MERAHPUTIH.COM - MENJELANG penutup 2026, Pemerintah Indonesia kembali menggulirkan program perlindungan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat. Penyaluran bantuan sosial (bansos) resmi memasuki Tahap 4 untuk alokasi periode Oktober hingga Desember 2026.
Langkah strategis ini ditujukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia melalui skema penyaluran yang dilakukan secara bertahap.
Rincian program bansos utama yang dicairkan pemerintah pada akhir tahun ini
Baca juga:
60 Juta Orang bakal Kebagian Bansos, Pemerintah Pakai AI untuk Deteksi Penerima
1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 4
Besaran insentif PKH disesuaikan berdasarkan komponen kategori dalam tiap keluarga penerima:
- Ibu Hamil / Nifas: Rp 750.000 per tahap
Anak Usia Dini (0–6 tahun): Rp 750.000 per tahap
- Siswa SD / sederajat: Rp 225.000 per tahap
- Siswa SMP / sederajat: Rp 375.000 per tahap
- Siswa SMA / sederajat: Rp 500.000 per tahap
- Lanjut Usia (di atas 60 tahun): Rp 600.000 per tahap
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp 600.000 per tahap
2. Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) / Sembako
Program ini menetapkan nominal bantuan sebesar Rp 200.000 per bulan. Untuk alokasi akumulasi tiga bulan (Oktober–Desember), setiap KPM menerima total bantuan sebesar Rp 600.000.
- Bantuan Pangan Beras (30 Kg)
Sebagai langkah menjaga ketahanan pangan rumah tangga, pemerintah menyalurkan bantuan beras alokasi tiga bulan sekaligus. Setiap KPM menerima total 30 kg beras.
- Program Indonesia Pintar (PIP) Termin 3
Bantuan biaya pendidikan bagi peserta didik tingkat SD hingga SMA/SMK disalurkan sepanjang periode Oktober sampai Desember 2026.
Mekanisme Penyaluran dan Pengecekan
Penyaluran dana bansos dialokasikan melalui dua saluran utama:
- Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): Penarikan dapat dilakukan secara mandiri melalui jaringan Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI).
- PT Pos Indonesia & Kantor Desa: Khusus bagi KPM yang belum memiliki KKS, bermukim di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta untuk pendistribusian fisik bantuan beras.
Masyarakat dapat memeriksa status kepesertaan secara mandiri dengan mengakses situs cekbansos.kemensos.go.id atau via aplikasi Cek Bansos di ponsel pintar.
Pengguna cukup memasukkan data wilayah domisili, nama lengkap sesuai KTP, dan kode verifikasi captcha sebelum menekan tombol pencarian.
Apabila data menampilkan status 'YA' dengan keterangan periode 'OKT-DES 2026 / TAHAP 4', dana atau bantuan logistik siap disalurkan kepada penerima.(Tka)
Baca juga:
Cara Cek Desil Bansos 2026 Pakai NIK KTP, Ketahui Status PKH dan BPNT