan Stadtwerke Munchen dan dinas iklim dan lingkungan kota, untuk mengambil langkah-langkah penghematan wajib lebih lanjut,

tegas Krause.

Baca juga:

Kematian Warga di Eropa Akibat Gelombang Panas Kian Mengganas

Sejumlah pejabat kota setempat mengatakan permintaan air belakangan ini melonjak melebihi 360 juta liter per hari, dibandingkan dengan rata-rata permintaan yang sekitar 300 juta liter.

Berdasarkan pembatasan tersebut, warga dilarang mengisi atau mengoperasikan kolam renang pribadi. Larangan itu juga mencakup air mancur pribadi, fasilitas bermain air, dan fasilitas pribadi serupa lainnya. Penyiraman rumput dan area hijau lainnya juga dilarang untuk keperluan pribadi dan nonkomersial, kecuali untuk lapangan olahraga.

Pemerintah Kota Munich melarang penyiraman kebun rumah dan lahan pertanian antara pukul 09.00 hingga 19.00, kecuali jika untuk tujuan komersial atau publik. Pihak berwenang memberikan pengecualian bagi sistem irigasi tetes yang hemat air.

Sementara, Prancis menghadapi situasi kekeringan yang "luar biasa" dan "sangat mengkhawatirkan", dengan jumlah wilayah yang terkena pembatasan air mencapai rekor tertinggi, kata Menteri Transisi Ekologi Prancis, Monique Barbut, Rabu.

Berbicara dalam pertemuan unit krisis kementerian, Barbut mengatakan 99 departemen di seluruh daratan Prancis saat ini berada di bawah pembatasan air, meliputi seluruh wilayah metropolitan.

Menurut stasiun televisi BFM TV, dari jumlah tersebut, 43 departemen telah mencapai tingkat siaga "krisis" tertinggi, di mana penggunaan air dibatasi hanya untuk kebutuhan prioritas.

Sebanyak 206 dekrit prefektur saat ini berlaku, menandai tingkat tertinggi yang tercatat setidaknya sejak 2013, menurut menteri.

#Gelombang Panas #Kekeringan #Eropa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kekeringan Parah Landa Eropa, Penggunaan Air Mulai Dibatasi dan Dilarang Isi Kolam Renang
Warga dilarang mengisi atau mengoperasikan kolam renang pribadi. Larangan itu juga mencakup air mancur pribadi, fasilitas bermain air, dan fasilitas pribadi serupa lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Kekeringan Parah Landa Eropa, Penggunaan Air Mulai Dibatasi dan Dilarang Isi Kolam Renang
Berita Foto
Kesulitan Air Bersih di Kampung Koceak Tangsel, Warga Keluhkan Air Keruh
Aktivitas warga mengambil air bersih dari sumur di Kawasan Kampung Koceak, Kelurahan Keranggan, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (15/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 15 Juli 2026
Kesulitan Air Bersih di Kampung Koceak Tangsel, Warga Keluhkan Air Keruh
Dunia
Kematian Warga di Eropa Akibat Gelombang Panas Kian Mengganas
Data kematian awal dan estimasi peneliti menunjukkan sedikitnya 14.000 orang meninggal di enam negara Eropa
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Kematian Warga di Eropa Akibat Gelombang Panas Kian Mengganas
Dunia
Gelombang Panas di Jerman Bikin Kematian karena Tenggelam Meningkat Tajam Sejak 2003
Sebanyak 99 orang dilaporkan tenggelam di Jerman sepanjang bulan lalu.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Gelombang Panas di Jerman Bikin Kematian karena Tenggelam Meningkat Tajam Sejak 2003
Indonesia
Puluhan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas di Amerika Serika, Ratusan Orang Masuk UGD
Di New York, tercatat lebih dari 378 orang telah mendatangi instalasi gawat darurat (IGD) karena keluhan penyakit terkait gelombang panas
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Puluhan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas di Amerika Serika, Ratusan Orang Masuk UGD
Dunia
Cuaca Panas Ekstrem Berlanjut di Eropa, Prancis Catat 2.025 Kematian
Prakirawan cuaca memperingatkan suhu ekstrem akan kembali melanda benua tersebut dalam beberapa hari mendatang.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Cuaca Panas Ekstrem Berlanjut di Eropa, Prancis Catat 2.025 Kematian
Indonesia
Gelombang Panas Tewaskan Ribuan Orang, Nasib Keselamatan WNI di Eropa Jangan Sampai Luput
Gelombang panas ekstrem di Eropa menewaskan lebih dari 1.300 orang. DPR mendesak Kemenlu segera membuka posko siaga darurat untuk melindungi WNI di wilayah terdampak.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Gelombang Panas Tewaskan Ribuan Orang, Nasib Keselamatan WNI di Eropa Jangan Sampai Luput
Indonesia
Gelombang Panas Eropa Tewaskan 1.300 Orang, DPR Desak Kemenlu Buka Hotline Darurat WNI
Korps diplomatik di Benua Biru tidak boleh bersikap pasif atau sekadar menunggu laporan jatuhnya korban dari kalangan WNI.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Gelombang Panas Eropa Tewaskan 1.300 Orang, DPR Desak Kemenlu Buka Hotline Darurat WNI
Indonesia
El Nino Berpeluang Capai 98 Persen, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Darurat Karhutla dan Kekeringan
Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin meminta pemerintah segera melakukan mitigasi darurat menghadapi El Nino yang berpeluang mencapai 98 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
El Nino Berpeluang Capai 98 Persen, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Darurat Karhutla dan Kekeringan
Dunia
Gelombang Panas Menyapu AS Akhir Pekan ini, Jadwal Piala Dunia Berpotensi Terpengaruh
Serikat pemain sepak bola dunia, FIFPRO, menyebut ambang batas itu sudah tidak lagi aman untuk pertandingan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Gelombang Panas Menyapu AS Akhir Pekan ini, Jadwal Piala Dunia Berpotensi Terpengaruh
Bagikan