Bandung Bagikan Beras dari Kemensos ke Pekerja Informal

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Juli 2021
Bandung Bagikan Beras dari Kemensos ke Pekerja Informal

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana bagikan beras di jalan.(Foto: Humas Kota Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kota Bandung mendapat bantuan beras premium sebanyak 30 ton dari Kementerian Sosial (Kemensos). Beras tersebut sudah dikemas dalam 6 ribu paket, masing-masing seberat 5 kilogram per paket.

PPKM Level 4 diyakini memberikan dampak sosial kepada masyarakat. Sehingga pemerintah berusaha memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana turut terjun langsung memberikan paket beras tersebut kepada masyarakat. Sejak Rabu, 28 Juli 2021 siang, Yana sudah mulai menyusuri sejumlah ruas jalan Kota Bandung.

Baca Juga:

Pemkot Bandung Ingin Vaksinasi Tidak Dibatasi Wilayah Administrasi

Dia ingin menyasar para pekerja informal yang menurutnya sangat merasakan dampak secara perekonomian oleh pandemi Covid-19.

"Pedagang, tukang tambal ban, ada juga penjahit di pinggir jalan, tukang becak, beberapa angkot juga kita berikan," ucap Yana di sela-sela pendistribusian ke Jalan Lodaya.

Yana mengungkapkan, bantuan ini melengkapi bantuan sosial tunai Pemkot Bandung yang saat ini telah mencapai 99 persen tersalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan bantuan rutin untuk DTKS.

"Hari ini kami menyisir keliling Kota Bandung untuk mendistribusikan bantuan dari kementerian sosial. Jadi menyisir warga yang belum mendapatkan bantuan terdahulu," tegasnya.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. (Foto: Humas Kota Bandung)
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. (Foto: Humas Kota Bandung)

Yana menegaskan, kepada aparat kewilayahan ataupun Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung untuk segera mendistribusikan beras bantuan kepada masyatakat. Dia juga mengingatkan agar pemberian dilakukan secara cermat agar penerima sesuai target dan sasaran.

"Karena bantuan ini dikirim dari pemerintah pusat dan tadi malam diterima. Jadi hari ini saya yakinkan distribusi sudah mulai dilakukan supaya betul-betul masuarakat yang terdampak ini mulai merasakan bantun dari pemerintah," terangnya.

Pemkot Bandung, juga menyalurkan bantuan sosial berupa uang tunai sebesar Rp 500 ribu untuk 60 ribu Keluarga Penerima Manfaat. Total bantuan sebesar Rp 30 miliar dialokasikan bagi masyarakat Kota Bandung yang belum tersentuh bantuan sebelumnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Capaian Vaksinasi COVID-19 Kota Bandung Baru Mencapai 41,3 Persen

#Bantuan Sosial #Dana Bansos #Bansos Tunai #Beras
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
KJMU Tahap II 2026 Terlambat Cair, Pramono Ungkap Penyebab dan Targetkan Rampung 6 November
Pramono Anung meminta maaf atas keterlambatan pencairan KJMU Tahap II 2026. Pemprov DKI menargetkan bantuan pendidikan rampung paling lambat 6 November.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
KJMU Tahap II 2026 Terlambat Cair, Pramono Ungkap Penyebab dan Targetkan Rampung 6 November
Indonesia
BPS Sebut Harga Beras Picu Inflasi, Harga Eceran Capai Rp 15.765 per Kilogram
Pada tempat penggilingan, harga rata-rata harga beras naik 0,26 persen secara bulanan (MtoM), dan 6,89 persen secara tahunan.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
BPS Sebut Harga Beras Picu Inflasi, Harga Eceran Capai Rp 15.765 per Kilogram
Indonesia
KJMU Tahap II Tahun 2026 Keluar November, Pemprov DKI Minta Maaf atas Perubahan Waktu Pencairan
Saat ini proses penyaluran masih memerlukan verifikasi lanjutan terhadap data penerima.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
KJMU Tahap II Tahun 2026 Keluar November, Pemprov DKI Minta Maaf atas Perubahan Waktu Pencairan
Indonesia
Beras Subsidi SPHP Dioplos Jadi Beras Premium, 2.000 Jaringan Rumah Pangan Kita Diperiksa
Dalam penyaluran beras SPHP, Bulog menetapkan sejumlah ketentuan bagi gerai penyalur, termasuk larangan membuka kemasan maupun mencampur beras SPHP dengan beras lainnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Beras Subsidi SPHP Dioplos Jadi Beras Premium, 2.000 Jaringan Rumah Pangan Kita Diperiksa
Indonesia
6 Pejabat Bulog Dicopot Usai Ditemukan Beras Oplosan SPHP Dijual Harga Premium
Kebijakan tersebut diterapkan tanpa menyimpulkan adanya keterlibatan pejabat, karena seluruh proses hukum dan investigasi masih berjalan sesuai mekanisme yang berlaku di instansi berwenang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
6 Pejabat Bulog Dicopot Usai Ditemukan Beras Oplosan SPHP Dijual Harga Premium
Indonesia
Beras SPHP Dioplos dan Dijual Dengan Harga Premium, Bulog Bentuk Satgas
Pembentukan satgas khusus itu menjadi salah satu langkah penguatan agar pelaksanaan program semakin tertib dan terukur.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Beras SPHP Dioplos dan Dijual Dengan Harga Premium, Bulog Bentuk Satgas
Indonesia
Pasar Induk Beras Cipinang Diduga Lakukan Pengoplosan Ribuan Ton Beras SPHP Jadi Beras Premium
Informasi awal menunjukkan barang bukti mencapai sekitar 600 ton, namun jumlah keseluruhan diperkirakan telah mencapai ribuan ton sehingga memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh aparat kepolisian.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Pasar Induk Beras Cipinang Diduga Lakukan Pengoplosan Ribuan Ton Beras SPHP Jadi Beras Premium
Indonesia
Mentan Temukan Beras SPHP Disulap Jadi Beras Premium di Jakarta
Penyidik saat ini masih mendalami apakah beras SPHP tersebut dicampur dengan beras lain atau langsung dikemas ulang sebelum dipasarkan sebagai beras premium.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Mentan Temukan Beras SPHP Disulap Jadi Beras Premium di Jakarta
Indonesia
2 Bansos akan Cair Jelang Tutup Buku 2026, Ada PKH Sampai BPNT
Langkah strategis ini ditujukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia melalui skema penyaluran yang dilakukan secara bertahap.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
2 Bansos akan Cair Jelang Tutup Buku 2026, Ada PKH Sampai BPNT
Indonesia
Cair, Pemprov DKI Salurkan Bansos PKD Oktober 2026 untuk 219.252 Penerima
Informasi resmi dan pembaruan data dapat diakses melalui website Dinas Sosial DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Cair, Pemprov DKI Salurkan Bansos PKD Oktober 2026 untuk 219.252 Penerima
Bagikan